Kesehatan

DPRD Provinsi Sumut Apresiasi Langkah Pemko Medan Dalam Melakukan Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Medan


DPRD Provinsi Sumut Apresiasi Langkah Pemko Medan Dalam Melakukan Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Medan
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Sejumlah anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara yang tergabung dalam panitia khusus (pansus) covid-19 DPRD Provinsi Sumut mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil Pemko Medan dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Medan.

Hal ini diketahui saat Pansus Covid-19 DPRD Provinsi Sumut melakukan kunjungan kerja ke Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan, Rabu (27/05/2020).

Kunjungan kerja rombongan anggota DPRD Prov. Sumut yang dipimpin langsung oleh Ketua Pansus Covid-19 DPRD Provinsi Sumut, Akbar Himawan Buchari, SH disambut hangat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si yang juga merupakan ketua Gugus Tugas Percapatan Penanganan Covid-19 Kota Medan didampingi oleh sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan.

Mengawali pertemuan tersebut, Plt Wali Kota Medan menyampaikan ucapan selamat datang kepada para anggota dewan di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan. Plt Wali Kota Medan juga menyampaikan perkembangan covid-19 di Kota Medan, dimana hingga hari Selasa (26/5) jumlah pasien positif covid-19 di Kota Medan mencapai 198 orang, 64 orang dinyatakan sembuh, 19 orang meninggal dunia dan 115 orang lainnya masih dalam perawatan. "Namun dalam lima hari ini kami tidak menemukan adanya penambahan jumlah positif corona." Kata Plt Wali Kota Medan.

Disamping itu, dikatakan Plt Wali Kota Medan lagi Pemko Medan terus melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran covid-19 ini salah satunya dengan melakukan screening awal terhadap Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Pelaku Perjalanan (PP). Setelah dilakukan screening ketiga kategori ini diwajibkan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dan bagi yang rumahnya tidak layak untuk dijadikan tempat isolasi maka Pemko Medan telah menyiapkan tempat karantina di gedung P4TK.

"Tidak hanya itu saja, sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini kami juga telah menerbitkan Perwal Kota Medan No 11 Tahun 2020 yang intinya mewajibkan siapa saja yang ada di Kota Medan untuk menggunakan masker," lanjut Plt Wali Kota Medan.

Sementara itu terkait dengan pemberian bantuan terhadap masyarakat, Plt Wali Kota Medan menyebutkan Pemko Medan telah menyalurkan dua kali bantuan sosial. Pertama dilakukan pada bulan April sebanyak 980 ton beras, sedangkan bantuan kedua berupa 20 Kg beras dan 2 kg gula pasir dengan jumlah total yang telah disiapkan sebanyak 300 ribu paket.

"Pemko Medan dalam memberikan bantun ini memberikan kewenangan kepada kepling, dengan catatan dapat dipertanggung jawabkan dan penerima bantuan dipastikan tidak menerima bantuan lainnya baik dari Pemprovsu maupun Pemerintah Pusat," jelas Plt Wali Kota Medan.

Selain telah menyiapkan pencegahan dan penanganan covid-19 di Kota Medan, Pemko Medan juga telah menyiapkan pemakaman umum khusus covid-19.

"Yang dimakamkan di pemakaman umum khusus covid-19 ini tidak hanya warga Kota Medan saja tetapi juga warga dari berbagai daerah lainnya, meskipun demikian Pemko Medan tetap menanggung biaya pemakamannya, ini semua demi kemanusiaan," kata Plt Wali Kota Medan.

Dari penjelasan yang telah disampaikan Plt Wali Kota Medan tersebut, Plt Wali Kota Medan mengharapkan dukungan dari DPRD Provinsi Sumut agar dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pencegahan dan bagaimana mengatasi covid-19 yang sedang mewabah ini. "Kami mohon dukungan dan masukan dari anggota dewan yang terhormat, mudah-mdahan wabah ini cepat berlalu dari Kota Medan dan juga Provinsi Sumut," harap Plt Wali Kota Medan.

Sementara itu Ketua Pansus Covid-19 DPRD Provinsi Sumut, Akbar Himawan Buchari, SH menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan Pemko Medan. Upaya ini dapat menjadi acuan bagi daerah lainnya dalam melakukan percepatan penanganan covid-19.

"Apa yang sudah dilakukan Pemko Medan kita berharap dapat menjadi contoh dan acuan bagi daerah lainnya," harap Akbar Himawan.

Selain itu dirinya juga mengatakan kunjungan ini dilakukan guna mengetahui perkembangan data ODP, PDP, PP dan OTG, selain itu juga untuk mengetahui strategi yang dilakukan Pemko Medan dalam upaya pencegahan covid-19 di Kota Medan.

"Kami juga ingin mengetahui data jaring sosial dan data penyaluran bantuan baik dari Pemko Medan dan Pemprovsu, serta data rujukan rumah sakit covid-19 di Kota Medan. Data ini perlu diketahui sebagai acuan agar terjalin sinergitas dan keseragaman antara Pemko Medan dan Pemprovsu sehingga covid-19 ini dapat kita tangani bersama," ujar Akbar Himawan Buchari.

Dalam pertemuan ini kemudian diisi dengan ekspose tentang penanganan covid-19 di Kota Medan dan tanya jawab.(BS07)


Tag:PSBBCoronakarantina corona