Sabtu, 07 Desember 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Dr Siti Nadia Tarmizi M Epid: Jangan Salah Berantas Sarang Nyamuk

Dr Siti Nadia Tarmizi M Epid: Jangan Salah Berantas Sarang Nyamuk

Selasa, 05 Februari 2019 13:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terus bertambah, selain menghindari gigitan nyamuk, yang harus dilakukan oleh masyarakat adalah memberantas sarang nyamuk. Karena itu masyarakat harus mengetahui dimana saja jenis sarang nyamuk agar tidak salah sasaran.
 
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Tular Vektor dan Zoonotik dr Siti Nadia Tarmizi M Epid mengingatkan masyarakat perlu mengetahui di mana saja tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk, karena setiap tempat berpotensi menjadi sarang nyamuk bila terdapat genangan air.Ada banyak sarang nyamuk yang harus dikenali terutama di rumah kita. Masyarakat harus mengetahuinya agar tidak salah sasaran dalam memberantas sarang nyamuk," ujar Dr Siti seperti dilansir dari laman depkes, Selasa (05/02/2019).
 
Tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk, lanjut Dr Siti, untuk di rumah adalah bak kamar mandi dan toilet, tempat penampungan air, air jebakan semut (kaki meja), air pembuangan kulkas, tempat minum burung yang jarang diganti, pot bunga, dispenser air minum (wadah limpahan airnya), barang bekas di sekitar rumah (ban, kaleng, batok kelapa, botol, gelas air mineral, potongan bambu, dan semua tempat yg bisa nenampung air).
 
Dr Siti menambahkan tempat-tempat tersebut sangat berpotensi menjadi sarang nyamuk. Masyarakat diimbau jangan sampai membiarkan air tergenang di tempat-tempat itu. Kalau bak mandi harus lebih sering dikuras agar tidak ada jentik nyamuk. Ada jentik berarti kita terancam demam berdarah," jelasnya.
 
Menurutnya, 1 jentik betina, dalam 12-14 hari akan berubah jadi nyamuk dewasa. 1 nyamuk betina dewasa sekali bertelur menghasilkan 100-150 butir telur.Dalam sebulan nyamuk bisa bertelur kurang lebih 4 kali. Jadi dalam sebulan nyamuk bisa bertelur antara 400 sampai 600 telur."Jangan salah sasaran dalam melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) bukan memotong pohon, bersih-bersih rumput, menata bunga, dan lain-lain, karena jentik tidak bersarang di rerumputan," paparnya.
 
Selain itu, perlu diketahui juga jam aktivitas nyamuk Aedes Agypti dan Aedes Albopictus, yakni pagi pukul 09.00-10.00 dan sore pukul 15.00 16.00.Dr Siti juga mengimbau kepada masyarakat agar sering melakukan kegiatan kerja bakti pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan perkampungan atau pedesaan. "Pakai selalu lotion anti nyamuk terutama anak-anak saat pagi sebelum berangkat sekolah, saat bermain, dan sore hari," pungkasnya.(BS09)
 
T#g:DBDdemam berdarahDr Siti Nadia Tarmizi M EpidNyamuk
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 9 bulan lalu

    Manunggal dengan Rakyat, Babinsa Koramil 09/TB Dampingi Dinas Kesehatan Lakukan Fogging DBA di Simalungun

    Beritasumut.com-Guna mencegah merebaknya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Babinsa Koramil 09/Tiga Balata Jajaran Kodim 0207/Simalungun Serda B

  • 10 bulan lalu

    Nyamuk Aedes Aegypti Serang warga di Marindal, Dua orang Anak Meninggal

    Beritasumut.com-Penyebaran penyakit demam berdarah dengue menyerang warga Jalan Kedondong Dusun VII, Desa Marindal, Kecamatan Patumbak, Kabupaten D

  • 10 bulan lalu

    Perlu Diketahui, Nyamuk DBD Lebih Senang Berada di Air Bersih yang Tergenang

    Beritasumut.com-Jangan dikira nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) atau aedes aegypti lebih senang bersarang di tempat kotor atau tak terawat. Nyamuk

  • 10 bulan lalu

    Perilaku Manusia Sebabkan Populasi Nyamuk DBD Meningkat

    Beritasumut.com-Akhir tahun 2018 hingga awal tahun 2019 ini terjadi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue. Lonjakan kasus itu tidak hanya disebabkan

  • tahun lalu

    Cegah Deman Berdarah, Arifin dan Perusahaan di Sekitar Jalan Ladang Kelurahan Kedai Durian Lakukan Fogging

    Beritasumut.com-Tokoh masyarakat Kota Medan, Arifin dan beberapa perusahaan di sekitar Jalan Ladang melakukan fogging di rumah warga dan dranaise,

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.