Sabtu, 21 September 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Terkait Gizi Buruk, Pemerintah Tak Boleh Saling Menuding Kesalahan

Terkait Gizi Buruk, Pemerintah Tak Boleh Saling Menuding Kesalahan

Jumat, 10 Februari 2017 23:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Anak penderita gizi buruk.
Beritasumut.com-Kemiskinan merupakan faktor utama penyebab mengapa kasus gizi buruk masih ada di Sumatera Utara (Utara), bukan karena masalah kesehatan. Hal tersebut dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumut Agustama, Jumat (10/02/2017).
 
Agustama menjelaskan, faktor ekonomi masyarakat sangat berpengaruh pada kualitas asupan gizi mereka. Karena membuat keluarga berekonomi rendah, tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan makanannya secara optimal."Kalau kita bicara gizi buruk, ini tidak hanya menjadi tanggung jawab dan semata-mata masalah kesehatan. Tetapi kita harus tahu proses kenapa seseorang bisa menderita gizi buruk. Penyebab mendasarnya adalah kemiskinan," ujar Agustama.
 
Menanggapi hal tersebut, pengamat sosial Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Arifin Saleh Siregar mengatakan, pemerintah harus mampu mengatasi akar masalah penyebab terjadinya gizi buruk. Karena itu pemerintah tidak boleh saling menuding kesalahan satu sama lain.
 
"Gizi buruk menjadi urusan pemerintah. Kepala daerah dan jajarannya tidak bisa lepas tangan. Ini peristiwa memalukan, di kota besar masih ada gizi buruk," tegasnya.
 
Pemerintah menurut dia, seharusnya membuka lapangan pekerjaan lebih banyak untuk mengurangi pengangguran. Tujuannya, supaya mengurangi angka kemiskinan yang menjadi penyebab gizi buruk di tengah masyarakat terjadi.
 
Potensi gizi buruk, tambahnya, tetap akan terjadi di kemudian hari jika pemerintah tidak serius menyikapinya. Penyelesaian dasar masalah ini harus diselesaikan dari lingkup terkeci, seperti pendataan warga yang membutuhkan asupan gizi lebih mulai dari tingkat kelurahan."Kalau masih ada kasus gizi buruk di sini, itu berarti kinerja pemerintah dengan Dinas terkait belum maksimal. Mereka tidak boleh lepas tangan," pungkasnya.(BS03)
 
T#g:Dinkes SumutDinkes Medangizi burukKemiskinanPemerintah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    RSUP Adam Malik Diharapkan Tetap Kedepankan Peningkatan Mutu Pelayanan

    Beritasumut.com-Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH mengharapkan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik tetap mengedepankan peningkata

  • 2 minggu lalu

    Pemerintah Arab Saudi Turunkan Biaya Visa Progressif Umrah dan Haji, Kini Hanya 300 Riyal

    Beritasumut.com-Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru terkait biaya visa progressif. Konsul Haji Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI di Jedda

  • 3 minggu lalu

    Kurang Fleksibel, Presiden Jokowi Minta APHTN-HAN Pikirkan Penguatan Sistem Presidensial

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) untuk memikirka

  • 4 minggu lalu

    Pemko Medan Dukung Percepatan Pembangunan Daerah Provinsi Sumut

    Beritasumut.com-Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kota Medan, Ir Khairul Syahnan meng

  • satu bulan lalu

    Kadinkes Sumut Proyeksikan Eliminasi Kasus Stunting Hingga 0%

    Beritasumut.com-Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumatera Utara (Sumut) dr Alwi Mujahit Hasibuan menyampaikan, jika pihaknya akan mengambil langka

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.