Sabtu, 18 Januari 2020
  • Home
  • Kesehatan
  • Curah Hujan Tinggi, Warga Diminta Waspadai Resiko Demam Berdarah

Curah Hujan Tinggi, Warga Diminta Waspadai Resiko Demam Berdarah

Selasa, 28 November 2017 17:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Dokter Spesialis penyakit tropik dan infeksi DR Dr Umar Zein DTM&H SpPD KPTI menghimbau kepada warga untuk mewaspadai perkembangan sarang nyamuk, khususnya aedes aegypti. Pasalnya, kondisi ini menurutnya dapat meningkatkan resiko penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
 
"Cuaca hujan apalagi diselingi panas, biasanya akan menciptakan banyak kontainer nyamuk aedes. Sehingga dapat memicu perkembangan telur nyamuk lebih cepat dan lebih mudah untuk menetas," ujar Umar Zein kepada wartawan, Selasa (28/11/2017).
 
Umar Zein menegaskan, sangat penting untuk dilakukannya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di rumah-rumah warga. Hal itu berupa melakukan pembersihan pada kontainer yang dapat menampung air, seperti botol kemasan air mineral, tempurung hingga vas bunga."Bahkan, bak mandi perlu juga untuk dikuras," tegasnya.
 
Hal senada juga dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Usma Polita. Disebutkannya saat ini memang merupakan eranya perkembangan jentik menjadi nyamuk, meski untuk mengantisipasi DBD, ia menyatakan pihaknya belum perlu melalukan fooging.
 
"Untuk fooging hanya kalau ada kasus. Jadi bila ada kasus segera laporkan ke Dinas, pasti akan langsung kita fooging. Namun yang perlu diingatkan supaya masyarakat terus melakukan 3 M (Menguras, Menutup dan Mengubur). Tapi 3 M ini bukan tanggung jawab Dinas Kesehatan saja," jelasnya.
 
Sementara itu, diketahui seorang warga di Jalan Karya Jasa, Kecamatan Medan Johor, bernama Maya (29) terjangkit DBD. Akibatnya, ia harus dirawat di Rumah Sakit selama 3 hari. Namun, informasi diterima, belum ada foging yang dilakukan di lingkungan tempat tinggalnya.
 
Sebelumnya, Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, bahwasanya seluruh wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) termasuk Kota Medan selama 2-3 hari kedepan akan dilanda hujan ringan hingga sedang. Sebab, saat ini tengah terjadi gangguan cuaca di Laut Cina Selatan dan Samudera Hindia Barat Sumatera, sehingga membentuk belokan angin di Sumut yang meningkatkan pertumbuhan awan-awan konvektif.(BS07)
 
T#g:DBDdemam berdarahHujan
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Banjir di Sumsel, 78 Unit Rumah Teredam, 12 Rumah Hanyut

    Beritasumut.com-Banjir menerjang Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Selatan), Kamis (09/01/2020) pagi. Banjir tersebut meluas hingga ke beberapa de

  • satu minggu lalu

    Weather Alert Umumkan Peringatan Dini Potensi Hujan di Jabodetabek, Ini Komentar BNPB

    Beritasumut.com–Sebagian masyarakat mungkin mendapatkan informasi melalui telepon pintar mengenai peringatan dini yang dikeluarkan oleh Kedut

  • 2 minggu lalu

    Deteksi Munculnya Dua Bibit Siklon Tropis, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Hujan Tinggi

    Beritasumut.com-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi munculnya dua bibit siklon tropis yaitu “91S” di Samudera

  • 2 minggu lalu

    Usai Banjir, Waspada Penyakit Leptospirosis, Ini Cara Menghindarinya

    Beritasumut.com-Banjir sepertinya sudah menjadi kebiasaan di sejumlah daerah di Indonesia. Bencana ini pun tak jarang membawa penyakit yang sangat

  • 3 minggu lalu

    BMKG Himbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem di Sumut Selama Libur Nataru

    Beritasumut.com-Cuaca ekstrem diprediksi terjadi saat Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), salah satu di antaranya di kawasan Sumatera Ut

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.