Rabu, 20 November 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Ombudsman RI: Dinkes Sumut Perlu Bentuk Tim Reaksi Cepat Layanan Kesehatan

Ombudsman RI: Dinkes Sumut Perlu Bentuk Tim Reaksi Cepat Layanan Kesehatan

Rabu, 12 September 2018 18:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten/kota di provinsi Sumatera Utara (Sumut) dinilai perlu membuat nomor kontak pengaduan (Call Centre) dan membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) Layanan Kesehatan, untuk merespon keluhan masyarakat yang mendapatkan pelayanan kesehatan kurang baik dari rumah sakit. Hal itu ditegaskan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara Abyadi Siregar, saat menjadi narasumber pada acara Workshop Pengembangan Mekanisme Pengaduan Pemerintah Daerah untuk Meningkatkan Layanan Kesehatan di Medan, Rabu (12/09/2018).
 
Menurut Abyadi, pembuatan nomor kontak pengaduan sekaligus pembentukan TRC Layanan Kesehatan tersebut, diperlukan karena selama ini begitu banyak laporan mengenai layanan kesehatan yang kurang baik di Sumut. “Fungsi Dinas Kesehatan itu kan melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap layanan kesehatan. Karena fungsi itulah, terutama fungsi pengawasannya, sehingga Dinkes harus membuat nomor call center dan membentuk TRC Layanan Kesehatan. Unit ini diharapkan berpetan untuk merespon dengan cepat setiap keluhan masyarakat terkait layanan kesehatan. Apalagi, ini menyangkut dengan nyawa manusia. Karena sedikit saja layanan terlambat, maka nyawa bisa melayang,” kata Abyadi.
 
Pada kesempatan tersebut Abyadi menuturkan bahwa layanan kesehatan di Sumut tidak 'sehat' atau tidak baik. Hal itu dapat dilihat dari berbagai hal. Ini bisa dilihat mulai dari pelayanan mendapatkan kartu BPJS Kesehatan sampai pelayanan di rumah sakit. “Beberapa aturan BPJS banyak tidak sampai ke masyarakat. Misalnya informasi mengenai aturan masa waktu opname yang simpangsiur dan jenis obat apa saja yang dicover BPJS, itu tidak diketahui masyarakat,” kata Abyadi.
 
Kemudian, lanjut Abyadi, mengenai layanan di rumah sakit yang paling banyak dilaporkan masyarakat ke Ombudsman. “Seperti diopname atau tidak. Pasien merasa sudah sangat kesakitan sampai tidak bisa tidur, tetapi oleh dokter mengatakan tidak ada indikasi rawat inap, hanya disuruh berobat jalan. Ini banyak kita temui,” kata Abyadi.
 
Abyadi mencontohkan salah seorang pasien dari Gunung Sitoli, Kepulauan Nias, yang dirujuk ke RS Adam Malik Medan. Sampai di rumah sakit, pasien hanya disarankan berobat jalan dan harus mencari penginapan selama masa pengobatan tersebut. “Bayangkan orang berobat jauh-jauh dari Nias, dirujuk karena rumah sakit di sana tidak sanggup lagi. Tapi setelah sampai sini (rumah sakit di Medan-medan), justru disuruh berobat jalan. Mau menginap di mana pasien dan keluarganya? Sementara pasien keluarga sudah secara ekonomi. Untuk makan saja selama berobat di Medan tidak ada biaya, apalagi biaya penginapan,” tegas Abyadi.
 
Oleh karena itu, menurut Abyadi, semua pihak harus terlibat dalam proses pengawasan penyelenggaraan layanan kesehatan di Sumut. Terkait soal nomor kontak pengaduan, menurut Abyadi, ini juga begitu sangat penting. Justru antara Call Center dan TRC Layanan Kesehatan ini harus saling berkaitan dalam bekerja.
 
Ketika petugas penjaga Call Centre menerima laporan masyarakat, maka langsung diinformasikan kepada TRC Layanan Kesehatan untuk selanjutnya ditindaklanjuti. Karena itu, tim pengelola call centere dan TRC Layanan Kesehatan ini, harus bekerja 24 jam. “Sehingga jika ada pelayanan yang tidak baik dari rumah sakit bisa disampaikan ke pusat pengaduan tersebut dan langsung direspon dengan cepat oleh tim tadi,” pungkasnya.
 
Selain Abyadi Siregar, workshop tersebut juga menampilkan narasumber lain yakni Zairu Rambe (Dinkes Medan) dan Direktur Eksekutif FITRA Rita Ningrum. Workshop tersebut dilaksanakan kerjasama USAID CEGAH, Ombudsman RI Perwakilan Sumut dan FITRA Sumut. (BS03)
T#g:Call CentreDinkes SumutLayanan KesehatanOmbudsman RIRumah SakitTRC
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Kadinkes Sumut Minta Pramuka Jadi Agen Kesehatan

    Beritasumut.com-Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumatera Utara (Sumut), dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes, berharap anggota Pramuka dapat menjadi age

  • 4 minggu lalu

    Gelar Pekan Pelayanan Publik, Ombudsman RI Perwakilan Sumut Audiensi ke Pemko Medan

    Beritasumut.com-Wakil Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi, menerima audiensi dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumut di ruang kerjanya, S

  • 4 minggu lalu

    Patroli Simpatik, Satgas Yonif 411 Kostrad Berikan Layanan Kesehatan di Bivak Warga

    Beritasumut.com-Tidak hanya melaksanakan tugas pokoknya dalam menjaga keutuhan NKRI, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yoni

  • satu bulan lalu

    UNIMED dan RSU Haji Medan Jalin Kerjasama Layanan Kesehatan

    Beritasumut.com-Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan menjalin kerjasama dengan Universitas Negeri Medan dalam bidang pelayanan kesehatan. Hal tersebut

  • satu bulan lalu

    Walikota Medan Apresiasi dan Bangga RSUD Dr Pirngadi Kembali Raih Sertifikasi Akreditasi Paripurna

    Beritasumut.com-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi Medan kembali meraih Sertifikat akreditasi paripurna Standar Nasional Akreditasi Rumah S

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.