Selasa, 18 Juni 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Inilah Bahayanya Jika Anda Sering Membersihkan Telinga

Inilah Bahayanya Jika Anda Sering Membersihkan Telinga

Jumat, 09 Maret 2018 22:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Dokter Spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT) dr Wijaya Juwarna SpTHT-KL menghimbau agar tidak selalu sering membersihkan telinga. Pasalnya, hal ini bisa berbahaya terhadap kesehatan telinga, yakni memicu gumpalan serumen (kotoran), apalagi sampai dilakukan dengan cara mengoreknya terlalu dalam.
 
"Kebiasaan membersihkan telinga terlalu sering cukuplah berisiko, karenanya haruslah dihindari. Sebaiknya, bersihkanlah telinga hanya sekali-sekali saja. Tidak perlu terlalu sering," ungkap dr Wijaya kepada wartawan Jumat, (09/03/2018).
 
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan ini mengungkapkan, sebenarnya telinga manusia mempunyai mekanisme sendiri untuk membersihkan dan juga mengeluarkan kotoran yang ada di dalamnya. Sehingga bila sering dikorek, serumen akan semakin masuk ke dalam dan menumpuk dalam liang telinga, kemudian menggumpal dan pada akhirnya akan mengeras.
 
"Tanpa dikorek-korek dan dibersihkan menggunakan alat pembersih telinga (cotton buds) juga kotoran telinga sebetulnya bisa keluar dengan sendirinya," jelasnya.
 
dr Wijaya menjelaskan, Serumen memiliki bentuk menyerupai cairan lilin yang cukup lengket serta berwarna kuning. Ini merupakan hasil terjadinya sekresi dari kelenjar yang bernama seruminosa yang ada di liang telinga.Serumen sangat bermanfaat untuk melapisi kulit dari liang telinga dan juga melindungi telinga dari kerusakan dan juga infeksi. 
 
Meski begitu, lanjut dr Wijaya, pada kondisi-kondisi tertentu, serumen bisa menggumpal dan mengeras seperti batu kemudian membentuk sumbatan serumen (serumen prop)."Kotoran telinga sebenarnya berfungsi sebagai pelindung terhadap ancaman masuknya binatang-binatang ke dalam telinga. Adapun kotoran ini rasanya cukup pahit dan juga lengket sehingga jika ada binatang misalnya seperti semut yang masuk, maka bisa mati keracunan ataupun lengket menempel di serumen dan tidak dapat masuk menuju ke dalam telinga," paparnya.
 
dr Wijaya menambahkan, jika kotoran telinga hampir tidak ada ataupun bersih sama sekali, maka binatang-binatang kecil akan mudah masuk serta merusak gendang telinga. Tentunya hal ini sangat fatal dan dapat menimbulkan ketulian."Jadi bagaimanapun juga, serumen atau kotoran telinga ini tetap dibutuhkan untuk melindungi telinga serta indera pendengaran kita," tutupnya.(BS09)
T#g:IDIKotoranTHTTelingadr Wijaya Juwarna SpTHT-KL
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Polres Asahan Tembak Dua Mantan Napi Pencuri Motor

    Beritasumut.com-Sat Reskrim Polres Asahan berhasil meringkus dua orang pelaku curanmor yang sedang berada di rumah temannya di kawasan Pondok Bungu

  • satu minggu lalu

    Mencuri di Rumah Warga di Jalan Yos Sudarso, Dua Remaja Ini Diringkus Polres Padangsidimpuan

    Beritasumut.com-IP (15) warga Jalan Yos Sudarso Kp Teleng, Kelurahan Wek II Kecamatan Psp Utara, Kota Padangsidimpuan dan HS (15) warga Jalan Danau

  • 3 minggu lalu

    BBKSDA Wilayah III Padangsidimpuan Buru Harimau yang Menyerang Warga Siraisan

    Beritasumut.com-Pasca ditemukannya ASH, warga Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas) dengan kepala terpisah dan tercabik&n

  • 2 bulan lalu

    Hardiknas 2019, Pemkab Deli Serdang Serahkan Trophy dan Penghargaan untuk Guru dan Siswa Berprestasi

    Beritasumut.com-Peringatan Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional) tingkat Kabupaten Deli Serdang berlangsung hikmat dan tertib. Hardiknas ini diwarna

  • 2 bulan lalu

    Guru PAI se-Aceh Barat Dibekali Teknis Pengelolaan Perpustakaan

    Beritasumut.com-Sebanyak 52 guru pendidikan agama islam tingkat SD, SMP dan SMA/SMK se Aceh Barat dibekali dan dilatih diklat pengelolaan perpustak

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.