Jumat, 06 Desember 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Kejar Target EODB, BKPM Gelar Rapat Koordinasi Lintas Kementerian

Kejar Target EODB, BKPM Gelar Rapat Koordinasi Lintas Kementerian

Rabu, 04 Desember 2019 13:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2019 mengenai Percepatan Kemudahan Berusaha, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggelar rapat koordinasi dengan topik pembahasan Rencana Aksi Perbaikan Kemudahan Berusaha 2021.
 
Plt Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal, Yuliot mengatakan bahwa Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menanggapi instruksi Presiden Jokowi dengan sangat serius. Dalam rapat koordinasi akan dibahas hal-hal seputar investasi, terutama Ease of Doing Business (EODB) yang memiliki dampak pada meningkatnya peran investor dalam negeri dan perbaikan iklim investasi di Indonesia.
 
"Rapat koordinasi ini membahas agenda-agenda seputar investasi menanggapi dari instruksi Presiden kemarin, terutama yang akan menjadi salah satu topik penting dalam rakor ini adalah pembahasan untuk perbaikan kemudahan berusaha atau Ease of Doing Busniess (EODB)," ujar Yuliot di sela rapat koordinasi bersama kementerian Lembaga yang dikawal oleh Sekretariat Negara bertempat di Four Season, Jakarta Selatan, Selasa (03/12/2019).
 
Koordinasi perbaikan kemudahan berusaha atau EODB pada 11 indikator menjadi penting dikarenakan peringkat EODB Indonesia tahun 2019-2020 masih berada di peringkat 73. Faktanya, dari 190 negara yang disurvey EODB 2020, 115 negara telah melakukan perbaikan.   Fakta tersebut membuat penerintah semakin bersemangat untuk mempercepat pergerakan mereka dalam usaha menaikkan peringkat dan kualitas EODB Indonesia.
 
"Peringkat EODB 2020 Indonesia masih berada di posisi 73, sama seperti tahun 2019. Lebih rendah dari Vietnam di posisi 70, Malaysia di posisi 12, dan Singapura di posisi 2. Tugas kita masih panjang dan tentu tidak mudah, oleh karena itu BKPM akan menjawab arahan Presiden dengan bekerja cepat, tepat, dan menargetkan KPI yang jelas," tambahnya.
 
Sekretaris Utama BKPM RI, Andi Maulana menyebutkan bahwa rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh sejumlah Kementerian/Lembaga seperti Mahkamah Agung, Kementerian Hukum dan Ham, Ditjen Pajak serta Ditjen Bea Cukai - Kemenkeu, Kementerian ATR/ BPN, Otoritas Jasa Keuangan, Dirjen Cipta Karya-Kementerian Pekerjaan Umum, dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perdagangan, dan Pelindo II dan III sebagai stakeholder dari indikator-indikator yang menjadi bahasan dalam rapat ini.
 
"Dengan ini kami dari BKPM berharap dapat membuat rancangan rencana yang komperhensif dan matang, sehingga kami dapat mengakselerasi kinerja BKPM untuk mewujudkan Indonesia yang mudah untuk berusaha," tutup Andi.(rel)
T#g:BKPMEODBtarget EODB
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 9 bulan lalu

    Lampaui Target, Kepala BKPM: Tren Investasi 2015-2018 Tumbuh Positif

    Beritasumut.com-Realisasi Investasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat tren pertumbuhan realisasi investasi selama empat tahun terakh

  • 2 tahun lalu

    BKPM: Realisasi Investasi PMDN dan PMA Tahun 2017 Lampaui Target

    Beritasumut.com-Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mempublikasikan data realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman

  • 2 tahun lalu

    Rating EODB Melonjak ke-72, Perwakilan Bank Dunia: Indonesia Lakukan 7 Reformasi

    Beritasumut.com-Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia, Rodrigo A Chaves, membuka rahasia keberhasilan Indonesia menaikkan peringkat kemudahan b

  • 3 tahun lalu

    Safari Ramadan di Asahan, Wakil Gubernur Minta Pemda Dukung Investasi

    Beritasumut.com-Menghadiri kegiatan safari Ramadan di Asahan, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Nurhajizah Marpaung berharap pemerintah d

  • 3 tahun lalu

    33 Persen Pertumbuhan Ekonomi Ditopang Investasi

    Beritasumut.com-Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal (BKPM) RI Ir MM Azhar Lubis MSi mengatakan pertumbuhan ekonomi ditopang oleh

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.