Jumat, 22 November 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Menko Perekonomian: Jangan Sensitif Dengan Isu Penarikan Uang

Menko Perekonomian: Jangan Sensitif Dengan Isu Penarikan Uang

Sabtu, 19 November 2016 17:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menegaskan, bahwa kondisi ekonomi di Indonesia stabil dan kuat. Ini terlihat mulai dari pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5 persen saat negara-negara lain di bawah 5 persen.

Atas dasar kondisi tersebut Menko Perekonomian Darmin Nasution meminta masyarakat agar jangan terlalu sensitif terhadap isu penarikan uang atau rush dari perbankan nasional.

“Begini, jangan terlalu sensitif terhadap isu-isu semacam ini, ya. Tidak ada alasan untuk terjadi rush,” kata Darmin kepada wartawan usai menghadiri acara Peluncuran Strategi Nasional Keuangan Inklusif, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/11/2016).

Menko Perekonomian menilai, normal saja kalau ada yang menghembus isu rush dalam situasi begini. Namun ia menegaskan, ekonomi Indonesia berjalan dengan baik.

“Bank Indonesia tetap siap siaga menghadapi situasi. OJK menjaga pasar modal, menjaga lembaga-lembaga keuangan, perbankan, asuransi, dan sebagainya. Pemerintah menjaga sektor riil-nya,” tegas Darmin, seperti dilansir setkab.go.id.

Kalau ada isu semacam itu dianggap Menko Perekonomian hal yang biasa. “Ini kan di Amerika sana sedang ada perubahan-perubahan bermacam-macam, itupun sudah mulai dikembang-kembangkan kan, ada tembok, ada apa, ya kan. Apa iya? Jangan terlalu terburu-buru terpengaruh ya,” ujarnya.

Yang paling penting dari semuanya, menurut Menko Perekonomian, perekonomian Indonesia harus dijaga bersama. Sehingga kalau pun ada goncangan Indonesia akan bisa bertahan.

“Kita sudah tunjukkan selama ini, kita bertahan bukan hanya bertahan. Dalam situasi ekonomi dunia melambat ekonomi kita masih tetap bisa meningkat pertumbuhannya, bukan cuma bisa bertahan,” jelas Darmin.

Jadi isu itu tidak benar? “Saya tidak bilang, itu lebih banyak isu, gitu ya,” tegas Darmin.(BS01)

T#g:devisakursperekonomianpertumbuhan ekonomi
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Triwulan III Tahun 2019, Ekonomi Nasional Tumbuh 5,02 Persen

    Beritasumut.com-Stabilitas ekonomi Indonesia masih tetap terjaga di tengah prospek perlambatan pertumbuhan perekonomian global. Di saat ekonomi glo

  • 2 minggu lalu

    Setara dengan Pembiayaan Impor 7,4 Bulan, BI: Cadangan Devisa Akhir Oktober 2019 Meningkat

    Beritasumut.com-Bank Indonesia (BI) menginformasikan, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2019 tercatat sebesar 126,7 miliar dollar

  • 4 minggu lalu

    Pemko Medan Sambut Baik Pemetaan dan Fasilitasi Pendirian Badan Hukum Pelaku Ekonomi Kreatif oleh Bekraf

    Beritasumut.com-Pemko Medan menyambut baik langkah Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memfasilitasi Pendirian Badan Hukum sekaligus melakukan pemetaan

  • satu bulan lalu

    Untuk Kedua Kalinya Deli Serdang Terima Penghargaan Natamukti

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten Deli Serdang di bawah kepemimpinan Bupati H Ashari Tambunan dan Wakil Bupati HMA Yusuf Siregar tuai prestasi,

  • 2 bulan lalu

    Walikota Medan Ajak Manfaatkan Revolusi Industri 4.0 untuk Majukan Perekonomian

    Beritasumut.com-Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH mengungkapkan perekonomian di Indonesia, termasuk Kota Medan saat ini kurang membaik ak

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.