Sabtu, 21 September 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Kapolres Tobasa Ajak Masyarakat Beternak Ayam Organik

Kapolres Tobasa Ajak Masyarakat Beternak Ayam Organik

Selasa, 04 Oktober 2016 06:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beternak ayam.
Beritasumut.com-Di sela-sela kesibukannya sebagai pimpinan aparat kepolisian di wilayahnya, Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian menekuni beternak ayam organik. Setelah dicoba, diyakini ternak Ayam Organik potensial dikembangkan di Toba Samosir.“Saya sendiri sudah coba, beternak Ayam Organik cocok di daerah kita ini. Ini buktinya,” tutur AKBP Jidin Siagian seperti dilansir dari laman resmi tobasamosirkab.go.id.
 
Menurut AKBP Jidin, biaya, perawatan, hingga pakan tergolong sangat murah. Perwira dengan dua melati di pundaknya itu merinci, untuk ternak Ayam sebanyak 1.000 ekor, cukup kandang 4×6 meter. Kemudian, untuk perawatan cukup dengan perawatan alami.“Pakan gak perlu repot. Tak perlu beli pakan pelet, atau sejenisnya. Makanan pokok ternak itu adalah ulat-ulat, ditambah sedikit sayur. Justru itu disebutkan sebagai ternak organic,” paparnya.
 
AKBP Jidin menyebutkan, untuk menghasilkan ulat itu mudah. Cukup menyiapkan jus sayur, jerami, serbuk ketaman kayu, arang, dan nasi. Khusus cara membuat jus sayur,  dengan mengumpulkan sisa-sisa sayur, seperti kol, buncis, tomat, dan sayur-sayuran lainnya. Kemudian digiling hingga halus. Setelah itu, dicampur dengan gula merah.
 
"Jadi, yang menjadi makanan pokok ternak tadi, adalah ulat. Campuran bahan tadi mampu memproduksi ulat-ulat hingga waktu lebih dari tiga bulan. Dan ternak itu sendirilah yang mengais mendapatkan makanan ulat yang ada di lantai kandang.Jadi Ayam tadi tidak perlu lagi dikasi makan. Cukup berikan makanan tambahan seperti pelepah pisang, daun ubi, atau jantung pisang. Kalau kita piker-pikir sepintas, memang tidak menyakinkan, tapi ini sudah saya buktikan,” bebernya.
 
Ditambahkannya, untuk menjamin ternak tetap sehat, sekeliling kandang di pagar dengan arang.“Arang ini berfungsi menangkal penyakit ternak. Kemudian sebagai obat juga, air minum ayam diberikan air bercampur kunyit, sehingga ternak kebal penyakit. Satu lagi, saat malam hari, tetap menyalakan lampu dalam kandang, sehingga ayam tetap bisa mencari makan,” katanya.
 
"Dalam waktu 3 bulan, kita sudah bisa panen. Seperti kemarin, usia 3 bulan sudah mencapai 1,2 sampai 1,5 kg per ekor. Ini telah saya buktikan sendiri. Jadi saya ingin mengajak siapa saja yang berminat untuk mencoba hal ini. Saya bersedia membagi ilmu, silahkan datang ke Polres ini,” pungkasnya menambahkan. (BS02)
 
T#g:Kapolres TobasaAyamharga ayam
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Aksinya Terekam CCTV, Maling di Warung Bakso Pak Haji Jalan Gatsu Medan Diringkus Polisi

    Beritasumut.com-Petugas Polsek Medan Baru meringkus pelaku pencurian di Warung Bakso dan Ayam Penyet Pak Haji di Jalan Gatot Subroto, Medan. Pelaku

  • 2 bulan lalu

    Tak Mau Beli Ayam Curian, Paman Dibunuh Keponakannya Sendiri di Jalan Teratai

    Beritasumut.com-Sungguh keji apa yang dilakukan keponakan kepada pamannya sendiri. Hanya karena Sang Paman tidak mau membeli ayam dan bebek hasil c

  • 3 bulan lalu

    Kapolres Tobasa Terima Penghargaan dari FBI, Usai Tangkap Kapal Pesiar Equanimity

    Beritasumut.com–Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo SIK, sukses melakukan penangkapan terhadap Kapal Pesiar Equinimity yang diduga milik Malaysi

  • 4 bulan lalu

    Harga Daging Ayam Mulai Turun, Daging Lembu Naik

    Beritasumut.com-Sejak memasuki hari puasa Ramadan ke-6 harga daging ayam boiler atau ayam potong mulai turun. Sementara daging lembu mengalami kena

  • tahun lalu

    PSMS Tekad Ambil Tiga Poin dari PSIS Semarang

    Beritasumut.com-PSMS bertekad ambil poin tiga menghadapi PSIS Semarang dalam kompetisi Liga I, di Stadion Teladan Medan,  Rabu (12/09/2018) me

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.