Sabtu, 29 Februari 2020
  • Home
  • Kesehatan
  • Ombudsman Sumut: Regulasi Tentang Wanita Hamil Tunaikan Ibadah Haji Perlu Direvisi

Ombudsman Sumut: Regulasi Tentang Wanita Hamil Tunaikan Ibadah Haji Perlu Direvisi

Rabu, 01 Agustus 2018 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Meski telah diatur dalam Keputusan Bersama Dua Menteri, namun calon haji wanita hamil masih tetap dipersoalkan. Setidaknya, ini terungkap dalam monitoring penyelenggaraan layanan haji Ombudsman RI Perwakilan Sumut di Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan, Rabu (01/08/2018). Dalam monitoring layanan haji tersebut, tim Ombudsman berbincang dengan tim dokter penerbangan (flight surgeon) dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji.
 
Monitoring layanan haji tersebut dipimpin langsung Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar, bersama asisten Ganda Yoga Pangestu dan Ainul Mardiyah.  Menurut Abyadi, bila mengacu pada disiplin ilmu kedokteran penerbangan, ternyata perempuan dalam kondisi hamil tidak boleh melakukan penerbangan. Berapapun usia kehamilannya, sama sekali tidak boleh terbang. Karena ketika seseorang dalam pesawat, secara otomatis akan kekurangan oksigen. Bila wanita hamil kekurangan oksigen, akan menyebabkan pelebaran jalur persalinan. Kalau ini terjadi, maka akan rentan akan terjadinya keguguran. Apalagi memang jarak tempuh penerbangan itu cukup lama. Lama penerbangan dari Kualanamu ke King Abdul Azis, Arab Saudi itu bisa sampai 8-9 jam.
 
Karena itulah, menurut Ombudsman Sumut, secara ilmu kedokteran penerbangan, tidak akan pernah merekomendasikan wanita hamil untuk melakukan penerbangan karena akan berpotensi mengakibatkan keguguran. Bila sudah keguguran, secara otomatis akan memasuki masa nifas. Sehingga, dalam kondisi nifas tidak bisa menjalankan ibadah. Namun, para dokter penerbangan yang bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan para jamaah haji akan sangat dilema. Karena dari disiplin ilmu yang mereka pahami, sebetulnya tidak merekomendasikan wanita hamil untuk melakukan penerbangan yang jarak tempuhnya jauh dan lama. Tapi masalahnya, dalam regulasi di Indonesia, masih membenarkan wanita hamil untuk naik haji yang harus melakukan penerbangan yang sangat lama.
 
Dalam Keputusan Bersama Dua Menteri, yakni Menteri Gama (Menag) dan Menteri Kesehatan (Menkes) Nomor 458 tahun 2000 dan Nomor: 1652.A/MENKES-KESOS/SKB/XI/2000 tentang Calon Haji Wanita Hamil untuk Melaksanakan Ibadah Haji, masih membenarkan wanita hamil untuk melakukan penerbangan yang penerbangannya cukup lama. Lebih rinci, aturan itu menyebutkan calon haji wanita hamil yang diijinkan untuk menunaikan ibadah haji harus memenuhi persyaratan pada saat berangkat dari embarkasi usia kehamilan mencapai sekurang-kurangnya 14 minggu dan sebanyak-banyaknya 26 minggu. “Artinya, dari segi regulasi membenarkan. Sedang dari aspek disiplin ilmu, tidak dibenarkan. Inilah yang membuat dilema bagi para dokter penerbangan yang bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan para calon jamaah haji,” kata Abyadi Siregar.
 
Sehubungan dengan itu, Abyadi Siregar menilai, perlu melakukan revisi atas regulasi yang mengatur wanita hamil melakukan penerbangan dalam menundaikan ibadah haji. “Kita berharap, dalam melakukan revisi regulasi tersebut, dilibatkan para dokter penerbangan. Dengan demikian, dapat menghasilkan aturan yang bisa menyelamatkan kehamilan wanita,” pungkas Abyadi Siregar. (BS03)
T#g:Asrama HajiEmbarkasi MedanHajiLayanan hajiOmbudsman SumutRevisi RegulasiWanita Hamil
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Praktek Manasik Haji, 475 Pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Dairi Berkumpul di Taman Wisata Iman

    Beritasumut.com-Pengawas Pendidikan Guru Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Dairi, Drs Abu Mansur dan Guru Agama Islam se-kabupaten Dai

  • 6 hari lalu

    Inilah Rincian Tiga Maskapai yang Akan Bawa Jemaah Haji Indonesia Tahun 2020

    Beritasumut.com-Kementerian Agama (Kemenag) memastikan ada tiga maskapai yang akan membawa jemaah Indonesia pada musim haji 1441H/2020M. Ketiga mas

  • satu minggu lalu

    Kemenag Pastikan Tiga Maskapai untuk Keberangkatan Jemaah Haji Indonesia 1441H

    Beritasumut.com-Kementerian Agama (Kemenag) RI memastikan ada tiga maskapai yang akan membawa jemaah Indonesia pada musim haji 1441H/2020M. Ketiga

  • satu minggu lalu

    Menteri Agama Minta PT Garuda Siapkan Layanan Eyab untuk Jemaah Haji Indonesia

    Beritasumut.com-Menteri Agama Fachrul Razi meminta Garuda Indonesia menyediakan layanan Eyab (VIP Lounge) di Bandara Jeddah dan Madinah untuk jemah

  • 4 minggu lalu

    Seleksi Petugas Haji Dibuka Serentak Besok, 7.448 Peserta Siap Berlaga

    Beritasumut.com-Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar Seleksi Petugas Haji 1441H/2020M. Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.