Gaya Hidup

Ketua PKK Kota Medan Perkenalkan Batik Medan dan Songket Deli

Ketua PKK Kota Medan Perkenalkan Batik Medan dan Songket Deli
beritasumut.com/ist
Ketua PKK Medan Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin resmikan Kantor Dekranasda Medan.

Beritasumut.com-Ketua TP PKK Kota Medan sekaligus Ketua Dekranasda Kota Medan, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin memperkenalkan batik Medan. Tidak hanya memperkenalkannya dalam bentuk selembar kain batik saja melainkan telah mengemasnya menjadi suatu busana yang cukup cantik dan menarik.

Ada dalam bentuk bentuk casual (kekinian), busana Muslim (hijab), gaun malam serta busana pria. Diharapkan busana batik Medan itu nantinya akan dicintai oleh masyarakat. Demikian terungkap dalam peresmian Kantor Dekranasda dan Maharani Galeri Batik Medan dan Songket Deli di halaman Kantor PKK Kota Medan Jalan Rotan Medan.

Dalam peresmian yang dilakukan Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi itu, Hj Rita memperkenalkan sejumlah busana batik Medan serta songket Deli yang merupakan hasil rancangannya. Seluruh busana hasil rancangan Hj. Rita ini bisa diperoleh di Maharani Galeri Batik Medan dan Songket Deli. Tidak hanya busana batik Medan dan songket Deli, galeri ini juga memajangkan hasil produk unggulan UMKM Kota Medan, seperti kursi rotan, tutup lampu hias, sepatu rajut, tas, snack (makanan).
Peresmian kantor Dekranasda dan Maharani Galeri Batik Medan dan Songket Deli ini mendapat apresiasi dan aplaus dari pengunjung yang hadir. Apalagi kehadiran kantor dan galeri ini sebagai implementasi dari obsesi Hj. Rita sejak dilantik menjadi Ketua Dekrasnada Kota Medan pada 18 April 2016. Sebab, ibu tiga anak itu ingin memiliki tempat untuk mempromosikan produk unggulan UMKM di Kota Medan.

"Sejak dilantik menjadi Ketua Dekranasda Kota Medan, saya berupaya melakukan pembinaan UMKM yang ada di Kota Medan. Disamping itu saya berusaha membantu pemasarannya bersama dinas terkait sehingga diperlukan tempat untuk mempromosikannya. Dengan kehadiran kantor dan galeri ini, saya ingin menjadikannya sebagai pusat promosi produk unggulan UMKM," kata Hj Rita.

Untuk mengembangkan UMKM, khususnya batik Medan dan Songket Deli di Kota Medan, Hj Rita mengaku mengalami banyak tantangan dan kendala, seperti terbatasnya modal, sumber daya manusia pengrajin batik masih sedikit.

Disamping itu masih terbatasnya bahan-bahan yang digunakan, serta masih kurangnya pembinaan yang dilakukan oleh SKPD terkait. Atas dasar itulah Hj. Rita mengharapkan dukungan kepada dinas terkait, terutama membantu permodalan terhadap para pengrajin batik Medan dan songket Deli. Kemudian secara rutin memberikan pelatihan terhadap pengerajin batik Medan. Serta memberikan kesempatan kepada pengerajin untuk mempromosikan batik Medan dan songket Deli melalui acara-acara pameran seperti ina craf, PRSU, Ramadhan Fair maupun pameran lainnya, baik di Kota Medan maupun luar ibukota Provinsi Sumatera Utara.

"Saya mengajak semua, khususnya ibu-ibu agar dapat memakai dan mencintai produk unggulan daerah Kota Medan, terutama Batik Medan dan Songket Deli. Sebab, busana ini dapat dikenakan sebagai busana sehari-hari, pakaian kerja maupun busana pesta. Dengan demikian kita turut membantu memajukan UMKM di Kota Medan," ungkapnya.(BS07)