Kesehatan

Meski Ada Kontroversi, Pemkab Deliserdang Tetap Berikan Vaksin MR


Meski Ada Kontroversi, Pemkab Deliserdang Tetap Berikan Vaksin MR
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang tetap memberikan  vaksin campak ataupun Rubella (MR) terhadap anak-anak sekolah yang usianya di bawah 15 tahun.
 
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista menerangkan saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan juga Kementerian Kesehatan RI dan belum ada petunjuk pelaksanaan sehingga penyuntikan vaksin Campak dan Rubella tetap dilaksanakan.
 
"Pemberian vaksin tetap berjalan sampai hari ini, namun jika ada orang tua yang tidak bersedia anaknya untuk diberi vaksin Campak dan Rubella ini ya tetap tidak apa-apa. Tidak mungkin kita hentikan karena belum ada petunjuk dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara  dan Kementerian Kesehatan. Sekarang ini banyak juga menanyakan kepada kita kapan giliran sekolahnya akan didatangi  makanya tidak bisa juga menghentikan," jelasnya kepada wartawan pada Selasa (07/08/2018).
 
Menurut dr Ade, pihaknya perlu ditunggu menunggu pihak Provinsi Sumatera Utara dan Kementerian Kesehatan karena program ini merupakan program nasional. Program inipun disebut sudah selesai dilakukan di Pulau Jawa.
 
"Produk pembuat vaksi ini hanya ada di dua negara di dunia yakni RRC dan India, untuk yang dipakai di Indonesia ini produk yang dipakai di India. Vaksin buatan India inipun sudah dipakai oleh negara Arab Saudi dan Bahrain," tegasnya.(BS05)

Tag:Vaksin MRImunisasirubellaVaksinvaksin palsu