Jumat, 22 November 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Dinkes Sumut Sesalkan Keterlambatan Akreditasi Puskesmas Kabupaten/Kota di Sumut

Dinkes Sumut Sesalkan Keterlambatan Akreditasi Puskesmas Kabupaten/Kota di Sumut

Jumat, 04 Agustus 2017 00:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) Agustama menyesalkan lambatnya proses akreditasi puskesmas yang ada di kabupaten/kota. Pasalnya, dari 100 puskesmas yang ditargetkan tahun ini, baru 23 Puskesmas saja yang saat ini telah terakreditasi."Masih 23 puskesmas. Sebenarnya tahun ini kita justru menargetkan 100 puskesmas yang diakreditasi," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (03/08/2017).
 
Agustama menjelaskan, hal ini dikarenakan Sumber Daya Manusia (SDM) di puskesmas dinilainya kurang begitu berniat dalam upaya mendapatkan akreditasi tersebut. Padahal, dari segi sarana dan prasarana kata Agustama, puskesmas di kabupaten/kota dianggap sudah layak.
 
Namun Agustama menyebutkan, sejauh ini terdapat 36 puskesmas lainnya yang kini sedang dalam progres peraihan akreditasi tersebut. Sehingga, diharapkan sebanyak 59 puskesmas bisa memperoleh akreditasinya pada 2017 ini."Begitupun, tim survei juga belum bisa turun. Sehingga penilaian akreditasi ini belum bisa dilakukan," terangnya.
 
Adapun puskesmas yang telah diakreditasi, papar Agustama, masing-masing ialah, Tapsel 1 puskesmas, Labuhan Batu 2, Langkat 1, Samosir 2, Humbahas 2, Batubara 2, Padang Lawas 3, Labura 1, Sibolga 2, Siantar 2, Medan 2, Binjai 2, dan Sidimpuan 1 puskesmas. Sementara, total puskesmas yang ada di provinsi Sumut sebanyak 571 unit.
 
Untuk batas waktu perolehan akreditasi, Agustama menyebutkan, pemerintah telah memperpanjang masa jatuh tempo peraihannya. Sebelumnya, pemerintah pusat menetapkan tahun 2019 adalah waktu terakhir, namun diperpanjang selama dua tahun lagi.Perpanjangan ini, sambung Agustama dinilai perlu, karena jatah waktu 5 tahun untuk mempersiapkan layanan kesehatan kepada masyarakat dianggap terlalu cepat. Sehingga dibutuhkan penambahan waktu kembali hingga tahun 2021.
 
"Ditambah menjadi 7 tahun itu juga terlalu cepat. Padahal, Amerika saja butuh waktu mempersiapkan layanan kesehatan masyarakatnya lebih dari 7 tahun. Kita kemaren hanya 5 tahun, makanya ditambah," pungkasnya.(BS07)
T#g:AgustamaAkreditasi PuskesmasDinkes SumutPuskesmas
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    BKD PSDM Pemko Medan Gelar Pelatihan Manajemen Puskesmas Terpadu

    Beritasumut.com-Manajemen puskesmas yang terpadu dan berkelanjutan akan mendorong upaya kesehatan masyarakat dan perseorangan tingkat pertama berja

  • 4 minggu lalu

    Kadinkes Sumut Minta Pramuka Jadi Agen Kesehatan

    Beritasumut.com-Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumatera Utara (Sumut), dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes, berharap anggota Pramuka dapat menjadi age

  • satu bulan lalu

    Satgas Yonif 411-Kostrad Ajak Ibu-Ibu Senam Kebugaran di Perbatasan RI-PNG

    Beritasumut.com-Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) Batalyon Infanteri Mekanis Raide

  • satu bulan lalu

    Aturan Baru BPJS Kesehatan, Puskesmas di Medan Boleh Rujuk Langsung ke RS Pirngadi

    Beritasumut.com-Sekda Kota Medan Wirya Alrahman mengatakan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi kini telah diperbolehkan menerima rujukan la

  • 2 bulan lalu

    Korupsi Dana BOK, 2 ASN Puskesmas Diamankan Polres Padangsidimpuan

    Beritasumut.com–Satres Reskrim Polres Padangsidimpuan mengamankan dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Puskesmas Wek I, Pad

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.