Jumat, 19 April 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Pemilu 2019, Kemenkes Soroti Prediksi Caleg Stres Karena Gagal Terpilih

Pemilu 2019, Kemenkes Soroti Prediksi Caleg Stres Karena Gagal Terpilih

Rabu, 17 April 2019 12:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Stres pasca Pemilu bisa saja terjadi pada calon legislatif (Caleg) yang gagal meraup suara terbanyak. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza, Kementerian Kesehatan RI, dr Fidiansjah mengatakan hal tersebut akan menjadi perhatian Kemenkes. Dia menjelaskan penyebab stress yang terjadi pada setiap individu tidak bisa diprediksi. Yang jelas, begitu daya tahannya rapuh, konsep dalam diri seseorang terjadi suatu gejolak antara cita-cita dan harapan, lalu realitas tak terpenuhi.
 
"Orang-orang yang rapuh menghadapi antara realitas dengan kenyataan bukan hanya pada pemilu. Tapi terjadi di semua kondisi. Untuk itu, prinsipnya di dalam penyeleksian pasti mengalami kemenangan atau kegagalan. Maka kesiapan menerima kenyataan karena tidak sesuai yang diharapan harus bisa menerima. Prinsip pertamanya itu siap kalah dan menang," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza, Kementerian Kesehatan RI, dr Fidiansjah, dilansir dari Depkes.go.id, Rabu (17/04/2019).
 
Ketika Caleg mengatakan proses ingin menjadi calon, sambung dr Fidi, itu ada surat keterangan kesehatan termasuk kejiwaan. Terjadinya stress pasca pemilu dianggapnya sebagai sebuah kejadian yang tidak biasa atau dianalogikan seperti bencana alam yang tidak dapat diprediksi. Artinya, kejadian tidak lazim termasuk stress pasca Pemilu sama dengan stress pasca bencana. Bencana itu tidak ada yang menduga, hal sama juga pada Pemilu. "Ini sebuah situasi yang diketahui banyak pihak sebagai sesuatu seperti kejadian yang tidak biasa atau bencana. Proses ini (Pemilu) adalah proses persaingan dan gangguan jiwa itu bisa terjadi dari ringan sampai tingkat berat," lanjutnya.
 
Berapa banyak jumlah Caleg yang akan mengalami stress, dr Fidi mengaku tidak bisa diprediksi. Namun, sektor kesehatan tetap siaga untuk melayani masalah-masalah yang berhubungan dengan kejiwaan pasca Pemilu serentak ini. Semua rumah sakit sudah diberikan arahan untuk betul-betul menyiapkan, bahkan mencoba untuk melakukan pengumpulan data berkaitan dengan gangguan jiwa. "Ini situasi yang saya katakan pada dasaranya rumah sakit, seperti Rumah Sakit Jiwa, siap dengan kejadian yang tidak biasa ini. Tapi, langsung melakukan sebuah penyesuaian, misalnya rumah sakit umum, Puskesmas, semuanya diberdayakan," tutup dr Fidi. (BS02)
T#g:Caleg StressGagal CalegKemenkes RIPemilu 2019
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 57 menit lalu

    Partisipasi Pemilih Capai 80,90 Persen, Menko Polhukam: Presiden Terpilih Miliki Legitimasi Tinggi

    Beritasumut.com-Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamaan (Menko Polhukam) Wiranto mengemukakan, partisipasi pemilih pada Pemilihan Um

  • 22 jam lalu

    Patroli Cipta Kondisi Pemilu 2019, Kapoldasu dan Pangdam I/BB Kelilingi Kota Medan dan Binjai

    Beritasumut.com–Melaksanakan Patroli Pengamanan Cipta Kondisi Pileg dan Pilpres tahun 2019 pada Rabu (17/04/2019) kemarin, Kapolda Sumut Irje

  • 24 jam lalu

    Polri dan TNI Patroli Skala Besar, Pastikan Pemilu 2019 di Sumut Aman

    Beritasumut.com–Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Agus Andrianto menyebutkan situasi Kamtibmas di Provinsi Sumatera Utara pada saa

  • kemarin

    Pantau TPS, Kapolres Pelabuhan Belawan Sebut Pemilu 2019 Aman dan Kondusif

    Beritasumut.com–Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan SH MH, memantau sejumlah TPS pada pemilu 2019 di Jalan Metal, Kelurahan Tanjung Mulia,

  • kemarin

    Kapolrestabes Medan Sebut Pemilu Berjalan Kondusif, Masyarakat Diminta Tunggu Data Resmi KPU

    Beritasumut.com-Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto menegaskan pelaksanaan Pemilu 2019 di Kota Medan dan sekitarnya yang digelar pada Ra

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.