Selasa, 25 Juni 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Pasar Masih Potensial, Kemenperin Fokus Tumbuhkan Industri Kacamata

Pasar Masih Potensial, Kemenperin Fokus Tumbuhkan Industri Kacamata

Minggu, 19 Mei 2019 06:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong tumbuhnya industri kacamata di dalam negeri melalui peningkatan investasi. Di samping itu juga memacu pengembangan produktivitas dan kualitasnya sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik hingga ekspor.
 
“Potensi industri kacamata di Indonesia masih sangat besar. Oleh karena itu, pemerintah berupaya mendorong sektor ini agar lebih bisa tumbuh dan berkembang lagi,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Gati Wibawaningsih dilansir dari laman kemenperin, Minggu (19/05/2019).
 
Gati menyatakan, pihaknya bakal fokus menggenjot investasi dan ekspansi di sektor industri kacamata sehingga dapat memberikan efek berantai yang luas bagi perekonomian nasional. Dampak positif itu antara lain penerimaan negara dan penyerapan tenaga kerja.“Apalagi, kacamata produksi dalam negeri sudah memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan produk impor. Untuk itu, kami juga akan mendorong perluasan pasarnya terutama ekspor. Selain itu, dengan adanya investasi baru, juga akan mensubstitusi produk impor,” paparnya.
 
Beberapa waktu lalu, Dirjen IKMA beserta jajaran mengunjungi satu-satunya produsen kacamata yang terintegrasi di dalam negeri, yakni PT Atalla Indonesia. Pabrik yang berlokasi di Tangerang, Banten ini memiliki kapasitas produksi sebesar 4.500 lusin kacamata per hari dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 600 orang karyawan.“Kunjungan kerja tersebut kami lakukan sebagai agenda rutin untuk mengetahui kondisi langsung di lapangan khususnya sektor industri kacamata yang kini pembinaannya ada di bawah Ditjen IKMA, setelah terbitnya Permenperin No. 35 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perindustrian,” ungkap Gati.
 
PT. Atalla Indonesia adalah salah satu perusahaan yang sudah memanfaatkan fasilitas Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) guna meningkatkan produktivitas dan daya saing di kancah global. BMDTP merupakan insentif fiskal yang diberikan kepada sektor industri tertentu, berupa subsidi bea masuk oleh pemerintah atas bahan baku produksi yang diimpor oleh suatu perusahaan. 
 
Gati menambahkan, pihaknya juga akan berupaya memberlakukan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk kacamata yang beredar di pasar domestik. Penerapan SNI ini guna melindungi industri dan konsumen di dalam negeri.“Kami akan membuat SNI, nantinya produsen masuk ke dalam tim teknis, sehingga bisa memberi masukan. Jangan sampai standarnya tidak bisa dipenuhi industri dalam negeri. Kalau ada SNI, produk impor yang tidak sesuai standar tidak bisa masuk,” tegasnya. 
 
Implementasi SNI untuk kacamata ini akan dibuat untuk mencakup produk kacamata berbahan plastik maupun logam.Rencana pembuatan SNI ini disambut positif oleh pelaku usaha, yakni Direktur PT Atalla Indonesia Wenjoko Sidharta, yang mengaku tidak keberatan atas pemberlakuan SNI. “Produk kacamata untuk barrier impor melalui SNI itu oke,” ungkapnya.
 
Wenjoko juga menyambut baik upaya pemerintah untuk menumbuhkan produsen kacamata di Indonesia. “Dengan maraknya industri kacamata ini, bahan baku kacamata pun pasti akan diupayakan dibuat dari Indonesia, sehingga kami tidak perlu mengimpor bahan baku dan komponen lainnya,” tuturnya.
 
Selain itu, menurut Wenjoko, potensi pasar industri kacamata di Indonesia masih sangat besar. Hal ini karena 50% penduduk Indonesia telah menggunakan kacamata. Setahun sekali, mereka ada yang mengganti kacamatanya. “Masyarakat Indonesia juga memiliki 2-3 kacamata. Tren penggunaan kacamata ini marak terjadi setelah teknologi sudah menjadi kebutuhan manusia,” ungkapnya.(BS09)
 
T#g:industriKaca MataKemenperinPasar
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Industri Daur Ulang Jadikan Limbah Plastik Punya Nilai Tambah

    Beritasumut.com-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan nilai tambah terhadap limbah plastik dan kertas melalui peran in

  • 2 minggu lalu

    Presiden Jokowi Berharap Pasar SukowatiJadi Pasar Rakyat Modern

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengunjungi Pa

  • 2 minggu lalu

    Perluasan Akses Pasar Marelan, Pembebasan Lahan Rampung

    Beritasumut.com-Pemerintah Kota (Pemko) Medan memastikan pembebasan lahan untuk akses perluasan jalan menuju Pasar Marelan sudah rampung.  

  • 4 minggu lalu

    Pemerintah Indonesia Jalin Kerjasama dengan Jepang, Tingkatkan Investasi di Sektor Industri

    Beritasumut.com-Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kerjasama bilateral dengan negara Jepang di bidang ekonomi, termasuk peningkatan i

  • 4 minggu lalu

    Jelang Lebaran, Pasar Petisah Mulai Diserbu Pembeli

    Beritasumut.com-Masyarakat mulai 'menyerbu' Pasar Petisah jelang beberapa hari lagi lebaran. Sebagian besar dari mereka ingin membeli pakai

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.