Kamis, 14 November 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Pergerakan Jadi 100 Pesawat/Jam, Runway 3 Bandara Soetta Ditargetkan Beroperasi November

Pergerakan Jadi 100 Pesawat/Jam, Runway 3 Bandara Soetta Ditargetkan Beroperasi November

Senin, 09 September 2019 15:01:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Kementerian Perhubungan menargetkan landasan pacu atau Rrunway 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta), Cengkareng, Jakarta, sepanjang 3000 meter sudah bisa beroperasi pada November 2019 mendatang.
 
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan, bahwa sudah satu bulan ini Runway 3 beroperasi dan berlangsung baik. Meskipun untuk runway ntuk 2500 x 45 meter, dan terbatas untuk pesawat Citilink dengan kualifikasi Boeing 737 dan Airbus.
 
Nanti pada bulan November, panjang Runway 3 menjadi 3000×60 meter bisa dilaksanakan, semua pesawat bisa mendarat dan take off di situ,” kata Budi saat mengunjungi Jakarta Air Traffic Service Center di Bandara Soekarno Hatta untuk melihat proses take off dan landing pesawat di Runway 3, Bandara Soetta, Minggu (08/09/2019).
 
Jika nanti Runway 3 Bandara Soetta ini bisa beroperasi penuh, menurut Menhub, pergerakan pesawat yang tadinya hanya 75 pesawat per jam saat ini telah dapat meningkat kapasitasnya menjadi 81 pesawat per jam. Pergerakan ini akan dapat bertambah jumlahnya menjadi 100 pesawat per jam pada saat Runway 3 sudah memiliki panjang 3000 m.
 
“Waktu saya saat masih menjadi Dirut PT AP II Soekarno Hatta pergerakannya 75, sekarang menjadi 81 setiap satu jam. Kalau nanti Runway 3 beroperasi dengan panjang 3000 m, take off landing kurang lebih bisa menjadi 100 per jam,” jelas Menhub.
 
Pembangunan Runway 3 yang merupakan arahan dari Presiden RI Joko Widodo ini, lanjut Menhub, jufa dapat melakukan penghematan hingga mencapai Rp 75 juta dihitung dari jumlah bahan bakar.
 
Hemat Rp75 Juta
 
Senada dengan Menhub, Direktur Utama PT Angkasa Pura II M. Awaluddin menjelaskan, bahwa dari simulasi yang dilakukan oleh maskapai pada Agustus lalu, pembakaran bahan bakar pesawat dapat ditekan hingga 1300 pounds atau Rp 70-75 juta jika dikalkulasi dalam rupiah karena pesawat tidak perlu menunggu lebih lama untuk mencapai apron setelah landing.
 
“Simulasi dari teman-teman maskapai saat 15 agustus, terjadi penghematan bahan bakar maskapai karena tak perlu holding. Setelah landing, langsung dilakukan routing ke parking stand dengan lebih cepat. Fuel burn juga bisa diminimalkan sebesar 1300 pounds atau jika dikalkulasi mencapai Rp70-75 juta. Jadi kemampuan kita saat taxi hingga take off landing lebih bervariasi,” pungkas Awaluddin.(rel)
T#g:akses bandarabandaraPesawatrunway bandara SoettaTransportasi Udara
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Upacara HUT ke-74 TNI, Pesawat Tanpa Awak Mengudara di Angkasa

    Beritasumut.com-Di Hari Ulang Tahunnya yang ke-74, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menampilkan pesawat terbang tanpa awak CH-4 di depan Presiden R

  • 2 bulan lalu

    Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Diharapkan Beroperasi Tahun 2024

    Beritasumut.com-Pemerintah Indonesia dan Jepang sepakat untuk menandatangani kelanjutan Proyek Peningkatan Kecepatan Kereta Api (KA) Jakarta &ndash

  • 2 bulan lalu

    Terkait Adanya Data Penumpang Pesawat yang Disalahgunakan Pihak yang Tak Bertanggungjawab, Ini Langkah Malindo Air

    Beritasumut.com-Malindo Air (kode penerbangan OD) member of Lion Air Group secara resmi memberikan keterangan mengenai perkembangan berita tentang

  • 2 bulan lalu

    FH Anggota DPRD Padang Sidempuan Kedapatan Bawa Bong Sabu di Bandara Kualanamu

    Beritasumut.com-Seorang anggota DPRD Padang Sidimpuan berinisial FH (23) kedapatan membawa bong (alat hisap sabu) saat hendak berangkat dari Bandar

  • 2 bulan lalu

    Selesai Akhir 2021, Pemerintah Pastikan Bandara di Kediri Mulai Dibangun Awal 2020

    Beritasumut.com-Pemerintah merencanakan akan memulai pembangunan bandar udara (bandara) di Kabupaten Kediri, Jawa Timur pada awal tahun 2020, dan d

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.