Rabu, 13 November 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Presiden Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Jangan Gunakan Barang Impor

Presiden Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Jangan Gunakan Barang Impor

Kamis, 07 November 2019 14:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, bahwa pembangunan infrastruktur harus menciptakan lapangan kerja, dan menyerap produk-produk dalam negeri. 
 
“Ini saya ingatkan, jangan sampai pembangunan infrastruktur terlalu banyak menggunakan barang-barang import dan meninggalkan kelas UKM (Usaha Kecil Menengah) kita,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Konstruksi Indonesia 2019, di Indoor Hall B JI-Expo Kemayoran, Rabu (06/11/2019).
 
Kepala Negara meminta agar para pengusaha yang bergerak di bidang konstruksi mengajak mereka (pengusaha UKM, red) bekerja dalam pembangunan ini, juga meningkatkan kualitas penggunanya dan diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat kita. “Saya minta agar produksi dalam negeri betul-betul menjadi perhatian yang serius, agar pembangunan infrastruktur besar-besaran ini mendongkrak industrialisasi dalam negeri. jadi ngefeknya pada pembangunan industrialisasi di dalam negeri kita,” tegas Kepala Negara. 
 
Pemerintah, lanjut Presiden, menyediakan alat berat produksi dalam negeri, kebutuhan baja produk dalam negeri dan berbagai kebutuhan material dan bahan baku lainnya dari dalam negeri. Sehingga sektor konstruksi bisa berkontribusi dalam menurunkan defisit neraca transaksi berjalan dan defisit neraca perdagangan kita. 
 
Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi juga menyampaikan, keberhasilan dalam pembangunan infrastruktur pada akhirnya pasti terkait dengan kesiapan pendanaan. Tidak mungkin semua infrastruktur yang kita mau bangun bergantung pada APBN. Karena itu, harus kreatif financing seperti Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha (KPBU), alu ada PINA (Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah) dan yang lain-lainnya. 
 
Untuk daerah-daerah yang Internal  Rate  of Return (IRR) nya rendah, menurut Presiden, biar pemerintah yang menangani. Karena ini biasanya swasta tidak mau menyentuhnya. “Selalu saya sampaikan, tolong tawarkan berikan prioritas pada swasta dulu, kalau swasta nggak mau, silakan BUMN mengerjakan, terutama yang internal rate of return nya rendah karena ada suntikan payment. Kalau BUMN nggak mau dikerjakan oleh pemerintah,” jelas Presiden. 
 
Presiden mengingatkan juga agar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) jangan ambil semuanya. Berikan ruang bagi swasta termasuk para pengusaha lokal untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur ini. “Ini selalu banyak sekali kontraktor lokal provinsi, kabupaten/kota berkeluh kesah kepada saya, “pak kok semuanya diambil BUMN?”. Saya sudah perintahkan ini, tidak sekali dua kali. Dan saya harapkan 5 tahun ke depan peran swasta, peran kontraktor lokal betul-betul bisa diberikan ruang yang sebesar-besarnya,” tegas Presiden seraya menyampaikan keyakinannya,  dengan semangat kolaboratif kita akan mampu mengejar ketertinggalan pembangunan infrastruktur ini. 
 
Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monarfa, dan Ketua KADIN Rosan Roeslano.(rel)
T#g:BUMNinfrastrukturlapangan kerja
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Plt Walikota Medan Minta Dukungan Anggota DPD RI Normalisasi Sungai dan Bangun Fly Over

    Beritasumut.com-Plt Walikota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi menghadiri acara ibadah syukur atas pelantikan Pdt DR Willem TP Simarmata MA menjadi a

  • 3 minggu lalu

    Gubernur Paparkan Rencana Pembangunan Sejumlah Proyek Infrastruktur Sumut

    Beritasumut.com–Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memaparkan rencana pembangunan sejumlah proyek infrastruktur dan fasilitas umum

  • satu bulan lalu

    Lanjutkan Pembangunan Tol Sumatera, Pemerintah Suntik Hutama Karya Rp10,5 Triliun

    Beritasumut.com-Dengan pertimbangan untuk memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha Perusahaan Perseroan (Persero) PT Hutama

  • 2 bulan lalu

    Perluas Jaringan Trading dan Distribusi, PT Rajawali Nusindo Buka Cabang di Pematang Siantar

    Beritasumut.com-Guna memperluas jaringan perdagangan dan distribusi, PT Rajawali Nusindo, sebagai Anak Perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (

  • 2 bulan lalu

    Sejak 2016, Pemerintah Rampungkan 81 Proyek Strategis Nasional Dengan Investasi Rp 390 Triliun

    Beritasumut.com-Terhitung sejak tahun 2016 hingga Agustus 2019, pemerintah telah merampungkan 81 Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai inves

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.