Rabu, 13 November 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Indonesia Menjadi Barometer Standarisasi Produk Halal Dunia

Indonesia Menjadi Barometer Standarisasi Produk Halal Dunia

Rabu, 10 Mei 2017 22:40:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Indonesia menjadi pelopor dan barometer produk halal dunia, bersama negara-negara yang tergabung dalam organisasi WHFC (World Halal Food Council), dan Indonesia menjadi pusat rujukan halal standarisasi dan sertifikasi dunia. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LP-POM MUI) Sumatera Utara Prof Dr Basyarudin MS di sela-sela audiensi Lembaga Pengabdian masyarakat (LPM) Unimed dengan LP-POM MUI Sumatera utara, Rabu (10/05/2017). 
 
Acara yang berlangsung di Aula LP-POM MUI Sumut ini dihadiri Ketua LP-POM MUI Sumut Prof Dr Basyarudin MS, Auditor Halal LP-POM MUI Sumut Riki Adrian MSc, Ketua LPM Unimed Dr Kustoro Budiarta ME yang diwakili Koordinator Kerjasama dan Pengembangan Wilayah Irfandi MSi, Ketua Bidang Kewirausahaan dan Teknologi Tepat Guna Deo Demonta Panggabean MPd, Ketua Bidang Program Yusnizar Heniwati MHum, BPPC LPM Unimed Novita Indah MPd dan Staf ahli Bidang pendidikan Adek Cerah Kurnia Aziz MPd.
 
Ketua LPM Unimed Kustoro yang diwakili Irfandi mengungkapkan bahwa LPM Unimed dalam setiap tahunnya melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap 100 UMKM yang ada di propinsi Sumatera Utara. Dengan berbagai program antara lain program pembinaan dan peningkatan daya saing Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera, DRPM Dikti, BOPTN dan Desa Binaan.
 
Dengan membina UMKM dari mulai administrasi pembukuan, manajemen usaha, desain kemasan dan packaging serta pemasaran online lewat kerjasama kampung digital. Dari 354 jumlah UMKM binaan LPM Unimed yang tersebar di Sumut, 80 % UMKM tersebut bergerak di bidang kuliner. 
 
"Maka dari itu standarisasi dan sertifikasi menjadi keniscayaan untuk dapat mengembangan produk usaha rumahan tersebut agar dapat bersaing di pasar dan dapat diterima oleh retail-retail yang besar. Karena biasanya untuk dapat diterima pasar, produk harus benar-benar layak dan terstandarisasi serta memiliki label halal, untuk itu LPM Unimed berupaya membangun kerjasama dengan LP-POM MUI Sumut untuk memfasilitasi dan mejembatani UMKM untuk mendapatkan standarisasi dan sertifikasi halal," ungkap Irfandi.
 
Gagasan tersebut disambut antusias oleh LPPOM MUI, karena ada lembaga pendidikan tinggi yang mau concern melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam hal ini UMKM untuk memfasilitasi dalam proses standarisasi dan sertifikasi produk halal.
 
"Karena selama ini LPPOM MUI cukup kewalahan dengan banyaknya UMKM di Sumut yang belum memiliki pengetahuan yang mumpuni tentang pentingnya sertifikasi halal dan ketika Unimed sebagai institusi pendidikan tinggi tampil dengan melakukan kejasama pendampingan, sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat, maka mindset masyarakat akan berubah dan lebih memahami tentang urgensi produk halal bagi perkembangan pemasaran produknya ke depan”, ujar guru besar pertanian tersebut.
 
Selain itu proses kepengurusan standarisasi dan sertifikasi halal dapat dilakukan secara online melalui http://regs.e-lppommui.org yang dapat diakses oleh seluruh pengguna jaringan yang ada di pelosok Sumut. Dengan produk daring e-halal tersebut produk UMKM akan dengan cepat, mudah, murah, transparan, akuntabel, efisien, terdaftar secara Nasional, terdaftar dalam pencarian barcode dan mendapatkan sms halal. 
 
"Masyarakat atau UMKM diharapkan dapat melakukan pengurusan langsung dengan menggunakan program e-halal registration bila berkas yang dajukan lengkap maka dalam waktu dua minggu sertifikat halal dapat diterbitkan," tegas Alumni Doktoral Istitut Pertanian Bogor tersebut.
 
Dan dalam kesempatan tersebut LPM Unimed juga menyerahkan cindera mata 2 buah buku yang disusun oleh Tim LPM Unimed dengan mitra-mitra dari pemerintah dan swasta yang menceritakan proses pembinaan dan pendampingan UMKM dalam kurun waktu 2015 dan 2016 yang telah ber-ISBN dan diterbitkan oleh percetakan secara nasional dengan judul 'Kemitraan Membangun Ketahan dan Kesejahteraan Keluarga' dan  'Inovasi Teknologi Tepat Guna bagi Masyarakat dan Peningkatan Mutu Pendidikan' yang diterima langsung oleh Ketua LP-POM MUI Sumut. (Rel)
 
T#g:HalalLPMMUIProduk HalalStandarisasi Produk Halal
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Pemko Medan Apresiasi Seminar Tata Kota Islami dari MUI Medan

    Beritasumut.com-Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengapresiasi digelarnya seminar Tata Kota Islami bertemakan Menatap Medan Islami City. Seminar yang

  • 3 minggu lalu

    MUI Sumut Terbaik Seluruh Indonesia, Gubernur Sebut MUI adalah Payung Umat

    Beritasumut.com-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara (Sumut) dinobatkan sebagai MUI terbaik di seluruh Indonesia. Kabar baik tersebut diinf

  • 2 bulan lalu

    Soal Regulasi Halal, Delegasi Uni Eropa Kunjungi BPJPH Kemenag RI

    Beritasumut.com-Delegasi Uni Eropa (European Union) berkunjung ke Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemena

  • 2 bulan lalu

    Polres Tobasa Damaikan Konflik Antara BPODT Dengan Masyarakat

    Beritasumut.com–Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo, menanggapi pemberitaan tentang adanya masyarakat yang mundur dari kesepakatan bersama BPODT

  • 2 bulan lalu

    Polemik Wisata Halal Danau Toba, Edy Rahmayadi : Apa Pernah Saya Bilang Buat Danau Toba Syariah?

    Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meluruskan informasi tentang pariwisata Danau Toba yang akhir-akhir ini berkembang da

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.