Senin, 18 November 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Inilah Masalah dalam Pencegahan HIV/AIDS di Masyarakat

Inilah Masalah dalam Pencegahan HIV/AIDS di Masyarakat

Selasa, 07 November 2017 02:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) Marjuki mengatakan, untuk meminimalisir penyebarannya tersebut, pemerintah sendiri telah berupaya melakukan berbagai langkah dalam pencegahannya. Namun, ia mengakui, hal itu masih terkendala, terutama mengenai permasalahan stigmatisasi terhadap Orang Dengan HIV AIDS (ODHA).
 
"Kendala yang dihadapi dalam melakukan pencegahan adalah stigmatisasi di masyarakat. Sehingga akibatnya, kadang program tidak bisa langsung direspon," ungkapnya dalam acara Sosialisasi Pencegahan HIV-AIDS di Provinsi Sumatera Utara, Senin (06/11/2017).
 
Marjuki menerangkan, Kemensos saat ini telah mengumpulkan sejumlah calon-calon sahabat peduli ODHA. Diharapkan dengan adanya sahabat ODHA ini, bekal pengetahuan yang dimilikinya, dapat ditularkan kepada masyarakat.Pasalnya, saat ini posisi ODHA juga masih banyak yang belum diterima dalam lingkungan masyarakat. Bahkan, hal itu termasuk dari keluarganya sendiri.
 
"Terutama pada usia remaja, 15 sampai 24 tahun. Sehingga diharapkan mampu mencegah supaya tidak terkena HIV/AIDS. Karena tidak semua keluarga punya pemahaman yang sama," jelasnya.
 
Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Kemensos, Sony Manalu menambahkan, dilakukannya sosialisasi pencegahan HIV/AIDS di Sumatera Utara, karena Kota Medan merupakan satu dari tiga daerah di Indonesia yang telah memiliki panti sosial ODHA, selain Ternate dan Sukabumi. Di samping juga, penderita ODHA di provinsi Sumatera Utara juga tergolong banyak."Artinya, saat ini kita boleh berbangga hati. Sebab, satu-satunya negara di dunia yang memiliki panti ODHA baru di Indonesia," terangnya.
 
Untuk sahabat ODHA, Sony mengaku, pihaknya menargetkan sebanyak 1.000 orang. Karena ia menilai, HIV/AIDS merupakan penyakit yang tidak boleh dianggap remeh."Supaya HIV/AIDS tidak tertularkan, sehingga pencegahan menjadi program kemensos. Karena itulah Sumut menjadi tempat kedua dilakukannya sosialisasi," pungkasnya. (BS07)
 
T#g:AIDSHIVHIV/AIDSHIV-AIDSHIV AidsNarkoba
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • kemarin

    Pemkab Labuhanbatu Gelar Pertemuan Stakeholder Komisi Penanggulangan HIV/AIDS

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan HIV/AIDS dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rant

  • 2 hari lalu

    Polsek Delitua Tangkap Warga Bawa Sabu di Jalan Karya Johor

    Beritasumut.com-Polsek Delitua berhasil menangkap seorang pria yang membawa narkotika jenis Sabu-sabu di Jalan Karya Jaya, Gang Pribadi, Kelurahan

  • 2 hari lalu

    Safari Jumat di Masjid Baabul Falah, Akhyar Imbau Warga Kota Medan Jaga Kebersihan Lingkungannya

    Beritasumut.com-Masalah pentingnya menjaga kebersihan kembali menjadi salah satu topik utama yang ditekankan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan,

  • 4 hari lalu

    Selundupkan Sabu Dalam Spidol dan Odol, WN Malaysia dan Indonesia Diciduk Petugas Bea Cukai

    Beritasumut.com-Selundupkan sabu seberat 2,3 gram di dalam spidol, GM, Warga Negara (WN) Malaysia, ditangkap petugas Tim Penindakan dan Penyidikan

  • 6 hari lalu

    Kejari Deli Serdang Musnahkan Barang Bukti 385 Perkara Narkotika dan 91 Berkas Tindak Pidana

    Beritasumut.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang memusnahkan barang bukti dari perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), Selasa

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.