Senin, 16 Desember 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • BBPOM Sita Bahan Tambahan Pangan Ilegal Senilai Rp 3 Miliar di Medan

BBPOM Sita Bahan Tambahan Pangan Ilegal Senilai Rp 3 Miliar di Medan

Minggu, 05 Maret 2017 19:42:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan menyita sebanyak 100 item Bahan Tambahan Pangan (BTP) tanpa ijin edar (ilegal) bernilai ekonomi hingga Rp 3 Milliar, Jumat (03/03/2017).
 
Kepala BBPOM Medan, Ali Bata Harahap didampingi Kabid Pemeriksaan dan Penyidikan Ramses Doloksaribu dan Kasi Penyidikan Mangandar Marbun menggungkapkan, penyitaan itu dilakukan, setelah pihaknya terlebih dahulu melakukan investigasi selama 2 minggu dari toko A yang berlantai 3 di jalan Bawean, Medan.
 
Ali Bata menyampaikan, penyitaan itu dilakukan tanpa adanya perlawanan dari pemilik toko. Selanjutnya, guna penyidikan lebih lanjut, petugas mengamankan produk tersebut ke gudang BBPOM.
 
"Produk tersebut tidak terdaftar dan tidak memiliki ijin edar dari badan POM RI yang diduga direfacking. Bahkan, pemilik toko tidak dapat menunjukkan surat terkait produk yang diamankan," ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (04/03/2017).
 
Lebih lanjut, Ali Bata menjelaskan, menurut pengakuan dari pengusaha toko A berinisial B, barang ilegal itu dipasoknya dari Kota Jakarta. Namun saat ditanyakan mengenai bukti faktur, pemiliknya tidak dapat menunjukkan bukti. "Katanya di pasok dari Jakarta. Tapi pemilik tidak dapat menunjukkan bukti fakturnya," terangnya.
 
Selain itu, lanjut Ali Bata, kemungkinan besar oknum pengusahanya telah melakukan refacking seolah-olah produk itu adalah buatan pabrik. Tetapi karena tidak memiliki ijin edar, keamanan bahan makanan itu tidak terjamin bahkan belum melalui evaluasi dan penilaian dari Badan POM RI. "Tersangka B dijerat dengan UU Pangan dengan hukuman 2 tahun dan denda Rp 1 Miliar," pungkasnya.(BS07)
T#g:BBPOMobat berbahayaobat ilegalpengawet makanan
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    BPOM Tarik Peredaran Obat Lambung Merk Ranitidin

    Beritasumut.com-Izin edar Obat maag dengan merk Ranitidin ditarik oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI. Instruksi untuk melakukan penar

  • 2 tahun lalu

    54.000 Ikan Kaleng Mengandung Cacing Ditarik

    Beritasumut.com-Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan, Yulius Sacramento Tarigan mengaku jika ada sekitar 54.000 kaleng s

  • 2 tahun lalu

    Obat Tradisional Herbal Senilai Rp 2,5 Miliar dari Malaysia Diamankan BBPOM Medan

    Beritasumut.com-Ribuan produk obat tradisional herbal mengandung bahan kimia obat (BKO) tanpa izin edar senilai Rp 2,5 miliar disita Balai Besar Pe

  • 2 tahun lalu

    Peneliti: Cacing di Ikan Kaleng Tak Terlalu Berpengaruh Bagi Kesehatan

    Beritasumut.com-Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI telah menyatakan, jika tiga produk ikan makarel kaleng merek IO, Farmer Jack dan HOKI m

  • 2 tahun lalu

    4.100 Ikan Kaleng Mengandung Cacing Beredar di Sumut, BBPOM Lakukan Penarikan

    Beritasumut.com-Hasil uji laboratorium Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI telah menyatakan, jika tiga produk ikan makarel kaleng, yaitu me

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.