Minggu, 20 Oktober 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Oknum Dokter RS Adam Malik Minta Duit ke Pasien Miskin

Oknum Dokter RS Adam Malik Minta Duit ke Pasien Miskin

Selasa, 01 Mei 2018 19:39:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com-Dugaan pungutan liar dan penelantaran pasien kembali terulang di RSUD H Adam Malik Medan. Keluarga pasien Kartu Indonesia Sehat (KIS) menjadi korbannya.
 
Informasi dihimpun, Selasa (01/05/2018), hal itu diungkap seorang perempuan bernama Eti, ibu dari seorang balita berinisial GP yang merupakan pasien RS Adam Malik. 
 
Eti merupakan warga Tanjung Pinang Kepri yang oleh instansi di sana dirujuk agar anaknya berobat ke RS Adam Malik.
 
Diterangkan Eti, anaknya merupakan pasien rawat jalan RS Ada Malik Medan. Sebelum menjalani rawat jalan, sudah dilakukan dua kali operasi kepada anaknya karena saluran pencernaan. Dokter yang mengoperasi GP berinisial dr EF.
 
"Anak saya nggak bisa buang air besar. Jadi dioperasi perutnya dibelah gitu. Terakhir operasi tahun 2017. Sampai sekarang anak saya nggak bisa buang air besar secara normal dan perut anak saya masih dibalut bekas operasi," terang Eti ditemui di kediaman sanak familinya di kawasan Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Medan Deli.
 
Dikatakan Eti, setiap anaknya batuk, kotoran ke luar dari dalam perut anaknya. "Saya juga bingung ini cemana. Saya sudah tiga bulan numpang di rumah famili. Jadwal operasi yang ke tiga selalu tak tentu, terakhir dibilang jadwal operasi ketiga pas awal April 2018," kata Eti.
 
Selama menunggu kepastian jadwal operasi, sambung Eti, anaknya dianjurkan berobat jalan. Tapi sayang, selama rawat jalan itu tak pernah ada dokter EF menangani anaknya. 
 
"Abang bayangin lah saya dari Tanjung Mulia ini ke RS Adam Malik berapa sudah jauhnya buat berobat jalan. Tapi dokter itu gak pernah ada. Anak saya cuma diperiksa perawat terus dikasih obat," terang Eti.
 
Singkat cerita, Eti diminta oleh dokter EF untuk datang ke tempat praktik dokter EF di Klinik Bunda Jl SM Raja Medan.
 
"Saya pikir mau dikasih tau jadwal operasi, rupanya saya diminta uang lima juta. Dokter itu bilang jangan kasih tau ke BPJS soal ini. Kalau udah ada uangnya kasihkan saja ke staf saya," kata Eti menirukan ucapan dokter EF.
 
Eti yang luntang-lantung semakin bingung memikirkan mendapatkan uang Rp5 juta. Bahkan dirinya teringat ucapan dokter itu yang menyebut kalau uangnya tak ada maka operasi tak dapat dilakukan. "Saya bingung lah ini makanya saya ngadu ke abang," kata Eti.
 
Permintaan sejumlah uang kepada pasien KIS ini tentu saja menyalahi aturan. Apalagi permintaan itu dilakukan di luar RS Adam Malik tempat pasien berobat.
 
Terpisah, Direktur Medik RS Adam Malik, Mardianto saat dikonfirmasi selular terkesan terkejut dan buang badan. "Ah mana mungkin itu,  coba kirim data nama pasiennya biar saya konfirmasi terhadap dokter yang bersangkutan. Karena inikan hari libur," jawab Mardianto. 
 
Dilayangkan data pasien melalui pesan whatsapp, Mardianto berjanji menindaklanjuti dan memberikan informasi keesokan harinya. "Terimakasih, saya akan tindaklanjuti, terimakasih infonya," pungkas Mardianto.(BS03)
 
T#g:BPJSRS Adam MalikRSUPHAMPasien
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • kemarin

    Bupati Karo Minta SKPD Optimalkan Pelaksanaan Program BPJS Ketenagakerjaan

    Beritasumut.com-Bupati Karo Terkelin Brahmana meminta agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengoptimalkan Pelaksanaan BPJS Ketenagaker

  • satu minggu lalu

    Anggota DPR Menolak Kenaikan Iuran BPJS

    Beritasumut.com-Anggota DPR RI, yang juga berprofesi sebagai dokter, H Adang Sudrajat meminta pemerintah untuk membatalkan rencana kenaikan BPJS ke

  • 2 minggu lalu

    Aturan Baru BPJS Kesehatan, Puskesmas di Medan Boleh Rujuk Langsung ke RS Pirngadi

    Beritasumut.com-Sekda Kota Medan Wirya Alrahman mengatakan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi kini telah diperbolehkan menerima rujukan la

  • 2 minggu lalu

    RSUP Adam Malik Pulangkan 2 Pasien Suspect Difteri

    Beritasumut.com-Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik mengaku kembali memulangkan 2 pasien suspect difteri yang mereka rawat. Keduanya pasi

  • 3 minggu lalu

    BPJS Ketenagakerjaan Diharapkan Mampu Lindungi Pekerja Pasar

    Beritasumut.com-Program jaminan sosial merupakan salah satu tanggung jawab dan kewajiban negara kepada masyarakatnya yang disesuaikan dengan kondis

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.