Jumat, 22 Februari 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Dibanding 2014, Presiden Jelaskan Angka Stunting Turun Jadi 30 Persen

Dibanding 2014, Presiden Jelaskan Angka Stunting Turun Jadi 30 Persen

Selasa, 12 Februari 2019 22:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, persoalan kesehatan yang masih menjadi pekerjaan besar seluruh pihak merupakan salah satu hal yang mesti dituntaskan sedini mungkin. Ia menunjuk angka stunting yang pada tahun 2014 masih mencapai angka 37 persen.
 
“Kesehatan ini basic sekali. Jangan sampai kita berbicara persaingan dengan negara lain tetapi kita memiliki stunting 37 persen,” kata Presiden Jokowi saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Nasional Tahun 2019 seperti dilansir dari laman setkab, Selasa (12/02/2019).
 
Presiden bersyukur, dengan sejumlah upaya angka stunting yang pada 2014 berada di angka 37 persen kini turun hingga mencapai angka 30 persen.“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada bapak, ibu, dan saudara sekalian, berkat kerja keras kita, sekarang sudah turun menjadi 30 persen. Ini harus turun lagi menjadi 20 persen, turun lagi menjadi 10 persen, dan hilang,” ucap Presiden.
 
Pada bagian lain pidatonya, Presiden Jokowi mengemukakan, bahwa pemerintah juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dari jaminan kesehatan yang dikelola oleh BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan.
 
Dalam pengelolaannya, Kepala Negara menginginkan agar lembaga penjaminan pelayanan kesehatan tersebut juga memiliki keuangan yang baik. Pemerintah sendiri telah mencairkan sejumlah anggaran untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.
 
“Awal Februari yang lalu sudah kita kirim Rp6,38 triliun. Jangan dipikir pemerintah itu telat. Enggak. Kemudian, awal Maret nanti akan kita kirim Rp2,1 triliun. Awal April akan kita kirimkan lagi Rp6,3 triliun,” ungkap Kepala Negara.
 
Di penghujung sambutan, Kepala Negara turut mengajak insan kesehatan nasional untuk bersama-sama menyelesaikan pekerjaan besar bangsa demi sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.
 
Ia mengingatkan, Indonesia adalah negara besar. Tujuh belas ribu pulau tidak mudah mengelola dan mengaturnya baik urusan kesehatan, pendidikan, logistik, infrastruktur tidak mudah.Oleh sebab itu, Kepala Negara mengajak para peserta Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2019 untuk bersama-sama bekerja keras demi negara ini, demi bangsa, dan demi rakyat yang kita cintai.Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan Gubernur Banten Wahidin Halim. (BS09)
T#g:jokowiKesehatanPresidenstunting
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 7 jam lalu

    Jenguk Ani Yudhoyono, Presiden Jokowi dan Iriana Beri Semangat untuk Sembuh

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo sekitar pukul 16.40 waktu setempat (WS) tiba di National University

  • 23 jam lalu

    Sudah Mengabdi 10 Tahun, Presiden Jokowi Minta Karyawan Perkebunan Diberi Lahan 1.000 Meter Persegi

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar karyawan dari Perkebunan Nusantara yang sudah mengabdi 10 tahun ke atas bisa mendapatkan

  • 24 jam lalu

    Datang Langsung ke Singapura, Jokowi: Kami dan Seluruh Masyarakat Indonesia Doakan Kesembuhan Ibu Ani Yudhoyono

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Kamis (21/02/2019), sekitar pukul 16.40 waktu setempat (WS) tiba d

  • 2 hari lalu

    Targetkan 5 Ribu Pasar dalam 4 Tahun, Hingga 2018 Pemerintah Telah Revitalisasi 4.211 Pasar Rakyat

    Beritasumut.com-Dalam upaya memperkuat ekonomi kerakyatan, Kementerian Perdagangan (Kemendag)  melakukan program revitalisasi pasar rakyat. Pr

  • 2 hari lalu

    Bangun 191 Ribu KM Jalan dari Dana Desa, Presiden Jokowi: Kalau Sangsi, Silakan Ukur Sendiri

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, dari Dana Desa yang telah disalurkan ke desa-desa selama 4 tahun terakhir sampai akhir 20

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.