Sabtu, 09 Mei 2026

Masih Ada Warga Medan Derita Gizi Buruk, Kadinkes Tegaskan Tak Perlu Galau

Kamis, 23 Februari 2017 06:30 WIB
Masih Ada Warga Medan Derita Gizi Buruk, Kadinkes Tegaskan Tak Perlu Galau
BERITASUMUT.COM/IST
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Medan, drg Usma Polita.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kota Medan sebagai kota Metropolitan yang gencar dengan pembangunanan di segala bidang namun masih ada warganya yang mengalami gizi buruk dinilai beberapa pihak sebagai hal memalukan.Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan tahun 2016, kasus gizi buruk atau gizi kurang yang ada mencapai sebanyak 120 kasus. Namun, hal ini masih dianggap sedikit karena masih di bawah batas ambang endemis.
 
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Medan, drg Usma Polita menegaskan agar tidak perlu galau dalam menyikapi gizi buruk itu. Menurutnya hal yang terpenting untuk dilakukan ialah penanganan gizi buruk ke depannya agar jumlahnya berkurang."Kita tidak usah galau dengan jumlah gizi buruk dan gizi kurang. Jaringan kita di masyarakat sudah berjalan baik dengan melibatkan pihak-pihak yang peduli dengan kasus ini," ungkap Kadinkes, Rabu (22/02/2017).
 
Kadisnkes menilai, kasus ini bukan hanya masalah kesehatan. Pendidikan, ekonomi dan perilaku masyarakat juga harus diperhatikan. Saat ini penanganan angka gizi buruk dan gizi kurang sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ini sudah termasuk Pos Pelayanan Gizi (PPG) dan asupan tambahan."Kita punya tenaga untuk memantau. Kita ada inovasi program dengan tim buru sergap (buser) gizi buruk 2017.Tim ini rencananya melibatkan institusi pendidikan swasta dan pemerintah," terangnya.
 
Buser tersebut jelas Usma, akan memberdayakan masyarakat untuk penjaringan serta pemantauan di titik-titik rawan gizi buruk, misalnya Medan Utara. Meningkatnya kasus gizi buruk juga karena kurangnya kepedulian masyarakat."Jangan sampai tidak terpantau dan terlayani oleh kita," imbuhnya.
 
Ia menyebutkan, pemerintah kota sudah mengeluarkan dana yang cukup lumayan untuk gizi buruk. Dananya tidak hanya bertumpuk pada APBD, tetapi juga melihat potensi dan peluang masyarakat serta LSM."Kalau ditotal, untuk gizi buruk sudah dialokasikan untuk PPG dan asupan gizi. Kita tidak tertumpuk pada APBD," pungkasnya. (BS03)

Tags
beritaTerkait
KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan
Walikota Medan Ingatkan Dinas PKPCKTR Soal Perencanaan dan Perawatan Aset
Apel Perdana Pasca Libur Idulfitri, Rico Waas Minta Jajaran Pemko Medan Langsung Bekerja Layani Masyarakat
Mudik Gratis Bareng Pemko Medan, Walikota Lepas 1.969 Pemudik ke 12 Kota Tujuan
Walikota Medan Dukung BBMKG Sebar Informasi Cuaca Melalui Videotron Pemko Medan
Wakil Walikota Medan Tinjau Pendaftaran Mudik Gratis
komentar
beritaTerbaru
hit tracker