Jumat, 18 Oktober 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Kemenkes Luncurkan Aplikasi Satu Data Kesehatan dan Tanda Tangan Digital

Kemenkes Luncurkan Aplikasi Satu Data Kesehatan dan Tanda Tangan Digital

Selasa, 01 Oktober 2019 18:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meluncurkan Aplikasi Satu Data Kesehatan dan Tanda Tangan Digital. Dua inovasi tersebut diinisiasi untuk mengintegrasikan berbagai data informasi yang akurat.
 
Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes, drh. Didik Budijanto mengatakan aplikasi Satu Data Kesehatan ini akan membuat tata kelola data Kesehatan lebih bagus serta memberikan kontribusi pada tata kelola yang baik dan menuju pembangunan kesehatan berkelanjutan.
 
Aplikasi Satu Data Kesehatan ini mencakup data penyakit, data fasilitas kesehatan, data SDM Kesehatan, data anggaran. "Satu data kesehatan merupakan upaya mengelola data dan informasi kesehatan menjadi harta karun untuk kebijakan ke depan. Prinsip dasar satu data kesehatan kita harus punya satu portal data, meta data yang baku,@ ujar Didik dilansir dari laman depkes.go.id, Selasa (01/10/2019).
 
Diluncurkannya Aplikasi Satu Data ini, lanjut Didik, karena sudah cukup banyak sistem informasi bertebaran. Hal ini yang mengakibatkan kebijakan yang diambil kurang pas."Adanya satu data ini mudah-mudahan bisa memberikan data akurat mutakhir, bisa diakses siapapun dan bisa menghasilkan kebijakan pas di sektor kesehatan," ucap Didik.
 
Selain itu, terkait tanda tangan digital, Didik mengatakan Kemenkes akan menerapkannya untuk memudahkan proses birokrasi."Tanda tangan digital ini tersertifikasi, legal dan mempunyai nilai berdasarkan hukum yang sah menurut Undang-undang ITE," kata Didik seraya berharap melalui tanda tangan digital ini bisa mengefisiensi waktu dan tenaga bahkan bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.
 
Sementara itu, Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengapresiasi Pusat Data dan Informasi yang telah meluncurkan aplikasi Satu Data Kesehatan. Menkes Nila mengaku aplikasi tersebut merupakan hal luar biasa karena mencakup berbagai data yang berhubungan dengan kesehatan."Kemenkes ini terdiri dari unit-unit kerja, dengan aplikasi ini bisa bersatu dalam menyajikan data. Aplikasi ini juga bisa menjadi acuan yang tepat dalam menentukan kebijakan," kata Menkes Nila.
 
Menkes Nila juga mengapresiasi adanya Tanda Tangan Digital, karena akan mempermudah pekerjaan."Tanda Tangan Digital ini aman. Sekarang dengan tanda tangan digital akan mempermudah pekerjaan dan keamanan terjamin. Mudah-mudahan mempercepat daam bekerja," ucap Menkes.
 
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Hinsa Siburian juga mengapresiasi adanya Aplikasi Satu Data Kesehatan dan Tanda Tangan Digital ini. Ia mengaku siap mendukung implementasinya di sektor kesehatan.
 
Dukungan juga dilontarkan dari Deputi II Bidang Kajian dan Pengelolaan Program Prioritas Yanuar Nugroho."Satu data memastikan data pemerintah punya standar dan meta data yang baku. Hal ini penting karena membantu pengumpulan data yang tepat. Karena itu kami dari KSP (Kantor Staf Presiden) mendorong diwujudkannya satu data," pungkas Yanuar.(BS09)
T#g:kemenkesRumah SakitSakit
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Walikota Medan Apresiasi dan Bangga RSUD Dr Pirngadi Kembali Raih Sertifikasi Akreditasi Paripurna

    Beritasumut.com-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi Medan kembali meraih Sertifikat akreditasi paripurna Standar Nasional Akreditasi Rumah S

  • 2 minggu lalu

    Masyarakat Medan Diminta Tak Panik Terkait Adanya Kasus Suspect Difteri

    Beritasumut.com-Masyarakat di Kota Medan diminta untuk tidak panik terkait adanya sejumlah kasus suspect difteri. Hal tersebut ditegaskan Tim KLB (

  • satu bulan lalu

    RSUP Adam Malik Diharapkan Tetap Kedepankan Peningkatan Mutu Pelayanan

    Beritasumut.com-Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH mengharapkan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik tetap mengedepankan peningkata

  • satu bulan lalu

    RS Sari Mutiara Medan Pastikan Kembali Beroperasi

    Beritasumut.com-Dalam waktu dekat, Rumah Sakit (RS) Sari Mutiara memastikan diri untuk kembali beroperasi. Hal ini disampaikan dr Tuahman Purba SpA

  • satu bulan lalu

    Presiden Jokowi Jenguk BJ Habibie di CICU RSPAD

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjenguk Presiden ke-3 Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf  (B.J.) Habibie yang sedang menjal

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.