Sabtu, 17 Agustus 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • 4.100 Ikan Kaleng Mengandung Cacing Beredar di Sumut, BBPOM Lakukan Penarikan

4.100 Ikan Kaleng Mengandung Cacing Beredar di Sumut, BBPOM Lakukan Penarikan

Senin, 26 Maret 2018 21:20:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS09
Beritasumut.com-Hasil uji laboratorium Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI telah menyatakan, jika tiga produk ikan makarel kaleng, yaitu merek IO, Farmer Jack dan HOKI mengandung cacing. Karenanya, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan langsung melakukan peninjauan untuk dilakukan upaya penarikannya di pasaran.
 
Kepala BBPOM di Medan, Yulius Sacramento Tarigan mengatakan, selain itu pihaknya juga telah mengambil 24 jenis sample ikan kaleng untuk diperiksa di laboratorium. Namun kata dia, untuk di Sumatera Utara (Sumut) hanya ditemukan ikan kaleng merek HOKI di salah satu gudang distributor di Deli Serdang. "Sesuai dengan perkembangan ada ikan kaleng berisi cacing maka kita langsung ke distrobutornya. Ada tiga produk tapi yang ada di Sumut hanya merek HOKI," katanya kepada wartawan usai melakukan peninjauan, Senin (26/03/2018).
 
Sacramento mengaku, dalam peninjauan yang dilakukannya itu, terdapat sebanyak 4.100 ikan kaleng baik yang belum diedarkan, maupun yang sudah ditarik. Sementara dari jumlah tersebut, ada 517 kaleng yang ditarik. "Tapi masih ada yang sedang ditarik dari Rantau Prapat dan sedang dalam perjalanan. Kebetulan cabang retailnya dari Medan, sehingga di distribusikan secara terbatas pada retail. Makanya kecil kemungkinan ada di desa," ujarnya.
 
Setidaknya, lanjut Sacramento, semua distributor atau retail yang ada produk tersebut harus menariknya dari peredaran. Untuk itu pihaknya akan terus mengawasi dan mengawal, apakah akan dimusnahkan di Medan atau di centralnya di Jakarta. "Dampaknya tentu tidak bagus untuk kesehatan dan ini parasit," tandasnya.
 
Sementara itu, Manejer PT Interfood Sukses Jasindo cabang Medan selaku distrobutor merek Hoki, Sudin mengaku, usai mendapat perintah dari Jakarta, pihaknya langsung menghubungi 24 supermarket atau retail mereka di Sumut untuk menyimpan produknya agar tarik. "Saat ini tinggal satu retail aja di Rantau Prapat dan produknya masih dalam perjalanan kemari," katanya.
 
Dikatakannya, jumlah produk yang masuk tersebut kepada mereka hanya sedikit karena peminatnya juga kurang banyak. "Masuk 168 karton dan yang diedarkan 30 karton dan kini sudah diamankan," ujarnya. Mengenai produk yang sudah diamankan itu, lanjut Sudin, pihaknya masih menunggu instruksi dari pusat apakah akan dimusnahkan di Medan atau dimusnahkan di Jakarta.
 
Dia menambahkan, harga per karton Rp 250 ribu dan satu karton berisi 24 kaleng. Dengan kejadian tersebut, Sudin berkomitmen akan berupaya lebih safety lagi sebelum mengedarkan produk. "Produk ini baru dan baru impor Januari kemarin," pungkasnya. (BS09)
T#g:BBPOM MedanBPOM RIHOKI MakarelIkan BercacingIkan KalengSarden Cacing
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • tahun lalu

    54.000 Ikan Kaleng Mengandung Cacing Ditarik

    Beritasumut.com-Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan, Yulius Sacramento Tarigan mengaku jika ada sekitar 54.000 kaleng s

  • tahun lalu

    Kasus Ikan Kalengan Bercacing, Keamanan Pangan Masyarakat Masih Rentan

    Beritasumut.com-Pengungkapan 27 merek Ikan Makarel kalengan yang mengandung cacing parasit oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) patut diapre

  • tahun lalu

    Obat Tradisional Herbal Senilai Rp 2,5 Miliar dari Malaysia Diamankan BBPOM Medan

    Beritasumut.com-Ribuan produk obat tradisional herbal mengandung bahan kimia obat (BKO) tanpa izin edar senilai Rp 2,5 miliar disita Balai Besar Pe

  • tahun lalu

    Peneliti: Cacing di Ikan Kaleng Tak Terlalu Berpengaruh Bagi Kesehatan

    Beritasumut.com-Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI telah menyatakan, jika tiga produk ikan makarel kaleng merek IO, Farmer Jack dan HOKI m

  • tahun lalu

    Temuan Zat Mikroplastik di Air Kemasan, BBPOM Akan Kaji Ulang

    Beritasumut.com-Sebuah penelitian pada air kemasan mengandung mikroplastik baru-baru ini telah dilakukan oleh ilmuwan yang berbasis di State Univer

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.