Sabtu, 14 Desember 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Jaga Kesehatan Sajian Makanan, BPOM Medan Gelar Pembinaan Fasilitator Desa dan Usaha Kecil di Tobasa

Jaga Kesehatan Sajian Makanan, BPOM Medan Gelar Pembinaan Fasilitator Desa dan Usaha Kecil di Tobasa

Jumat, 08 Maret 2019 23:05:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Medan menggelar pembinaan fasilitator desa dan usaha kecil di Wilayah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) untuk menjaga kesehatan sajian makanan.
 
Kepala Bidang Penindakan BPOM, Fajar Sidik mengatakan, tujuan diselenggarakan pembinaan adalah bagaimana seluruh lapisan masyarakat melalui perpanjangan para fasilitator dan pengusaha, sehingga dapat menghasilkan pangan yang layak dan bermutu, aman dikonsumsi dan sesuai dengan tuntutan konsumen baik konsumen domestik maupun internasional. 
 
“Kita ketahui, saat ini Danau Toba merupakan salah satu destinasi wisata bertaraf internasional. Bagaimana turis tidak kecewa untuk mendapatkan makanan tentu harus didukung dengan sajian makanan yang sehat atau higienis,” ujar Fajar Sidik.
 
Dia mengatakan, perlunya cara produksi pengolahan pangan yang baik adalah suatu pedoman yang menjelaskan bagaimana memproduksi pangan agar aman bermutu dan layak untuk dikonsumsi. Antara lain dengan mencegah tercemarnya pangan olahan oleh cemaran biologis, kimia dan benda lain juga mematikan atau mencegah hidupnya jasad renik pantogen serta mengendalikan proses produksi. “Banyak kategori produk pangan industri rumah tangga makanan dan minuman yang harus menjadi perhatian dan diizinkan memperoleh sertifikat SPP-IRT,” katanya. 
 
Disampaikan Kepala Bidang Penindakan BPOM, jenis hasil produksi masyarakat Tobasa yang sudah dalam penelitian dan akan mendapatkan sertifikat diantaranya kopi wine, teh nuringga, sasagun, produk batikta dan andaliman.
 
Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Ultri Simangunsong mengapresiasi kegiatan yang dibuat oleh BPOM. Karena, dengan adanya pelatihan, masyarakat dan pelaku UMKM mengetahui dan saling berlomba meningkatkan mutu hasil produksi sehingga memiliki daya saing dengan produksi lainnya. “Harapan pemerintah seluruh fasilitator mampu menggerakan gerakan higienis terhadap hasil produksi olahan baik usaha kecil maupun usaha rumah tangga. Atas dasar itu hasil produksi kita memiliki kualitas dan layak dipasarkan kepada siapapun,” imbaunya.(BS09)
T#g:BPOMBPOM MedanMakananTobasa
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Inilah Besaran R-APBD Tahun Anggaran 2020 dan 4 Ranperda yang Ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPRD Tobasa

    Beritasumut.com-Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) menetapkan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp.1,143 Triliun. Selain

  • 2 minggu lalu

    Pelleng, Makanan Khas Pakpak Bharat Raih Juara Pertama API 2019

    Beritasumut.com-Kuliner khas Kabupaten Pakpak Bharat yakni Pelleng berhasil meraih juara pertama kategori makanan tradisional terfavorit pada ajang

  • 2 minggu lalu

    Wabup Tobasa Serahkan Bantuan kepada Para Pengrajin Ulos di Kecamatan Silaen

    Beritasumut.com-Wakil Bupati (Wabup) Toba Samosir (Tobasa) Hulman Sitorus didampingi Pimpinan PT Bank Sumut Cabang Balige yang diwakili Azan Maruli

  • 3 minggu lalu

    FKDM Tobasa Gelar Pembekalan dan Deklarasi Pilkades Damai

    Beritasumut.com-Bupati Tobasa diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Toba Samosir Audi Murphy Sitorus, bersama Kapolres Tobasa AKBP Agus W

  • satu bulan lalu

    Dinas PP dan PA Kabupaten Tapteng Gelar Kegiatan Peningkatan Keterampilan Ibu Rumah Tangga/Perempuan

    Beritasumut.com-Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PP dan PA) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melaksanakan kegiatan Peni

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.