Kesehatan

PMI Medan Akui Hanya 2 Persen Pendonor Darah Rhesus Negatif


PMI Medan Akui Hanya 2 Persen Pendonor Darah Rhesus Negatif
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Kantong Darah
Beritasumut.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan mengakui, bahwasanya kebutuhan darah rhesus negatif di kota ini memang cukup tinggi. Namun, jumlah pendonor yang tersedia masih sangat terbatas. Hal ini diungkapkan Ketua PMI Medan Musa Rajekshah melalui Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Medan dr Harry Butarbutar SpB.
 
Harry mengakui, berdasarkan data milik mereka, pendonor darah rhesus negatif yang ada di Medan hanya sebanyak 2%. "Artinya ada sebanyak 244 orang. Sementara jumlah pendonor aktif di Medan ada sebanyak 66.000an," ungkapnya, Rabu (03/05/2017) di Medan.
 
Selama ini, untuk kebutuhan darah rehsus negatif, memang PMI mengaku tidak memiliki kendala yang berarti. Apalagi, bila dibutuhkan mendadak, meskipun tengah malam, kontak pendonor darah rhesus negatif selalu siap untuk mendonasikan darahnya kepada yang membutuhkan.
 
"Jika memang di Medan tidak tersedia, PMI akan mengusahakannya bahkan hingga dari luar Sumatera Utara. Pernah juga, untuk mendapatkan darah rhesus negatif, kita sampai mendapatkannya dari Probolinggo. Namun umumnya, meskipun di Medan sedikit, pendonornya selalu siap, karena orang berhesus negatif ini umumnya memiliki jiwa sosial yang tinggi," katanya.
 
Dipaparkannya, dari 244 orang tersebut sudah mencakup keempat golongan darah. Hanya saja jumlahnya bervariatif. "Untuk golongan darah A ada 53 orang, B 79 orang, O ada 101, dan yang paling sedikit AB hanya 11 orang," jelasnya.
 
Lebih lanjut, Harry mengatakan, memang sebenarnya, untuk orang Indonesia, kepemilikan golongan darah rhesus negatif perbandingannya lebih kecil. Rhesus negatif hanya berkisar 15%, sedangkan rhesus positif 85%. "Karenanya, pendonor darah rhesus negatif ini, dalam melakukan donor diberi perlakuan yang berbeda. Jika pendonornya ingin mendonorkan darah, mereka tidak secara rutin melakukannnya,"  imbuhnya.
 
"Kalau untuk rhesus positif saat ini sudah bisa 75 hari sekali. Kalau untuk rhesus negatif, jika memang dibutuhkan, baru mereka dikontak," jelasnya. Pemilik rhesus darah negatif, diakui Harry, umumnya terdapat di wilayah Asia Selatan seperti India dan Afganistan. "Di Indonesia sendiri, selain keturunannya, rhesus darah negatif juga lumayan banyak pada suku Aceh," pungkasnya. (BS03)

Tag:DarahDonorIndonesiaMedanMerahNegatifPMIPalangRhesus