Ekonomi

Presiden Bersyukur Ekonomi Bisa Tumbuh 5,04 Persen


Presiden Bersyukur Ekonomi Bisa Tumbuh 5,04 Persen
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa syukurnya pertumbuhan ekonomi sampai dengan triwulan III tahun 2016 sebagaimana dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (07/11/2016), telah tumbuh sebesar 5,04 persen, karena semula diperkirakan kurang dari 5 persen.

“Perkiraan kita di bawah 5, sedikit ternyata alhamdulillah bisa di atas 5 sedikit,” kata Presiden Jokowi menjawab wartawan usai menghadiri apel prajurit TNI, di Mabes TNI AD di Jalan Veteran, Jakarta Pusat, seperti dilansir setkab.go.id.

Presiden meyakini, pada triwulan keempat tahun 2016 pertumbuhan ekonomi akan lebih tinggi lagi mengingat biasanya di triwulan keempat itu penggunaan anggaran  mulai besar-besaran .

“Ya kita harapkan dengan triger dari realisasi pembayaran, realisasi penggunan anggaran itu akan bisa sedikit naik. Tapi kita harus tahu juga bahwa global ekonomi ekonomi dunia pada posisi yang terus-menerus turun. Itu yang harus dicatat,” tutur Presiden.

Sebelumnya, Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers di Jakarta, menyampaikan, bahwa perekonomian Indonesia yang diukur berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2016 mencapai Rp3.216,8 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp2.428,7 triliun.

“Ekonomi Indonesia triwulan III-2016 terhadap triwulan III-2015 (y-on-y) tumbuh 5,02 persen, melambat dibanding triwulan II-2016 yang tumbuh 5,19 persen,” kata Suhariyanto.

Dari sisi produksi, menurut Suhariyanto, pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha, dimana pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 9,20 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT sebesar 6,65 persen diikuti oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga dan Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto.

Dengan pertumbuhan pada triwulan III-2016 itu, menurut Kepala BPS, ekonomi Indonesia sampai dengan triwulan III-2016 (c-to-c) tumbuh 5,04 persen.(BS01)


Tag:inflasiperekonomianpertumbuhan ekonomi