Kesehatan

Donorkan Darah Hingga 100 Kali, Dua Warga Medan Raih Penghargaan Presiden


Donorkan Darah Hingga 100 Kali, Dua Warga Medan Raih Penghargaan Presiden
BERITASUMUT.COM/BS07
Beritasumut.com-Dua warga Medan bakal meraih penghargaan Presiden karena telah mendonasikan darahnya hingga 100 kali.Kedua warga tersebut adalah Suratman (61) warga Jalan Belat dan Yulian Tri Saputra (45) warga Jalan Laksana Medan, karena 
 
"Penghargaan ini diberikan negara kepada pendonor 100 kali sebagai apresiasi. Kita sendiri di Kota Medan juga memberikan penghargaan kepada pendonor 25 kali, 50 kali dan 75 kali," ujar Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan Musa Rajekshah (Ijeck) saat melepas keberangkatan dua pendonor asal Kota Medan ke Jakarta untuk mendapatkan penghargaan Satya Lencana dari Presiden RI Joko Widodo, Senin (11/12/2017). 
 
Ijeck berharap, para pendonor ini bisa menjadi corong untuk mensosialisasikan manfaat donor darah bagi kesehatan kepada masyarakat. "Kita berharap kebiasaan baik ini menular kepada masyarakat. Mudah-mudahan pendonor yang mendapat penghargaan juga menjadi corong kita kepada masyarakat," ungkapnya.
 
Saat ini, lanjut Ijeck, PMI Medan terus melakukan hal yang terbaik untuk pelayanan. "Saya bersyukur jika ada pengakuan masyarakat tentang progres PMI. Saat ini pendonor di database di kantor lebih kurang 65 ribu yang aktif, jumlah kantong kita perbulan hampir 5.500 kantong, sampai saat ini kita tidak pernah menolak kantong darah," imbuhnya sembari mengatakan, Medan terbanyak kantong darah di Sumut.
 
Dalam kesempatan itu, Ijeck juga menyerahkan cincin emas kepada 2 pendonor ke 100 yang telah diberangkatkan sebelumnya untuk menerima Satya Lencana dari Presiden RI Joko Widodo. Di antaranya, Arwismal Rivai Piliang dan Hotlan M Gultom. 
 
Sementara itu, pendonor ke 100 Suratman mengaku dirinya sudah 101 kali mendonorkan darahnya selama 31 tahun sejak tahun 1986. "Saya dulu bekerja antar gas di RS. Pada tahun itu pasien selalu kekurangan darah, sehingga saya prihatin dan tergerak untuk mendonorkan darah," katanya.
 
Mendonorkan darah menjadi satu kebanggaan bagi Suratman untuk menambah semangat hidup. "Menambah orang lain untuk hidup. Donor darah buat saya juga sehat, di usia 63 tahun masih tetap lebih sehat," katanya sembari mengatakan, tanggal 15 Desember berangkat ke Jakarta.
 
Untuk itu ia mengimbau masyarakat agar aktif mendonorkan darahnya secara ikhlas tanpa ada faktor lain. "Saya nggak menyangka dapat penghargaan, ini suatu kehormatan dari Presiden. Saya bangga dan akan terus mendonorkan darah sampai saya mampu," pungkasnya.(BS07)

Tag:DarahDonor DarahPMI