Rabu, 19 Februari 2020
  • Home
  • Hiburan
  • Terkait Gizi Buruk, Pemerintah Tak Boleh Saling Menuding Kesalahan

Terkait Gizi Buruk, Pemerintah Tak Boleh Saling Menuding Kesalahan

Jumat, 10 Februari 2017 23:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Anak penderita gizi buruk.
Beritasumut.com-Kemiskinan merupakan faktor utama penyebab mengapa kasus gizi buruk masih ada di Sumatera Utara (Utara), bukan karena masalah kesehatan. Hal tersebut dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumut Agustama, Jumat (10/02/2017).
 
Agustama menjelaskan, faktor ekonomi masyarakat sangat berpengaruh pada kualitas asupan gizi mereka. Karena membuat keluarga berekonomi rendah, tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan makanannya secara optimal."Kalau kita bicara gizi buruk, ini tidak hanya menjadi tanggung jawab dan semata-mata masalah kesehatan. Tetapi kita harus tahu proses kenapa seseorang bisa menderita gizi buruk. Penyebab mendasarnya adalah kemiskinan," ujar Agustama.
 
Menanggapi hal tersebut, pengamat sosial Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Arifin Saleh Siregar mengatakan, pemerintah harus mampu mengatasi akar masalah penyebab terjadinya gizi buruk. Karena itu pemerintah tidak boleh saling menuding kesalahan satu sama lain.
 
"Gizi buruk menjadi urusan pemerintah. Kepala daerah dan jajarannya tidak bisa lepas tangan. Ini peristiwa memalukan, di kota besar masih ada gizi buruk," tegasnya.
 
Pemerintah menurut dia, seharusnya membuka lapangan pekerjaan lebih banyak untuk mengurangi pengangguran. Tujuannya, supaya mengurangi angka kemiskinan yang menjadi penyebab gizi buruk di tengah masyarakat terjadi.
 
Potensi gizi buruk, tambahnya, tetap akan terjadi di kemudian hari jika pemerintah tidak serius menyikapinya. Penyelesaian dasar masalah ini harus diselesaikan dari lingkup terkeci, seperti pendataan warga yang membutuhkan asupan gizi lebih mulai dari tingkat kelurahan."Kalau masih ada kasus gizi buruk di sini, itu berarti kinerja pemerintah dengan Dinas terkait belum maksimal. Mereka tidak boleh lepas tangan," pungkasnya.(BS03)
 
T#g:Dinkes SumutDinkes Medangizi burukKemiskinanPemerintah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Peduli Balita Gizi Buruk, Polsek Tanjung Morawa bersama Forkopimka Berikan Bantuan

    Beritasumut.com-Prihatin dengan adanya warga yang anaknya mengalami gizi buruk. Kapolsek Tanjung Morawa AKP Ilham Harahap SH MH bersama dengan

  • 2 minggu lalu

    Bupati Labuhanbatu Serahkan Bantuan Penanggulangan Gizi Buruk/Kurang Gizi untuk 50 Orang Anak Balita

    Beritasumut.com-Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT didampingi Kadis Pangan H Syarifuddin Harahap SP dan Kadis Kesehatan H Kamal Ilh

  • 4 minggu lalu

    Tinjau Pelayanan, Bupati Beri Perhatian Khusus Penderita Stunting di Nagori Siantar Estate

    Beritasumut.com-Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM memberikan perhatian khusus pada Azriel (26 bulan) penderita Stunting yang ditemui Bupati saa

  • satu bulan lalu

    Bupati Langkat Mengajak Keterlibatan Stakeholder Cegah Stunting

    Beritasumut.com-Bupati Langkat Terbit Rencana PA  mengajak keterlibatan semua pemangku kepentingan (Stakeholder ) di Kabupaten Langkat untuk b

  • satu bulan lalu

    Gubernur Sumut: Hubungan Harmonis Umara dan Ulama Harus Dirawat

    Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah beramah-tamah dengan ratusan ulama se

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.