Rabu, 23 Oktober 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Lima Penyebab Ketimpangan Ekonomi Antar Daerah

Lima Penyebab Ketimpangan Ekonomi Antar Daerah

Kamis, 23 Februari 2017 10:42:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly menjelaskan terdapat 5 (lima) hal penyebab ketimpangan ekonomi antar daerah. Ketimpangan tersebut, khususnya, menyangkut persoalan ekonomi masyarakat bawah. 
 
“Faktor-faktor ekonomi yang menyebabkan daerah satu berbeda tingkat kekayaannya adalah pertama, soal adanya sumber daya alam. Kedua, kondisi demografis. Ketiga, kurangnya lancar logistik dan jasa. Keempat, Konsentrasi kegiatan ekonomi antar daerah. Kelima, Alokasi investasi,” jelas Junaidi saat FGD “Indonesia Darurat Ketimpangan Ekonomi” di Ruang Pleno Fraksi PKS DPR RI, Rabu (22/02/2017).
 
Dari kelima faktor tersebut, dua faktor yang sudah menjadi bawaan (endowment), yaitu kondisi demografis dan sumber daya alam. Sehingga, hal ini memicu beberapa daerah memiliki tingkat ekonomi tinggi yang timpang.
 
“Di sinilah seharusnya peran pemerintah untuk bisa lebih riil mengatasi persoalan ketimpangan antar daerah, khususnya pemerataan bagi hasil ke daerah lain dengan diatur oleh pemerintah pusat,” jelas wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Lampung II ini.
 
Dijelaskan Junaidi, tingkat kemiskinan resmi Bulan Maret 2016 turun sebesar 0,4 poin persen (yoy) menjadi 10,9 persen. Menurut Junaidi, hal itu adalah penurunan terbesar dalam 3 tahun terakhir, setelah angkat kemiskinan hampir tetap antara tahun 2013 hingga 2015.
 
“Namun demikian, penurunan ini masih lebih rendah dibandingkan dengan tingkat pengentasan kemiskinan yang dicapai antara tahun 2007 dan 2011, yang rata-tata sebesar 1,05 persen per tahun,” jelas Junaidi.(rel)
 
  
T#g:devisaperekonomian pertumbuhan ekonomi
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 9 bulan lalu

    PP Nomor 1 Tahun 2019, Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam Wajib Masuk Sistem Keuangan Indonesia

    Beritasumut.com-Dengan pertimbangan dalam rangka menjaga kesinambungan pembangunan serta peningkatan dan ketahanan ekonomi nasional, pemerintah mem

  • 2 tahun lalu

    Cadangan Devisa Indonesia Akhir Mei Lampaui Rekor Tertinggi

    Beritasumut.com-Bank Indonesia (BI) mengumumkan, bahwa posisi cadangan devisa Indonesia akhir Mei 2017 tercatat 124,95 miliar dollar AS, lebih ting

  • 3 tahun lalu

    Presiden Jokowi: Uang Kita Yang Disimpan di Luar Negeri Rp 11.000 Triliun

    Beritasumut.com-Di saat semua negara berebut uang masuk capital inflow dalam menghadapi tekanan ekonomi global, ternyata  uang kita yang berad

  • 3 tahun lalu

    Presiden Jokowi: Tidak Ada Hal Yang Menyebabkan Kita Pesimis

    Beritasumut.com-Jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang masih pada posisi belum normal,  pertumbuhan ekonomi Indonesia  pada tri

  • 3 tahun lalu

    Menko Perekonomian: Jangan Sensitif Dengan Isu Penarikan Uang

    Beritasumut.com-Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menegaskan, bahwa kondisi ekonomi di Indonesia stabil dan kuat. Ini terlihat mulai d

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.