Minggu, 08 Desember 2019

BPOM Tarik Peredaran Obat Lambung Merk Ranitidin

Senin, 07 Oktober 2019 16:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Izin edar Obat maag dengan merk Ranitidin ditarik oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI. Instruksi untuk melakukan penarikan terhadap peredaran obat ini dibenarkan Plt Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan, Fajar kepada wartawan, Senin (07/10/2019).
 
"Iya benar sudah diinstruksikan. Penarikannya terutama untuk persediaan Ranitidin cair, baik injeksi dan juga sirup," ungkap Fajar. Dia menjelaskan, penarikan ini dilakukan karena cemaran dari ranitidin cair ini sangat mengkhawatirkan bagi kesehatan. Bahkan, hal ini ujarnya malah bisa memicu terjadinya penyakit kanker.
 
"Tapi kalau untuk yang tablet sejauh ini masih belum ada instruksinya. Jadi masih yang cair saja, terutama injeksi. Karena efeknya yang cepat dan cemarannya juga tinggi," jelasnya. Oleh karena itu, Fajar menyebutkan, industri Farmasi kini juga telah diinstruksikan untuk melakukan penarikan.
 
Selain itu, tenaga kesehatan seperti dokter dan bidan juga telah disurati oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit untuk tidak lagi menggunakan injeksi ranitidin cair kepada pasien. "Tapi memang dengan kesadarannya, industri Farmasi akan menarik sendiri persediaannya dari distributor. Jadi nanti tinggal kita lihat di lapangan bagaimana," terangnya.
 
Sementara untuk ranitidin tablet, lanjut Fajar, kendati belum ada instruksi penarikan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk mengkonsumsi seperlunya saja. Terutama, hanya jika terjadi peningkatan terhadap penyakit asam lambungnya. "Jangan jor-joran, tapi konsumsilah seperlunya saja. Memang untuk ranitidin tablet belum ada instruksi (penarikan), namun perlu lah kehati-hatian," pungkasnya. (BS04)
T#g:BBPOMBPOM MedanObat LambungRanitidin
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Ranitidin Tablet Tercemar NDMA, BPOM Pastikan Tarik Produk dari Pasar

    Beritasumut.com-Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) memastikan turut melakukan penarikan terhadap produk tablet ranitidi

  • 9 bulan lalu

    Jaga Kesehatan Sajian Makanan, BPOM Medan Gelar Pembinaan Fasilitator Desa dan Usaha Kecil di Tobasa

    Beritasumut.com-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Medan menggelar pembinaan fasilitator desa dan usaha kecil di Wilayah Kabupaten Toba Samosir

  • 2 tahun lalu

    54.000 Ikan Kaleng Mengandung Cacing Ditarik

    Beritasumut.com-Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan, Yulius Sacramento Tarigan mengaku jika ada sekitar 54.000 kaleng s

  • 2 tahun lalu

    Obat Tradisional Herbal Senilai Rp 2,5 Miliar dari Malaysia Diamankan BBPOM Medan

    Beritasumut.com-Ribuan produk obat tradisional herbal mengandung bahan kimia obat (BKO) tanpa izin edar senilai Rp 2,5 miliar disita Balai Besar Pe

  • 2 tahun lalu

    Peneliti: Cacing di Ikan Kaleng Tak Terlalu Berpengaruh Bagi Kesehatan

    Beritasumut.com-Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI telah menyatakan, jika tiga produk ikan makarel kaleng merek IO, Farmer Jack dan HOKI m

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.