Senin, 23 September 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Pemerintah Indonesia Jalin Kerjasama dengan Jepang, Tingkatkan Investasi di Sektor Industri

Pemerintah Indonesia Jalin Kerjasama dengan Jepang, Tingkatkan Investasi di Sektor Industri

Rabu, 29 Mei 2019 15:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kerjasama bilateral dengan negara Jepang di bidang ekonomi, termasuk peningkatan investasi sektor industri. Guna membuka peluang sinergi kedua negara ini, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto melakukan kunjungan kerja ke Negeri Sakura selama empat hari pada tanggal 28-31 Mei 2019.
 
“Dalam upaya meningkatkan daya saing manufaktur nasional di era industri 4.0, pemerintah perlu melakukan langkah-langkah strategis melalui penguatan kerja sama. Salah satunya dengan Jepang sebagai mitra strategis, yang selama ini hubungan perdagangan kedua negara terus mengalami peningkatan,” kata Menperin Airlangga Hartarto di Jakarta, Selasa (27/05/2019) malam.
 
Adapun rangkaian kegiatan Menperin di Jepang, antara lain bertemu dengan sejumlah direksi dari perusahaan besar seperti Sojitz Corporation, Nippon Steel dan Fujitrans. Selain itu, dijadwalkan pula pertemuan dengan asosiasi usaha, Keidanren. “Kami akan mendorong pengembangan industri kimia. Hal ini akan dibahas pada pertemuan kami dengan direksi Sojitz Corporation,” terangnya.
 
Beberapa waktu lalu, Sojitz Corporation telah menyatakan minatnya untuk membangun pabrik methanol kedua di Indonesia. Sojitz Group yang memiliki sekitar 400 anak perusahaan dan afiliasi, baik yang berlokasi di Jepang maupun di seluruh dunia, mengembangkan operasinya secara luas sebagai perusahaan dagang di banyak negara dan wilayah. Mereka berinvestasi di beragam sektor seperti otomotif, sumber daya energi dan mineral, bahan kimia, bahan baku pangan, agrikultur, hasil hutan, barang konsumsi, serta kawasan industri. “Kami akan bertemu juga dengan federasi bisnis Jepang, Keindanren yang merupakan organisasi ekonomi yang komprehensif dengan keanggotaan terdiri dari 1.376 perusahaan perwakilan Jepang, 109 asosiasi industri nasional dan 47 organisasi ekonomi regional,” tutur Airlangga.
 
Menurutnya, peningkatan investasi sangat penting untuk mendongkrak kemampuan manufaktur nasional agar lebih berdaya saing global. Investasi Jepang di Indonesia merupakan yang terbesar kedua pada tahun 2017. Peningkatan investasi sepanjang periode 2013 hingga 2017 melonjak pesat, dari sebelumnya 1.438 perusahaan menjadi 1.911 perusahaan. Selanjutnya, dalam upaya menguatkan sektor industri baja nasional, Menperin bertemu dengan jajaran direksi Nippon Steel. “Industri baja merupakan sektor hulu atau disebut juga mother of industries karena berperan penting untuk memasok kebutuhan bahan baku dalam mendukung proyek infrastruktur dan menopang kegiatan sektor industri lainnya,” ujar Airlangga.
 
Hal tersebut sejalan dengan upaya Kementerian Perindustrian yang sedang fokus mengakselerasi pembangunan klaster industri baja di Cilegon, Banten yang ditargetkan bisa memproduksi hingga 10 juta ton baja pada tahun 2025. Selain itu, Kemenperin juga mempercepat pembangunan klaster industri baja di Batulicin, Kalimantan Selatan dan Morowali, Sulawesi Tengah. Di samping itu, Menperin akan melakukan pertemuan dengan jajaran direksi Fujitrans Corporation, yang merupakan perusahan penyedia layanan logistik kepada pelanggan di Jepang dan internasional. 
 
Perusahaan ini menawarkan layanan di bidang bongkar muat, pergudangan, bea cukai, pengiriman domestik, transportasi laut, agen asuransi terhadap kerugian, penanganan pengiriman, pengemasan dan lainnya. Perusahaan ini juga mengoperasikan kapal yang dimiliki atau disewa perusahaan yang menawarkan transportasi laut untuk berbagai kargo di seluruh Jepang. (BS06)
T#g:Investasi IndustriKemenperin RIKerjasama JepangPemerintah Indonesia
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 5 bulan lalu

    Ini Tiga Pesan Presiden Jokowi Kepada Jajarannya Menjelang Persiapan Ramadan

    Beritasumut.com-Presiden RI Ir H Joko Widodo meminta jajarannya untuk memastikan tiga hal menjelang bulan Ramadan 2019 dan Hari Raya Idul Fitri. Ha

  • 5 bulan lalu

    AMMDes Pacu Produktivitas Masyarakat Desa, Siap Ekspor ke 49 Negara

    Beritasumut.com-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI secara konsisten dan berkelanjutan terus mendorong pemanfaatan dan pengembangan Alat Meka

  • 6 bulan lalu

    Taufik Bawezier: Produk Pelumas Dalam dan Luar Negeri Harus Diregister SNI

    Beritasumut.com-Direktur Industri Kimia Hilir, Ditjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI Taufik Bawazier

  • 2 tahun lalu

    Abdul Kharis Almasyhari Dukung Sikap Pemerintah Indonesia Terkait Qatar

    Beritasumut.com-Ketua Komisi 1 DPR RI Fraksi PKS, Abdul Kharis Almasyhari mendukung penuh sikap Kementerian Luar Negeri RI agar mendorong sejumlah

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.