Senin, 16 September 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Indonesia Dukung Program Kesehatan Digital, Perkuat Sistem Kesehatan Nasional

Indonesia Dukung Program Kesehatan Digital, Perkuat Sistem Kesehatan Nasional

Jumat, 01 Maret 2019 17:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Indonesia mendukung pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat sistem kesehatan nasional. Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Sekjen Kemenkes) drg Oscar Primadi MPH, saat menjadi pembicara pada Panel 'Integrated Disease Surveillance and Disease Registry Platforms' dalam Global Health Digital Partnership (GDHP) Summit ke-4 yang diselenggarakan di New Delhi, India, akhir Februari 2019 ini.
 
Sekjen Kemenkes hadir sebagai Co-Chair pada panel 'Improving Health Outcomes for Rural and Remote Communities through Telemedicine and Remote Monitoring'. "Indonesia sebagai negara besar dan negara kepulauan yang terbentang luas dari Aceh sampai Papua, menerapkan teknologi digital kesehatan, seperti telemedicine, untuk kemudahan akses pelayanan kesehatan," ujar drg Oscar Primadi MPH, dilansir dari Depkes.go.id, Jumat (01/03/2019).
 
GDHP Summit yang dihadiri 24 negara, dibuka oleh Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India, Mr Jagat Prakash Nadda. Dalam sambutannya Menteri Kesehatan India menyampaikan bahwa pertemuan GDHP merupakan kolaborasi internasional antara Pemerintah (Kementerian/Lembaga) dan organisasi multinasional, dengan didukung oleh WHO, untuk meningkatkan kesehatan dengan penggunaan kesehatan digital terbaik.
 
Sementara itu, Direktur Jenderal WHO Dr Thedros Adhenom Gebreyesus, dalam pesan video menyampaikan bahwa teknologi digital telah mengubah pelayanan kesehatan untuk memperkuat pelayanan kesehatan primer dan mencapai tujuan SDG. WHO akan menyusun strategi global terhadap kesehatan digital, dan bulan depan WHO akan menerbitkan Pedoman Pertama tentang Kesehatan Digital.
 
GDHP Summit ke-4 menghasilkan New Delhi Declaration on Digital Health for Sustainable Development yang pada pokoknya berisikan komitmen untuk mempercepat dan mengimplementasikan intervensi Kesehatan Digital yang sesuai dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat sampai dengan 2023 melalui aksi utama antara lain menyusun strategi yang jelas terhadap teknologi digital berdasarkan prioritas nasional. Summit juga menekankan pentingnya prioritas kesehatan nasional terhadap intervensi kesehatan digital, kebijakan yang diterapkan masing-masing negara untuk mengimplementasikan kesehatan digital secara signifikan, dan investasi kesehatan untuk kesehatan digital.
 
GDHP merupakan inisiatif negara-negara kolaborasi global dalam penggunaan teknologi digital yang aman (safe and secure) untuk meningkatkan kualitas, akses dan kesinambungan sistem kesehatan. Sebelumnya, GDHP sudah diselenggarakan di Canberra, Washington DC dan London. Inisiatif GDHP berlanjut hingga menjadi salah satu rekomendasi World Health Assembly (WHA) ke 71 bulan Mei tahun 2018 di Jenewa.
 
Delegasi RI telah berpartisipasi aktif dalam setiap agenda pembahasan, termasuk menjadi pembicara dan co-chair Diskusi Panel. Selain Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan, dr Trisa Wahjuni Putri MKes, juga berkesempatan menjadi Co-Chair di Panel Integrated Platforms for e-Learning aimed at Capacity Building for the Global Health Workforce dan menekankan bahwa Indonesia terus memperkuat pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan untuk mencapai layanan kesehatan yang berkualitas. (Rel)
T#g:indiaIndonesiaKesehatan DigitalKesehatan NasionalWHO
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    PPIH Canangkan Peningkatan Program Bimbingan Ibadah dan Pertahankan Sistem Zonasi di Tahun 2020

    Beritasumut.com-Penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M mendekati fase akhir. Penanggung Jawab Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Nizar Ali m

  • 5 hari lalu

    Fase Akhir Penyelenggaraan Haji 1440H, Kloter Terakhir Pulang 15 September 2019

    Beritasumut.com-Penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M sudah mendekati fase akhir. Kelompok terbang (kloter) terakhir akan pulang dari Madinah men

  • 7 hari lalu

    Usai Bertugas Selama 62 Hari, Sebanyak 314 Petugas Haji Indonesia Tiba di Tanah Air

    Beritasumut.com-Usai bertugas selama 62 hari, sebanyak 314 Petugas Haji Indonesia telah kembali ke tanah air hari ini, Senin (09/09/2019). Mereka a

  • 2 minggu lalu

    9th Indonesia Climate Change Forum & Expo, Sekda Pemko Medan: Kelestarian Alam dan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Kita

    Beritasumut.com-9th Indonesia Climate Change Forum & Expo sekaligus Pekan Lingkungan Hidup (PLH) Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2019 dengan tema

  • 2 minggu lalu

    Wagub Buka Indonesia Climate Change 2019, Edukasi Lingkungan Harus Dimulai Sejak Dini

    Beritasumut.com–Pelestarian lingkungan sangat penting bagi kelangsungan hidup generasi mendatang, karena itu edukasi tentang lingkungan harus

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.