Kesehatan

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Masyarakat Diminta Menjaga Kesehatan dan Mengurangi Aktifitas di Luar Rumah


Antisipasi Dampak Kabut Asap, Masyarakat Diminta Menjaga Kesehatan dan Mengurangi Aktifitas di Luar Rumah
beritasumut.com/BS07
Beritasumut.com-Mengantisipasi timbulnya penyakit akibat kabut asap yang telah menyelimuti Kota Medan, masyarakat di minta untuk menjaga kesehatanya dan mengurangi aktifitas diluar rumah.
 
Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Edwin Effendi MSc, Selasa (24/09/2019).
 
Edwin mengatakan meskipun hingga saat ini belum ditemukan laporan adanya masyarakat yang terkena penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) namun masyarakat di minta tetap waspada dan selalu menjaga kesehatannya.
 
"Kami belum menerima laporan adanya masyarakat yang terkena ISPA, namun begitupun masyarakat diminta jangan panik dan tetap waspada serta menjaga kesehatannya dengan memperbanyak makan sayur, buah dan meminum air putih yang banyak dan jika ingin keluar rumah jangan lupa menggunakan masker," kata Edwin.
 
Disamping itu, kata Edwin lagi, Dinas Kesehatan Kota Medan beserta dengan Dinas-Dinas terkait lainya telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampak dari kabut asap yang mulai menyelimuti Kota Medan. Selain membagikan masker kepada masyarakat dan juga ke Sekolah-sekolah, Dinas Kesehatan sendiri telah menyiagakan seluruh jajaranya di Rumah Sakit dan Puskesmas untuk mengantisipasi bilamana ada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap ini.
 
"Kami telah menyiagakan seluruh petugas kesehatan yang ada dirumah sakit dan juga puskesmas untuk membantu masyarakat apabila mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap ini, karena itu masyarakat yang merasa mengalami gangguan kesehatan langsung saja datang ke posko-posko kesehatan yang ada di puskesmas agar segera mendapatkan penanganan kesehatan," ujar Edwin.
 
Tidak hanya itu saja, Pemko Medan bekerjasama dengan BMKG juga akan terus memonitoring paparan kabut asap ini guna mengetahui tingkat resiko yang ditimbulkan dari kabut asap tersebut.
 
"Kalau nanti ada ditemukan resiko yang membahayakan maka akan kita ambil langkah-langkah khusus," pungkasnya.(BS07)

Tag:Asapkabut asapkarhutlaKarhutla Riaukebakaran hutan