Danramil Korem 022/PT Laksanakan Samapta Periodik Ulangan

Danramil Korem 022/PT Laksanakan Samapta Periodik Ulangan
Penrem 022/Pantai Timur
Danramil jajaran Korem 022/Pantai Timur melaksanakan tes kesamaptaan ulangan di Lapangan Sepak Bola Makorem 022/PT, Jalan Asahan Km 3,5, Pematang Siantar, Sumatera Utara, Senin (07/01/2013).
Olahraga

Danramil Korem 022/PT Laksanakan Samapta Periodik Ulangan

Danramil Korem 022/PT Laksanakan Samapta Periodik Ulangan
Penrem 022/Pantai Timur
Danramil jajaran Korem 022/Pantai Timur melaksanakan tes kesamaptaan ulangan di Lapangan Sepak Bola Makorem 022/PT, Jalan Asahan Km 3,5, Pematang Siantar, Sumatera Utara, Senin (07/01/2013).
Pematang Siantar, (beritasumut.com) Pembinaan jasmani militer bertujuan membentuk, meningkatkan dan memelihara jasmani baik perorangan maupun satuan, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas pokok.

Hal ini dikatakan Kapenrem 022/Pantai Timut Mayor Caj Drs Prinaldi pada pelaksanaan kegiatan samapta ulang para Danramil jajaran Korem 022/PT di Lapangan Sepak Bola Korem 022/PT, Jalan Asahan Km 3,5, Pematang Siantar, Sumatera Utara, Senin (07/01/2013).

Masih kata Kapenrem 022/PT, kesamaptaan jasmani yang dilaksanakan para Danramil Korem 022/PT merupakan kesamaptaan jasmani pengulangan bagi Danramil yang belum memperoleh nilai standar yaitu nilai 65.

Pembinaan jasmani merupakan dasar yang harus dimiliki oleh setiap prajurit untuk melakukan suatu pekerjaan. Hal ini bisa dilihat dan dibuktikan dengan tes kesamaptaan. 

Kemampuan dan keterampilan para perwira akan teruji bila samaptanya baik, karena jasmani adalah tolak ukur bagi prajurit, dimana dengan jasmani yang prima tugas seberat apapun yang diberikan oleh negara akan mampu diemban. Oleh karena itu pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap dan berlanjut serta selalu dibina.

Lebih lanjut dikatakan Kapenrem 022/PT, pelaksanaan kesemaptaan ini terbagi dalam dua tahap, yakni Samapta A berupa lari 3.200 meter dan Samapta B yakni full up, sit up, push up dan shuttle run (lari angka delapan).  

Bagi Danramil yang belum mampu memperoleh nilai standar, akan mengikuti TC kesamaptaan sampai yang bersangkutan mampu mencapai nilai standar yaitu 65. 

Sebelum pelaksanaan terlebih dahulu dilakukan tes pemeriksaan kesehatan oleh Denkesyah 01.04.01.  Ini dilakukan untuk mengetahui apakah para Danramil bisa mengikutinya atau tidak, disamping itu juga untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, tandas Kapenrem 022/PT Mayor Caj Drs Prinaldi. (BS-001)