Kesehatan

Bupati Dairi Minta RSUD Sidikalang Lakukan Pembenahan Manajemen, SOP Hingga SDM

Bupati Dairi Minta RSUD Sidikalang Lakukan Pembenahan Manajemen, SOP Hingga SDM
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu menggelar pertemuan dengan Plt Direktur RSUD Sidikalang Charles Bancin, Kadis Kominfo Dairi Rahmat Syah Munthe, Dokter umum, Dokter spesialis, serta seluruh jajaran RSUD Sidikalang. 
 
Pada kesempatan tersebut, Bupati Dairi Dr Eddy mengatakan bahwa pelayanan kesehatan di RSUD masih jauh dari harapan, sehingga perlu diadakan evaluasi yang signifikan. Bupati berharap kinerja yang telah diberikan oleh management RSUD Sidikalang perlu untuk diperbaiki.“Saya dan kita semua harus memperbaiki kinerja pelayanan kesehatan RSUD Sidikalang, agar RSUD Sidikalang kembali pada masa kejayaan yang pernah diperoleh sebagai Rumah Sakit rujukan terbaik di Kabupaten kawasan Danau Toba. Semua harus bekerja," ujar Bupati dilansir dari laman dairikab.go.id, Minggu (26/01/2020).
 
Salah seorang Dokter RSUD Sidikalang menyampaikan kendala yang dialami oleh jajaran yang bertugas di RSUD Sidikalang, di antaranya yaitu belum adanya bantuan hukum dan keamanan dalam melayani pasien khususnya di UGD serta kesejahteraan tenaga medis yang ada di RSUD Sidikalang diharapkan adanya peningkatan.
 
Menanggapi hal tersebut, Bupati Dairi mengatakan untuk menjamin kamanan dan kenyamanan bekerja Pemkab Dairi akan menempatkan petugas Satpol PP. Terkait dengan kesejahteraan tenaga medis RSUD, Pemkab Dairi akan mengupayakan namun harus juga diikuti dengan kualitas pelayanan terhadap pasien.“Yang paling penting untuk dibenahi yaitu sistem management serta SOP pelayanan kesehatan, penyelesaian pengaduan dengan bisnis proses yang baik dan terukur, tingkatkan pelatihan SDM,” tegas Bupati.
 
"Kita sedang bekerja untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik.Kita bertemu malam ini menunjukkan keseriusan kita. Tantangan pasti berat, namun pasti ada jalan keluar dengan kita sama-sama bekerja secara professional dan bekerja dengan ethical conduct," sambung Bupati.
 
Bupati mencontohkan peningkatan kolaborasi antar unit, seperti UGD dengan unit pemeriksaan penunjang laboratorium, radiologi harus cepat sehingga pasien di UGD cepat menerima diagnosa dan tindakan lanjutan. Kemudian pembatasan jam jenguk pasien yang diatur, namun harus diikuti pelayanan yang baik kepada pasien.(BS09)