Rabu, 21 Februari 2018
  • Home
  • Kesehatan
  • Jumlah Penderita Hipertensi, Diabetes dan Obesitas Turun
pilkada beritasumut.com

Jumlah Penderita Hipertensi, Diabetes dan Obesitas Turun

Senin, 08 Januari 2018 00:01:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, drg Usma Polita mengaku, jika jumlah penderita penyakit hipertensi, diabetes dan obesitas dalam setahun terakhir di Kota ini telah mengalami penurunan.
 
Pada penyakit hipertensi, kata dia, di tahun 2017 jumlahnya sudah menyusut menjadi 53.706 jiwa. Sementara pada tahun 2016 jumlahnya mencapai 59.855 jiwa.
 
"Begitu juga dengan penderita diabetes. Mengacu data tahun 2017 jumlahnya kini sebanyak 34.874 jiwa, lebih rendah dari tahun 2016 sebanyak 36.070 jiwa. Serta obesitas di tahun 2017 turun dari 2.653 jiwa di tahun 2016 menjadi 1.606 jiwa," ungkapnya kepada wartawan, Minggu (07/01/2018).
 
Meski begitu, jelas Usma, jumlah penderita penyakit jantung koroner di tahun 2017 justru mengalami kenaikan. Pada tahun 2016 jumlah penderita penyakit ini hanya mencapai 9.169 jiwa, tetapi di tahun 2017 naik menjadi 9.547 jiwa.
 
"Faktor penyebab meningkatnya jumlah penderita jantung koroner itu diantaranya karena rokok. Baik itu orang yang merokok maupun mereka yang terpapar oleh asap rokok," jelasnya.
 
Usma menyebutkan, penyakit-penyakit tidak menular tersebut memang sangat besar dipengaruhi oleh pola hidup yang tidak baik. Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan pola hidup sehat agar terhidar dari serangan penyakit-penyakit itu.
 
"Melalui Klinik Posbindu, kita mendorong masyarakat agar menyadari jika mencegah penyakit lebih baik daripada mengobati. Selain itu juga, dengan program Car Free Day yang kegiatannya didominasi oleh kegiatan pola hidup sehat, serta senam prolanis di Puskesmas yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan," tukasnya.
 
Selain keempat Penyakit Tidak Menular (PTM) terswbut5, Usma mengatakan jika Dinas Kesehatan juga mencatat ada 98 penderita tiroid, 123 orang penderita hipotiroid, dan 516 penderita hipertiroid di Kota Medan. Sedangkan untuk penderita stroke haemorragik berjumlah 491 orang, dan stroke non gaemorragik berjumlah 2.104 orang.
 
Kemudian, lanjut Usma, untuk penderita asma bronkiale ada berjumlah 5.664 orang, penderita PPOK 3.701 orang, osteoporosis/Reumatik 2.371, ginjal kronik 1.466 orang, thalasemia 78 orang, dan penderita SLE/Lupus 11 orang.
 
"Data yang kita terima ini, masih dari Puskesmas. Masih ada data dari Rumah Sakit yang belum direkap," pungkasnya.(BS07)
T#g:KesehatanobesitasPenyakit
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 8 jam lalu

    Ingin Menikah? Persiapkan Ini Dulu

    Beritasumut.com-Menikah tentunya merupakan momen yang sangat istimewa. Karenanya, wajar jika setiap pasangan yang akan menikah harus mempersiapkan

  • 11 jam lalu

    Gunung Sinabung Erupsi, Ini Dampak Abu Vulkanik Terhadap Kesehatan

    Beritasumut.com-Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo kembali menunjukkan aktifitas vulkaniknya, Senin (19/02/2018) kemarin. Bahkan, akibat erupsi

  • 13 jam lalu

    Angka Kematian Tinggi, Kenali Gejala Kanker Serviks Sejak Dini

    Beritasumut.com-Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Sumut yang juga Ketua TP PKK Pemprovsu  Ny Hj Evi Diana Erry Nuradi merasa prihati

  • kemarin

    Kini BPJS Kesehatan Hadir di Setiap Kecamatan di Kota Medan

    Beritasumut.com-Guna memudahkan akses layanan masyarakat, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan saat ini membuka kanal pelayanan mere

  • 3 hari lalu

    Penting Bagi Orangtua, Inilah 6 Jenis Kanker yang Rentan Terjadi pada Anak

    Beritasumut.com-Usia anak-anak rentan terkena kanker, bahkan lebih dari itu dapat menyebabkan kematian. Pola hidup dan makan makanan sehat harus di

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.