Rabu, 23 Oktober 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Arab Saudi Tambah Kuota Haji, Kemenkes Siapkan Tim Kesehatan

Arab Saudi Tambah Kuota Haji, Kemenkes Siapkan Tim Kesehatan

Rabu, 17 April 2019 13:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Pemerintah Arab Saudi akan memberikan tambahan kuota haji Indonesia sebanyak 10 Ribu jemaah. Menyikapi hal ini Kementerian Kesehatan menyambut baik dan akan menyiapkan semua sumber daya tambahan yang dibutuhkan sebagai konsekuensi dari kebijakan baru tersebut.
 
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Dr dr Eka Jusup Singka MSc menuturkan, dengan adanya penambahan kuota jemaah tersebut, sekurangnya akan ada penambahan sekitar 25 kelompok terbang (kloter). "Oleh karenanya Kemenkes perlu menyiapkan sumber daya kesehatan yang diperuntukkan bagi setiap kloter. Sumber daya tersebut diantaranya berupa petugas kesehatan, perbekalan kesehatan dan anggaran," ujarnya dilansir dari Depkes.go.id, Rabu (17/04/2019).
 
Dalam penyelenggaraan haji bidang kesehatan, sambung dr Eka, penambahan kloter tersebut otomatis akan menambah jumlah Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) sebanyak 75 orang, dengan komposisi setiap kloter dilayani oleh 3 orang tenaga kesehatan, yakni 1 dokter dan 2 perawat. "Salah satunya akan ada penambahan TKHI sebanyak 25 dokter dan 50 perawat. Pemerintah juga perlu menambah stok obat esensial bagi jemaah sebanyak 10 ribu paket. Ini diluar obat-obatan pribadi milik jemaah haji," paparnya.
 
Menurut dr Eka, penambahan juga berlaku pada vaksin meningitis meningokokus yang wajib diberikan bagi seluruh jemaah sebelum keberangkatan ke tanah suci. Penambahan tenaga kesehatan, obat-obatan, vaksin dan kebutuhan jemaah haji lainnya berdampak pula pada meningkatnya kebutuhan anggaran.
 
Yang tidak kalah pentingnya adalah perlunya segera dilaksanakan pemeriksaan kesehatan tahap kedua untuk mengetahui pemenuhan kriteria istitaah kesehatan haji sekaligus dilanjutkan dengan dilakukan pembinaan kesehatan pada masa keberangkatan. "Kita harus siapkan semuanya. Sebagai respon penambahan kuota tersebut. Insya Allah Kemenkes siap melaksanakannya. Namun demikian kami tetap menunggu konfirmasi dan informasi lebih lanjut dari Kemenag dan hasil rapat kerja dengan DPR," tutup Kapuskeshaji. (BS02)
T#g:Arab SaudiHajiKemenkes RIKuota Haji
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Penulis Buku Formula 5-5-3 dalam Manajemen Haji, Helmi Hidayat: Awalnya dari Berburuk Sangka

    Beritasumut.com-Buku berjudul 'Formula 5-5-3 Dalam Manajemen Haji' karya Helmi Hidayat resmi dilaunching di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat,

  • 4 hari lalu

    Penderita Obesitas Terus Meningkat di Indonesia, Berikut Langkah Pencegahannya

    Beritasumut.com-Obesitas alias berat badan berlebih merupakan masalah yang mengancam kesehatan di seluruh dunia. Organisasi PBB, WHO mencatat pada

  • satu minggu lalu

    UNIMED dan RSU Haji Medan Jalin Kerjasama Layanan Kesehatan

    Beritasumut.com-Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan menjalin kerjasama dengan Universitas Negeri Medan dalam bidang pelayanan kesehatan. Hal tersebut

  • 3 minggu lalu

    Kemenag Optimis Indeks Kepuasan Haji 2019 Capai 85,30

    Beritasumut.com-Kementerian Agama (Kemenag) optimis indeks kepuasan haji 2019 meningkat dari tahun sebelumnya atau mencapai angka 85,30. Sebelumnya

  • 3 minggu lalu

    Musda KNPI Sumut 2019 Resmi Dibuka di Asrama Haji Medan

    Beritasumut.com-Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Sumut resmi dibuka, Senin (30/09/2019) di Asrama Haji Medan. Helatan Musda itu dinilai kepatuhan ter

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.