Sabtu, 24 Agustus 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Dibanding 2014, Presiden Jelaskan Angka Stunting Turun Jadi 30 Persen

Dibanding 2014, Presiden Jelaskan Angka Stunting Turun Jadi 30 Persen

Selasa, 12 Februari 2019 22:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, persoalan kesehatan yang masih menjadi pekerjaan besar seluruh pihak merupakan salah satu hal yang mesti dituntaskan sedini mungkin. Ia menunjuk angka stunting yang pada tahun 2014 masih mencapai angka 37 persen.
 
“Kesehatan ini basic sekali. Jangan sampai kita berbicara persaingan dengan negara lain tetapi kita memiliki stunting 37 persen,” kata Presiden Jokowi saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Nasional Tahun 2019 seperti dilansir dari laman setkab, Selasa (12/02/2019).
 
Presiden bersyukur, dengan sejumlah upaya angka stunting yang pada 2014 berada di angka 37 persen kini turun hingga mencapai angka 30 persen.“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada bapak, ibu, dan saudara sekalian, berkat kerja keras kita, sekarang sudah turun menjadi 30 persen. Ini harus turun lagi menjadi 20 persen, turun lagi menjadi 10 persen, dan hilang,” ucap Presiden.
 
Pada bagian lain pidatonya, Presiden Jokowi mengemukakan, bahwa pemerintah juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dari jaminan kesehatan yang dikelola oleh BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan.
 
Dalam pengelolaannya, Kepala Negara menginginkan agar lembaga penjaminan pelayanan kesehatan tersebut juga memiliki keuangan yang baik. Pemerintah sendiri telah mencairkan sejumlah anggaran untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.
 
“Awal Februari yang lalu sudah kita kirim Rp6,38 triliun. Jangan dipikir pemerintah itu telat. Enggak. Kemudian, awal Maret nanti akan kita kirim Rp2,1 triliun. Awal April akan kita kirimkan lagi Rp6,3 triliun,” ungkap Kepala Negara.
 
Di penghujung sambutan, Kepala Negara turut mengajak insan kesehatan nasional untuk bersama-sama menyelesaikan pekerjaan besar bangsa demi sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.
 
Ia mengingatkan, Indonesia adalah negara besar. Tujuh belas ribu pulau tidak mudah mengelola dan mengaturnya baik urusan kesehatan, pendidikan, logistik, infrastruktur tidak mudah.Oleh sebab itu, Kepala Negara mengajak para peserta Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2019 untuk bersama-sama bekerja keras demi negara ini, demi bangsa, dan demi rakyat yang kita cintai.Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan Gubernur Banten Wahidin Halim. (BS09)
T#g:jokowiKesehatanPresidenstunting
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Kadinkes Sumut Proyeksikan Eliminasi Kasus Stunting Hingga 0%

    Beritasumut.com-Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumatera Utara (Sumut) dr Alwi Mujahit Hasibuan menyampaikan, jika pihaknya akan mengambil langka

  • 6 hari lalu

    Bupati Langkat Perintahkan Kadis Kesehatan serta OPD Terkait Tangani Stunting

    Beritasumut.com-Bupati Langkat Terbit Rencana PA serius melakukan penanganan penurunan angka stunting, tujuannya untuk menyelamatkan generasi bangs

  • satu minggu lalu

    Panglima TNI Hadiri Apel Besar Hari Pramuka Ke-58 Tahun 2019

    Beritasumut.com-Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, menghadiri Apel Besar Hari Praja Muda Karana (Pramuka) ke-58 tahun 2019 di Lapangan

  • 2 minggu lalu

    Presiden Jokowi Kurangi Impor Minyak, Biodiesel B20 Akan Diganti B30 Mulai Januari 2020

    Beritasumut.com-Presiden RI Ir H Joko Widodo (Jokowi) berharap pada Januari 2020 nanti pelaksanaan mandatori biodiesel sudah bisa berpindah dari B2

  • 2 minggu lalu

    Deputi DKK Ingin Pengelolaan Sidang Kabinet Gunakan Teknologi Mutakhir

    Beritasumut.com-Deputi Sekretaris Kabinet (Seskab) Bidang Dukungan Kerja Kabinet (DKK), Thanon Aria Dewangga, mengemukakan bahwa pemanfaatan perkem

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.