Sabtu, 18 Januari 2020
  • Home
  • Kesehatan
  • PMI Medan Akui Hanya 2 Persen Pendonor Darah Rhesus Negatif

PMI Medan Akui Hanya 2 Persen Pendonor Darah Rhesus Negatif

Kamis, 04 Mei 2017 05:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Kantong Darah
Beritasumut.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan mengakui, bahwasanya kebutuhan darah rhesus negatif di kota ini memang cukup tinggi. Namun, jumlah pendonor yang tersedia masih sangat terbatas. Hal ini diungkapkan Ketua PMI Medan Musa Rajekshah melalui Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Medan dr Harry Butarbutar SpB.
 
Harry mengakui, berdasarkan data milik mereka, pendonor darah rhesus negatif yang ada di Medan hanya sebanyak 2%. "Artinya ada sebanyak 244 orang. Sementara jumlah pendonor aktif di Medan ada sebanyak 66.000an," ungkapnya, Rabu (03/05/2017) di Medan.
 
Selama ini, untuk kebutuhan darah rehsus negatif, memang PMI mengaku tidak memiliki kendala yang berarti. Apalagi, bila dibutuhkan mendadak, meskipun tengah malam, kontak pendonor darah rhesus negatif selalu siap untuk mendonasikan darahnya kepada yang membutuhkan.
 
"Jika memang di Medan tidak tersedia, PMI akan mengusahakannya bahkan hingga dari luar Sumatera Utara. Pernah juga, untuk mendapatkan darah rhesus negatif, kita sampai mendapatkannya dari Probolinggo. Namun umumnya, meskipun di Medan sedikit, pendonornya selalu siap, karena orang berhesus negatif ini umumnya memiliki jiwa sosial yang tinggi," katanya.
 
Dipaparkannya, dari 244 orang tersebut sudah mencakup keempat golongan darah. Hanya saja jumlahnya bervariatif. "Untuk golongan darah A ada 53 orang, B 79 orang, O ada 101, dan yang paling sedikit AB hanya 11 orang," jelasnya.
 
Lebih lanjut, Harry mengatakan, memang sebenarnya, untuk orang Indonesia, kepemilikan golongan darah rhesus negatif perbandingannya lebih kecil. Rhesus negatif hanya berkisar 15%, sedangkan rhesus positif 85%. "Karenanya, pendonor darah rhesus negatif ini, dalam melakukan donor diberi perlakuan yang berbeda. Jika pendonornya ingin mendonorkan darah, mereka tidak secara rutin melakukannnya,"  imbuhnya.
 
"Kalau untuk rhesus positif saat ini sudah bisa 75 hari sekali. Kalau untuk rhesus negatif, jika memang dibutuhkan, baru mereka dikontak," jelasnya. Pemilik rhesus darah negatif, diakui Harry, umumnya terdapat di wilayah Asia Selatan seperti India dan Afganistan. "Di Indonesia sendiri, selain keturunannya, rhesus darah negatif juga lumayan banyak pada suku Aceh," pungkasnya. (BS03)
T#g:DarahDonorIndonesiaMedanMerahNegatifPMIPalangRhesus
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 jam lalu

    Pemko Medan Apresiasi Berlangsungnya Perayaan Natal Poldasu

    Beritasumut.com-Pemerintah Kota Medan menyampaikan apresiasi atas berlangsungnya perayaan natal Poldasu tahun 2019 yang diadakan di gedung Regale I

  • 4 jam lalu

    Medan Bebas Banjir 2022, Pemprov Sumut Canangkan Gerakan 1 Juta Biopori

    Beritasumut.com-Setelah mendeklarasikan Medan Bebas Banjir Tahun 2022 bersama ribuan warga Medan dan sekitarnya pada Desember 2019, Pemerintah Prov

  • 16 jam lalu

    Plt Wali Kota Medan Hadiri Peresmian Mesjid Gubsu di Jalan Urip

    Beritasumut.com-Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, diwakili Kasubag Agama, Setda Kota Medan Agus, menghadiri Peresmian Mesjid Gubsu yang berada

  • 17 jam lalu

    Curi iPhone 6S Warga Jalan Mistar Ditangkap Polisi

    Beritasumut.com-Mencuri ponsel android iPhone 6S milik temannya, Mulia Maulana (20) warga Nipkharim, Komplek Rorinata, Kecamatan Namorambe, Kabupat

  • 19 jam lalu

    15 Personil KPK Rekonstruksi di Hotel Swiss Belinn Jalan Gajah Mada Medan

    Beritasumut.com-Sebanyak 15 personil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan rekonstruksi kasus di Hotel Swiss Belinn Jalan Gajah Mada Medan.

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.