Ekonomi

Prudential Indonesia Launching PRUCinta di Medan, Ajak Keluarga Kelola Kesejahteraan Berbasis Syariah

Prudential Indonesia Launching PRUCinta di Medan, Ajak Keluarga Kelola Kesejahteraan Berbasis Syariah
BERITASUMUT.COM/BS02
Beritasumut.com–Berkomitmen memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia dalam mengelola kesejahteraannya, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) kembali meluncurkan asuransi jiwa syariah bernama PRUCinta di Kota Medan, hari ini Senin (09/03/2020).
 
Peluncuran produk PRUCinta dihadiri langsung oleh AVP Sharia Sales & Training Prudential Indonesia - Bondan Margono, serta Head of Product Development of Prudential Indonesia - Himawan Purnama. Dengan menawarkan sejumlah keunggulan seperti santunan meninggal yang lebih optimal, kehadiran PRUCinta menegaskan komitmen kuat Prudential Indonesia selama hampir 25 tahun dalam mendengarkan, memahami dan mewujudkan berbagai kebutuhan perlindungan nasabah dan masyarakat Indonesia, baik yang berbasis konvensional maupun syariah.
 
AVP Sharia Sales & Training Prudential Indonesia, Bondan Margono menjelaskan, “Unit Usaha Syariah Prudential Indonesia telah mengembangkan berbagai macam solusi perlindungan dan terus menjadi pemimpin pasar asuransi jiwa syariah sejak diluncurkan pertama kali pada 2007. Seiring waktu, tren permintaan atas produk keuangan berbasis syariah terus meningkat, oleh karena itu Prudential Indonesia memperluas portofolio perlindungan berbasis syariah untuk semua (sharia for all) dengan menghadirkan PRUCinta," ujarnya di sela peluncuran PRUCinta yang berlokasi di Roemah Kopi Wak Noer, Jalan Uskup Agung No.15, Madras Hulu, Polonia, Medan.
 
Disebutkan Bondan, produk ini adalah bentuk warisan cinta nasabah terhadap orang-orang terkasih karena hanya cinta yang dapat hidup selamanya. "PRUCinta lahir di tengah masih minimnya pemahaman pengelolaan keuangan masyarakat Indonesia, khususnya pada produk-produk asuransi syariah. Asuransi jiwa merupakan instrumen investasi penting untuk mengantisipasi risiko meninggalnya sumber pendapatan utama keluarga yang dapat terjadi kapan saja serta dapat memengaruhi kesejahteraan keluarga," ungkapnya. 
 
Dia menyebut, di tengah berbagai ketidakpastian dan masih rendahnya indeks literasi dan inklusi asuransi syariah, Prudential Indonesia mengembangkan PRUCinta sebagai solusi yang simpel, mudah dipahami, terjangkau, dan sangat relevan untuk melengkapi kebutuhan keluarga akan asuransi tradisional berbasis syariah dengan berbagai manfaat yang menarik. 
 
"Data dari OJK, mayoritas masyarakat Indonesia yang memiliki tujuan keuangan fokus semata-mata untuk memenuhi kebutuhan harian mereka, hanya 1,5% yang mempersiapkan dana darurat (Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2016 oleh Otoritas Jasa Keuangan). Tentunya hal ini sangat berisiko untuk keberlangsungan keluarga karena jika terjadi sesuatu yang mendesak, seperti musibah kehilangan sumber pendapatan utama, maka jangka waktu ketahanan keuangan mereka relatif lemah. Hampir tiga dari empat orang (72,1%) mengakui hanya mampu bertahan kurang dari tiga bulan, bahkan sebagian di antaranya tidak lebih dari satu bulan," papar Bondan.
 
Senada dengannya, Head of Product Development Prudential Indonesia Himawan Purnama memaparkan, berbagai pakar finansial menyarankan bahwa tiap keluarga perlu menyiapkan dana darurat untuk kondisi mendesak dan tak terduga, seperti meninggalnya sumber penghasilan utama. "Dana ini harus dengan mudah dicairkan dan mencakup minimal total pendapatan rumah tangga selama satu tahun," katanya.
 
Maka, lanjutnya, demi melindungi ketahanan keuangan keluarga yang ditinggalkan, PRUCinta memberikan manfaat santunan meninggal dunia dari Dana Tabarru yang lebih optimal selama 20 tahun dengan pembayaran kontribusi selama 10 tahun. "PRUCinta juga menawarkan manfaat jatuh tempo berupa nilai tunai dari Dana Nilai Tunai yang dimaksimalkan setara 100% kontribusi yang telah dibayarkan jika tidak ada klaim selama masa kepesertaan,” sambungnya.
 
Selain itu, imbuhnya, untuk memberikan ketenangan pikiran, PRUCinta juga memberikan manfaat 3x santunan asuransi meninggal akibat kecelakaan, serta 4x santunan asuransi meninggal, dari Dana Tabarru dan sesuai ketentuan Polis. "Jika insiden tersebut terjadi dalam periode enam minggu sejak tanggal 1 Ramadan yang ditetapkan oleh pemerintah,” lanjut Himawan.
 
“Sebagai produk asuransi jiwa dwiguna berbasis syariah pertama di industri, PRUCinta merupakan perwujudan aspirasi kami untuk menjadi kontributor terkemuka di industri ekonomi syariah Indonesia, dan yang tidak kalah penting, menjadikan Indonesia lebih sehat serta menyediakan asuransi jiwa untuk seluruh,” pungkasnya. (BS02)