Minggu, 21 April 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Dibanding 2014, Presiden Jelaskan Angka Stunting Turun Jadi 30 Persen

Dibanding 2014, Presiden Jelaskan Angka Stunting Turun Jadi 30 Persen

Selasa, 12 Februari 2019 22:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, persoalan kesehatan yang masih menjadi pekerjaan besar seluruh pihak merupakan salah satu hal yang mesti dituntaskan sedini mungkin. Ia menunjuk angka stunting yang pada tahun 2014 masih mencapai angka 37 persen.
 
“Kesehatan ini basic sekali. Jangan sampai kita berbicara persaingan dengan negara lain tetapi kita memiliki stunting 37 persen,” kata Presiden Jokowi saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Nasional Tahun 2019 seperti dilansir dari laman setkab, Selasa (12/02/2019).
 
Presiden bersyukur, dengan sejumlah upaya angka stunting yang pada 2014 berada di angka 37 persen kini turun hingga mencapai angka 30 persen.“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada bapak, ibu, dan saudara sekalian, berkat kerja keras kita, sekarang sudah turun menjadi 30 persen. Ini harus turun lagi menjadi 20 persen, turun lagi menjadi 10 persen, dan hilang,” ucap Presiden.
 
Pada bagian lain pidatonya, Presiden Jokowi mengemukakan, bahwa pemerintah juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dari jaminan kesehatan yang dikelola oleh BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan.
 
Dalam pengelolaannya, Kepala Negara menginginkan agar lembaga penjaminan pelayanan kesehatan tersebut juga memiliki keuangan yang baik. Pemerintah sendiri telah mencairkan sejumlah anggaran untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.
 
“Awal Februari yang lalu sudah kita kirim Rp6,38 triliun. Jangan dipikir pemerintah itu telat. Enggak. Kemudian, awal Maret nanti akan kita kirim Rp2,1 triliun. Awal April akan kita kirimkan lagi Rp6,3 triliun,” ungkap Kepala Negara.
 
Di penghujung sambutan, Kepala Negara turut mengajak insan kesehatan nasional untuk bersama-sama menyelesaikan pekerjaan besar bangsa demi sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.
 
Ia mengingatkan, Indonesia adalah negara besar. Tujuh belas ribu pulau tidak mudah mengelola dan mengaturnya baik urusan kesehatan, pendidikan, logistik, infrastruktur tidak mudah.Oleh sebab itu, Kepala Negara mengajak para peserta Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2019 untuk bersama-sama bekerja keras demi negara ini, demi bangsa, dan demi rakyat yang kita cintai.Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan Gubernur Banten Wahidin Halim. (BS09)
T#g:jokowiKesehatanPresidenstunting
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Partisipasi Pemilih Capai 80,90 Persen, Menko Polhukam: Presiden Terpilih Miliki Legitimasi Tinggi

    Beritasumut.com-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamaan (Menko Polhukam) Wiranto mengemukakan, partisipasi pemilih pada Pemilihan Um

  • 4 hari lalu

    Pemkab Langkat Rembuk Kerja, Tekan Angka Stunting

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat, melalui Bappeda dan Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, menggelar rembuk kerja mengurangi dam

  • 5 hari lalu

    Walikota Medan Hadiri Pertemuan Kolaborasi Antara Pusat dan Daerah Terkait Pelaksanaan Anggaran 2019 dan Sosialisasi UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan

    Beritasumut.com-Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Edwin Effendi MSc hadiri pertemuan kola

  • 6 hari lalu

    Putra Mahkota Saudi Puji Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo disambut dengan hangat oleh Putra Mahkota Kerajaan Saudi Muhammad bin Salman dalam pertemuan yang dihelat di I

  • 6 hari lalu

    Presiden Jokowi dan Menteri Energi Arab Saudi Bahas Kerja Sama di Bidang Energi

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo membahas kerja sama dalam bidang energi antara Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi saat menerima kunjungan ke

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.