Sabtu, 22 Februari 2020
  • Home
  • Ekonomi
  • Saat Batik, Sate dan Kue Lapis Singkong Jadi Primadona di Tanzania

Saat Batik, Sate dan Kue Lapis Singkong Jadi Primadona di Tanzania

Kamis, 05 Juli 2018 22:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-KBRI Dar es Salaam promosikan Indonesia serta membuka peluang kerjasama di bidang perdagangan dan investasi lewat keikutsertaan pada Dar es Salaam International Trade Fair (DITF) ke-42 atau yang biasa dikenal dengan Saba-Saba.
 
Saba saba telah dimulai dari tanggal 28 Juni-13 Juli 2018 di Mwalimu J.K.Nyerere Trade Fair Grounds, Dar es Salaam, Tanzania, dan dibuka secara langsung oleh Perdana Menteri Tanzania, Kassim Majaliwa. Turut hadir Duta Besar RI Dar es Salaam, Ratlan Pardede sebagai tamu undangan dan perwakilan Kbri Dar es Salaam.
 
Ratusan perusahaan maupun organisasi lokal dan internasional dari berbagai negara ambil bagian dalam DITF ke-42. Komoditas yang dipamerkan pun sangat beragam, yaitu antara lain mesin pertanian, garmen, makanan dan minuman, elektronika, otomotif, serta fast moving consumer goods FMCG) lain.
 
Booth Indonesia menampilkan produk dari berbagai perusahaan dan industri Indonesia, termasuk tekstil, makanan ringan, kebutuhan bayi, dan perlengkapan elektronika industri. Sejumlah perusahaan Indonesia yang berpartisipasi dalam baik di booth KBRI Dar es Salaam maupun di booth terpisah yang disewa sendiri untuk menampilkan produk dan membuka peluang penetrasi pasar di Tanzania antara lain: PT Industri Sandang Nusantara, PT LEN Industri, PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Indo Bali Distributors Ltd (salah satudistributor produk Indonesia di Tanzania), PT Mayora Indah Tbk, serta pengusaha Batik Sri Hartatiek dari Surabaya) dan Sarung Farhad Amin Salim dari Pekalongan).
 
Batik merupakan salah satu daya tarik utama booth Indonesia di Dar es Salaam, mengingat penduduk Tanania gemar menggunakan baju yang serupa dengan Batik.Begitu pula sejumlah makanan khas Indonesia.Sejumlah makanan yang disajikan antara lain sate, kue lapis singkong, rendang, semur tempe, bakwan onde-onde, dan pisang goreng.
 
Hingga tanggal 2 Juli 2018, telah berhasil didapatkan 72 tanggapan dari masyarakat Tanzania, di mana 52 di antaranya menyatakan bahwa makanan Indonesia yang disajikan tersebut sangat lezat dan 16 di antaranya menyatakan lezat. Para pengunjung terpukau dengan kue lapis singkong yang disajikan, karena baru mengetahui bahwa singkong yang melimpah di Tanzania dapat diolah sedemikian rupa. Bahkan sejumlah pengunjung awalnya kurang percaya bahwa kue tersebut terbuat dari singkong. 
 
Selain itu para pengunjung juga sangat menyukai sate ayam yang serupa dengan makanan setempat yaitu mishkaki, namun dengan cita rasa berbeda yang mereka sukai.Sejumlah pengunjung bahkan meminta resep makanan Indonesia tersebut serta menyatakan ketertarikannya untuk bekerja sama dengan pengusaha Indonesia dalam membuka restoran.
 
Tanzania merupakan mitra kerja sama ekonomi yang sangat potensial. Berbatasan darat dengan 8 negara serta sebagai negara utama dalam East African Community, total potensi pasar yang dapat diakses mencapai 478 juta orang. KBRI Dar es Salaam mengharapkan agar ke depannya semakin banyak pengusaha Indonesia yang datang dan berpartisipasi di DITF sebagai pameran yang sangat penting untuk memperkenalkan produk di Tanzania, termasuk produsen mesin pertanian.(Rel)
 
T#g:batikDTIFKBRI Dar es SalaamSaba SabaTanzaniasati
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Batik Air Apresiasi 18 Awak Pesawat Penerbangan 'Misi Kemanusiaan' Rute Soekarno-Hatta Tangerang-Wuhan-Batam

    Beritasumut.com-Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group memberikan keterangan resmi terkait penyambutan kedatangan 18 awak pesawat

  • 2 bulan lalu

    Ini Penjelasan Batik Air Terkait Adanya Penumpang Diduga Mabuk

    Beritasumut.com-Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group memberikan klarifikasi sehubungan layanan bernomor ID-6050 dan penanganan

  • 2 bulan lalu

    Menko Maritim Kunjungi dan Berinvestasi ke Tanzania, Garap Proyek Infrastruktur dan Pertambangan

    Beritasumut.com-Indonesia ingin meningkatkan kerja sama termasuk berbagi pengalaman dengan Tanzania untuk meningkatkan value added industri bahan b

  • 3 bulan lalu

    KBRI Dar es Salaam Buka Forum Industri Indonesia-Tanzania

    Beritasumut.com-Dalam rangka memperkuat kerja sama Indonesia dan Tanzania terkait upaya industrialisasi, KBRI Dar es Salaam telah menyelenggarakan

  • 5 bulan lalu

    UNESCO Evaluasi Penetapan Batik Sebagai Warisan Budaya Non Benda

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada seluruh masyarakat mengenai pentingnya mengukuhkan kembali komitmen terhadap bati

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.