Rabu, 20 November 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Polri dan GAPKI Teken MoU Sistem Pengamanan Perkebunan Kelapa Sawit

Polri dan GAPKI Teken MoU Sistem Pengamanan Perkebunan Kelapa Sawit

Selasa, 07 November 2017 12:14:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Kabaharkam Polri, Komjen Pol Drs Putut Eko Bayuseno SH, menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Polri dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), bertempat di Hotel Dharmawangsa Jakarta Selatan, Selasa (07/11/2017).
 
MoU tersebut mengatur tentang Sistem Peningkatan Keamanan dan Penegakan Hukum di Lingkungan Kerja Perusahaan Perkebunan Anggota Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia.
 
Komjen Pol Putut Eko Bayuseno menekankan, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan langkah awal dari kerja sama yang akan dilakukan ke depan, yang nantinya akan ditindaklanjuti dengan suatu pedoman kerja yang tegas.
 
“Kemudian kita sosialisasikan ke Polda-polda. Karena MoU ini tidak akan ada artinya kalau Polda-polda tidak tahu. Nanti kita lakukan bersama-sama. Mungkin dimulai dari Polda-polda yang banyak kebun kelapa sawitnya, seperti di Sumatera dan juga Kalimantan,” kata Komjen Pol Putut Eko Bayuseno.
 
Selain itu, Kabaharkam menjelaskan, dalam rangka mendorong keberhasilan usaha di sektor perkebunan kelapa sawit, Polri yang mempunyai jaringan sangat besar mulai tingkat pusat sampai tingkat desa, akan mengedepankan upaya pencegahan, dimana ujung tombaknya adalah personel Bhabinkamtibmas.
 
“Kelapa sawit merupakan salah satu pemasok devisa terbesar di negara kita ini. Oleh karena itu, sebagai aparat keamanan, kami wajib melindungi keberhasilan usaha kelapa sawit,” tegasnya.
 
Komjen Pol Putut Eko Bayuseno menilai, penandatanganan MoU ini sudah tepat sebagai langkah awal mencari solusi bersama menanggulangi persoalan yang dapat menghambat keberhasilan usaha perkebunan kelapa sawit.
 
Sementara terkait permasalahan pencurian buah segar oleh masyarakat sekitar yang sering dikeluhkan pengusaha kelapa sawit, Komjen Pol Putut Eko Bayuseno melihat salah satu penyebabnya adalah karena pengaruh narkoba.
 
“Sudah sejauh ini narkoba menyerang masyarakat kita. Selain itu, hukum kita belum mengatur tentang pencurian kelapa sawit ini sehingga tidak membuat jera pelaku pencurian,” ungkapnya.
 
Penyebab lain, lanjut Komjen Pol Putut Eko Bayuseno, mungkin juga karena masyarakat sekitar tidak punya pekerjaan lain.
 
Untuk itu, Kabaharkam mendorong penggunaan Dana Desa yang telah dikucurkan Pemerintah untuk menciptakan program-program padat karya. Sehingga dapat dijadikan solusi untuk mengurangi pengangguran.
 
“Mungkin juga GAPKI memberikan terobosan-terobosan positif untuk memerikan masyarakat pekerjaan,” imbau Komjen Pol Putut Eko Bayuseno, seperti dilansir tribratanews.com.
 
Turut hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Ketua Umum GAPKI, Pierre Togar Sitanggang, Pengurus GAPKI Pusat dan Cabang, serta Pejabat Utama Baharkam Polri, di antaranya Dir Pam Obvit Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Drs Ahmad Lumumba dan Karobinopsnal Baharkam Polri Brigjen Pol Drs Edy S Tambunan MSi.(BS01)
T#g:GapkiPengamanan Perkebunan SawitPerkebunansawit
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 31 menit lalu

    Dongkrak Harga Sawit, Menko Perekonomian Ajak Malaysia Implementasikan Program Mandatori B30

    Beritasumut.com-Usai menghadiri The 2nd Ministeral Meeting of Palm Oil Producting Countries, delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Menteri Koordina

  • 2 minggu lalu

    Setuju Soal Sawit, India Minta Indonesia Beli Beras dan Gula Produknya

    Beritasumut.com-Pemerintah India menyetujui persyaratan yang diminta Indonesia terkait ekspor kepala sawit agar tidak ada perbedaan dengan Malaysia

  • 4 minggu lalu

    Kantor Bupati Batubara Akan Dibangun di Lahan PT Scofindo Lima Puluh

    Beritasumut.com-Pada tahun 2020 akan realisasikan lahan lokasi kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara di lahan HGU Perkebunan PT Scofindo Li

  • 2 bulan lalu

    Dinas Pertanian Kabupaten Tapteng Gelar Evaluasi Pembinaan Penilaian Usaha Perkebunan Kelapa Sawit

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) melalui Dinas Pertanian menggelar Evaluasi Pembinaan Penilaian Usaha Perkebun

  • 3 bulan lalu

    Empat Prioritas Kegiatan Disepakati di Rencana Aksi Kelapa Sawit Berkelanjutan Provinsi Sumut

    Beritasumut.com–Sebanyak 35 orang yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Utara, sektor swasta dan lembaga non-

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.