Minggu, 17 Desember 2017
pilkada beritasumut.com

Budaya Ngopi Indonesia Tertinggal Akibat Kolonialisme

Minggu, 02 April 2017 21:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/BS07
Beritasumut.com-Di dunia internasional, kopi asal Indonesia memang begitu digemari. Tak heran, khususnya di provinsi Sumatera Utara (Sumut), kopi telah menjadi salah satu komoditas kebun primadona petani, selain sawit, karet, kakao, dan juga kelapa.
 
Namun, dalam hal budaya ngopi, kendati Indonesia diakui sebagai negara produsen kopi yang besar, budaya tersebut justru berbanding terbalik. Owner Omerta Koffie, Denny Sitohang mengatakan, budaya ngopi di Indonesia justru jauh tertinggal dari bangsa-bangsa luar.
 
"Diluar negeri, budaya ngopinya jauh lebih maju dari kita. Disini kita ngopi hanya sekedar ngopi, padahal coffee shop di sana memakai kopi milik kita," ungkapnya saat menjadi pembicara tentang edukasi kopi yang di gelar Bank Sumut di standnya, Sabtu (01/04/2017) dalam rangkaian kegiatan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-46.
 
Denny menjelaskan, kondisi ini tak bisa dilepaskan dari faktor historis yang pernah terjadi di tanah air pada era kolonialisme Belanda dulu. Pada tahun 1.600 kopi masuk ke Hindia Belanda (Indonesia), dan Belanda melalui VOC berhasil mengembangkannya sehingga menjadi pengekspor terbesar.
 
Namun, meski Belanda pada saat itu mewajibkan untuk menanamnya, tetapi justru mengharamkam bagi masyarakat untuk meminumnya. "Jadi kalau ada masyarakat yang meminumnya, Belanda akan menjatuhkan hukuman," sebutnya.
 
Akibatnya, masyarakat hanya meminum kopi yang dikutip dari sisa kotoran luwak. Namun pada akhirnya, karena Belanda mengetahui kopi tersebut justru lebih enak, kemudian juga melarangnya.
 
"Karena itulah, kita tidak memiliki budaya ngopi meski kita sebagai penghasil kopi terbesar dan berkualitas. Tidak seperti Turki yang punya budaya, Italia, ataupun Jepang," jelasnya.
 
Karenanya, sambung Denny, edukasi tentang kopi sangat penting untuk dilakukan. Sebab, semakin banyak orang yang paham akan kopi maka daya serapnya akan semakin tinggi, sehingga tidak perlu lagi sampai harus mengekspornya.
 
"Baru sekitar 10 tahun yang lalu kita mulai menjajakinya. Dahulu budaya minum kopi kita hanya yang sachetan, tapi kini sudah bisa mengakses kopi specialty. Jadi selama ini kita nggak ngeh kopi itu berkualitas dan sehat, sehingga kita apriori pada kopi," pungkasnya.
 
Sementara itu, ketua panitia stand Bank Sumut di PRSU sekaligus Corporate Secretary Bank Sumut Erwin Zaini mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mengedukasi pengunjung, apalagi kopi saat ini sudah menjadi trend tersendiri di Sumut.
 
"Jadi kenapa kita tidak menyebarkan informasinya. Apalagi sebagaimana yang diketahui, Provinsi Sumut dikenal banyak memiliki kopi, baik itu kopi robusta maupun kopi arabika," terangnya.
 
Selain itu, lanjut Erwin, dengan edukasi ini pihaknya juga ingin mendorong minat masyarakat khususnya anak muda untuk dapat berwurausaha. Sementara dari segi permodalan, nantinya hal itu bisa difasilitasi oleh Bank Sumut.
 
"Kali ini coaching yang dilakukan pertama kopi dan waktu berikutnya hijab. Selain itu di stand Bank Sumut ini, dari sisi kegiatan nantinya juga akan diadakan inspiring day, stand up comedy, story talent competision hingga lomba mewarnai untuk anak usia dibawah 10 tahun," tandasnya.(BS07)
T#g:budaya ngopicoffe shopKopiWarkop
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Coffee Fest Toba 2017 di Sipincur, Humbang Hasundutan Siap Pamerkan Kopi Khas Petani

    Beritasumut.com-Coffee Fest Toba 2017 akan dilaksanakan pada tanggal 2 dan 3 Desember 2017 di Objek Wisata Taman Sipinsur, Kabupaten Humbang Hasund

  • 4 minggu lalu

    Rapat Fokopimda Sumut, Wagubsu Ajak Perangi Narkoba

    Beritasumut.com-Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Dr Hj Nurhajizah Marpaung SH MHum mengajak Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fokopimda) Sum

  • 2 bulan lalu

    Permintaan Kopi dari Luar Negeri Meningkat, Pemprovsu Dorong Peningkatan Produksi Kopi

    Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H T Erry Nuradi mendapat penghargaan atas komitmen dan dukungan Pemprovsu dalam meningkatkan produk

  • 3 bulan lalu

    Presiden Jokowi Motivasi Pebisnis Kopi Lokal

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang sejumlah pelaku bisnis minum kopi, mulai dari barista hingga pemilik kedai kopi lokal &ldq

  • 4 bulan lalu

    Gubsu Ajak Pengusaha Manfaatkan Tren Tingginya Penikmat Kopi

    Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H T Erry Nuradi terlihat antusias menyicipi aneka jenis kopi saat menghadiri Pesta Kopi Mandiri Fie

  • http://ceritasumut.com/
    Copyright © 2010 - 2017 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.