Rabu, 11 Desember 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • FK UISU Temukan Cacing Pita Sepanjang 10,5 Meter dari Tubuh Warga Simalungun

FK UISU Temukan Cacing Pita Sepanjang 10,5 Meter dari Tubuh Warga Simalungun

Kamis, 02 November 2017 23:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS07
Beritasumut.com-Tim Peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK UISU) kembali menemukan cacing pita jenis Taenia terpanjang di dunia yang berhasil dikeluarkan dari tubuh manusia. Temuan ini didapati dari warga Desa Nagori Maliring, Kalekson Saragih, Kecamatan Silau Kahaean, Kabupaten Simalungun, Kamis (02/11/2017). Cacing pita ini diketahui panjangnya mencapai 10,5 meter, lebih panjang dari temuan sebelumnya di tempat tersebut, yakni 2,86 meter.
 
Ketua Tim Peneliti FK UISU DR dr Umar Zein, DTM&H mengatakan, dengan ditemukan cacing pita ini, merupakan rekor terpanjang di dunia. Karena sebelumnya, cacing pita jenis serupa ditemukan hanya sepanjang 1,5 meter di Negara Bangladesh. "Kunjungan tim FK UISU sebenarnya untuk memastikan kondisi kesehatan warga sudah sembuh. Selain, memberikan obat kepada 100 orang warga, guna melakukan pencegahan dan pengobatan," ungkapnya.
 
Sementara itu, Pembantu Dekan II FK UISU, dr Indra Janis MKT, atas penemuan ini juga menyatakan, kedatangan pihaknya tidak sekedar menemukan cacing terpanjang yang berhasil dikeluarkan dari tubuh penderita. Melainkan juga untuk mengobati para penderitanya. "Jadi ini bukan mengenai siapa duluan yang menemukan cacing terpanjang. Meski penemuan ini memang yang terpanjang, sekaligus rekor bagi para peneliti FK UISU yang dipimpin Dr Umar Zein," jelasnya.
 
Indra Janis mengatakan dari hasil penemuan cacing pita pertama dengan kedua, ada ditemukan perbedaan dalam morfologinya. Untuk itu, dalam mendukung hal ini, lanjut dia, tim peneliti melakukan penelitian secara Biologi Monokuler. "Karena jenis cacing pita mungkin berbeda spesiesnya dengan negara lainnya yang pernah ditemukan. Artinya kemungkinan cacing pita kedua ini berjenis Taenia Asiatica Simalungun, dan itu mudah-mudahan dapat kita buktikan. Sehingga, apabila dari hasil penelitian ada kecocokan maka FK UISU lah yang pertama menemukan jenis cacing pita tersebut," jelasnya.
 
Warga Desa Nagori Maliring, Kalekson Saragih yang merupakan penderita cacing pita ini menyatakan sangat berterima kasih dengan adanya bantuan obat-obatan yang diberikan. Sebab, selama 25 tahun dia mengaku sangat menderita untuk mencari obat atas rasa sakit yang dideritanya, hingga akhirnya cacing pita sepanjang 10,5 meter bisa keluar dari dalam tubuhnya. "Sebelum ditemukan obat Praziquantel dari Vietnam ini, saya sering mengalami cepat kelelahan dan pandangan mata berkurang akan tetapi setelah dikomsumsi jadi merasa lega," jelasnya.
 
Senada dengan itu, Petugas medis Puskesmas Nagori Dolok dr Sri Rahayu mengucapkan terimakasih atas bantuan dari FK UISU. Dikatakannya, apa yang dilakukan ini sangat membantu masyarakat terutama dengan adanya bantuan obat-obatan yang diberikan. Selanjutnya, guna mendukung perkembangan medis, cacing pita yang berhasil dikeluarkan tersebut selanjutnya akan langsung diawetkan dan diserahkan kepada tim peneliti untuk proses penelitian berikutnya. (BS07)
T#g:Cacing PitaFK UISUKedokteranKesehatanpenelitianPuskesmassimalungunUISU
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 13 jam lalu

    Rektor: Lulusan UISU Harus Berjiwa Pengusaha

    Beritasumut.com-Lulusan UISU harus mampu menjadi pribadi-pribadi yang memiliki jiwa kewirausahaan (entrepreneurship), mampu membuka lapangan kerja

  • 2 hari lalu

    Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UISU Menangkan Lomba Logo Milad UISU

    Beritasumut.com-Rektor Dr H Yanhar Jamaluddin mengaku, bangga melihat kreatifitas mahasiswa UISU yang ikut berlomba membuat logo UISU yang terbaru.

  • satu minggu lalu

    Pemko Sibolga Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis Serentak di Empat Kecamatan

    Beritasumut.com-Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis secara seren

  • 2 minggu lalu

    Ditlantas Poldasu: Jalur Wisata dan Arus Mudik di Siantar - Simalungun Dievaluasi

    Beritasumut.com–Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumatera Utara (Poldasu) melakukan pemantauan dan evaluasi sejumlah rute yang berpote

  • 2 minggu lalu

    Panglima TNI Tinjau Baksos Kesehatan di Kampung Skouw Papua

    Beritasumut.com-Panglima TNI, Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP, bersama Kapolri Jenderal Pol Drs Idham Azis MSi, meninjau kegiatan Bakti Sos

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.