Senin, 19 Agustus 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Dinkes Sumut Sesalkan Keterlambatan Akreditasi Puskesmas Kabupaten/Kota di Sumut

Dinkes Sumut Sesalkan Keterlambatan Akreditasi Puskesmas Kabupaten/Kota di Sumut

Jumat, 04 Agustus 2017 00:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) Agustama menyesalkan lambatnya proses akreditasi puskesmas yang ada di kabupaten/kota. Pasalnya, dari 100 puskesmas yang ditargetkan tahun ini, baru 23 Puskesmas saja yang saat ini telah terakreditasi."Masih 23 puskesmas. Sebenarnya tahun ini kita justru menargetkan 100 puskesmas yang diakreditasi," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (03/08/2017).
 
Agustama menjelaskan, hal ini dikarenakan Sumber Daya Manusia (SDM) di puskesmas dinilainya kurang begitu berniat dalam upaya mendapatkan akreditasi tersebut. Padahal, dari segi sarana dan prasarana kata Agustama, puskesmas di kabupaten/kota dianggap sudah layak.
 
Namun Agustama menyebutkan, sejauh ini terdapat 36 puskesmas lainnya yang kini sedang dalam progres peraihan akreditasi tersebut. Sehingga, diharapkan sebanyak 59 puskesmas bisa memperoleh akreditasinya pada 2017 ini."Begitupun, tim survei juga belum bisa turun. Sehingga penilaian akreditasi ini belum bisa dilakukan," terangnya.
 
Adapun puskesmas yang telah diakreditasi, papar Agustama, masing-masing ialah, Tapsel 1 puskesmas, Labuhan Batu 2, Langkat 1, Samosir 2, Humbahas 2, Batubara 2, Padang Lawas 3, Labura 1, Sibolga 2, Siantar 2, Medan 2, Binjai 2, dan Sidimpuan 1 puskesmas. Sementara, total puskesmas yang ada di provinsi Sumut sebanyak 571 unit.
 
Untuk batas waktu perolehan akreditasi, Agustama menyebutkan, pemerintah telah memperpanjang masa jatuh tempo peraihannya. Sebelumnya, pemerintah pusat menetapkan tahun 2019 adalah waktu terakhir, namun diperpanjang selama dua tahun lagi.Perpanjangan ini, sambung Agustama dinilai perlu, karena jatah waktu 5 tahun untuk mempersiapkan layanan kesehatan kepada masyarakat dianggap terlalu cepat. Sehingga dibutuhkan penambahan waktu kembali hingga tahun 2021.
 
"Ditambah menjadi 7 tahun itu juga terlalu cepat. Padahal, Amerika saja butuh waktu mempersiapkan layanan kesehatan masyarakatnya lebih dari 7 tahun. Kita kemaren hanya 5 tahun, makanya ditambah," pungkasnya.(BS07)
T#g:AgustamaAkreditasi PuskesmasDinkes SumutPuskesmas
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Lantik Kepala Puskesmas, Bupati Asahan Minta Jangan Beri Layanan Buruk ke Warga

    Beritasumut.com-Plt Bupati Asahan diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Taufik Zainal Abidin SSos MSi mengambil sumpah janji Pejabat Fungsion

  • 6 bulan lalu

    Bupati Tapteng Serahkan Sertifikat Akreditasi Puskesmas dari Kemenkes RI

    Beritasumut.com-Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani menyerahkan Sertifikat Akreditasi Puskesmas kepada 11 Kepala Puskesmas (Ka

  • 6 bulan lalu

    Pancing Warga Pasang Alat KB, Puskesmas Huta Bayu Raja Simalungun Gelar Pengobatan Gratis

    Beritasumut.com-Guna memancing warga untuk melakukan pemasangan alat Keluarga Berencana (KB), Puskesmas Huta Bayu Raja menggelar pengobatan gratis,

  • 8 bulan lalu

    Pemko Gunungsitoli Raih Penghargaan 100 Persen Puskesmas Terakreditasi

    Beritasumut.com-Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli khususnya di Bidang Kesehatan. Pemko Gunungsitoli me

  • 9 bulan lalu

    Bupati Langkat Berharap Tak Ada Lagi Pasien Mengeluh Pelayanan di Puskesmas

    Beritasumut.com-Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH menghadiri acara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.