Selasa, 19 Maret 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Hingga Februari, Kemenhub Sudah Verifikasi 33.052 Kapal Penangkap Ikan dan 232.414 Nelayan

Hingga Februari, Kemenhub Sudah Verifikasi 33.052 Kapal Penangkap Ikan dan 232.414 Nelayan

Jumat, 22 Februari 2019 14:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Hingga 20 Februari 2019, sebanyak 33.052 kapal penangkap kan telah diverifikasi oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. Sementara jumlah nelayan yang sudah disertifikasi untuk menerima buku pelaut sebagai salah satu dokumen yang wajib dimiliki pelaut telah menapai 232.414 orang.
 
“Akhir Januari 2019, jumlah kapal penangkap ikan kurang dari 7 GT yang sudah disertifikasi pas kecil sebanyak 30.529 kapal. Per 20 Februari kemarin jumlah kapal yang disertifikasi pas kecil sudah bertambah mencapai 33.052 kapal,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hengki Angkasawan, di Jakarta, Kamis (21/02/2019).
 
Dari jumlah 33.052 kapal yang sudah disertifikasi tersebut, menurut Hengki, sebanyak 19.694 kapal berada di Pulau Jawa, sementara sebanyak 13.338 kapal berada di luar Pulau Jawa.
 
Ia menjelaskan, sertifikasi ini silakukan untuk memenuhi  aspek kelaiklautan kapal dan keselamatan khususnya bagi kapal penangkap ikan/nelayan. “Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus berkomitmen untuk melakukan percepatan sertifikasi atau pengukuran kapal penangkap ikan,” ujarnya.
 
Mengenai sertifikasi terhadap para nelayan, menurut Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub itu, merupakan bagian agar para nelayan bisa memperoleh buku pelaut yang menjadi salah satu dokumen yang wajib dimilik pelaut.
 
Menurut Henki,  secara total hingga 20 Februari 2019, telah mencapai 232.414 orang. Sertifikasi ini dilakukan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan
 
Kementerian Perhubungan, lanjut Henki, berkomitmen untuk membantu mempermudah dan mempercepat perizinan agar para nelayan dapat melakukan kegiatan penangkapan ikan dengan memenuhi aspek keselamatan.
 
“Ini juga merupakan tindaklanjut arahan Menteri Perhubungan yang telah memerintahkan Ditjen Perhubungan Laut untuk ‘jemput bola’ melakukan kegiatan pengukuran kapal ke pelabuhan-pelabuhan perikanan di daerah,” ujar Henki, seperti dilansir setkab.go.id.
 
Ditambahkan Henki , bahwa  Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan juga telah menyelesaikan pembahasan draft perjanjian kerjasama tentang pelayanan status hukum kapal penangkap ikan dan kepelautan. Selain itu, kedua Kementerian ini juga akan melakukan pertukaran data kapal untuk mencegah terjadinya duplikasi data kapal.(BS01)
T#g:NelayanPerikananverifikasi kapal nelayan
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Plt Bupati Labuhanbatu: Pemukiman Nelayan di Kecamatan Panai Hilir Belum Layak Huni

    Beritasumut.com-"Sudah lama saya perhatikan keadaan pemukiman nelayan di Kecamatan Panai Hilir dan saya merasa pemukiman tersebut belum layak

  • 4 minggu lalu

    Polres Tanjungbalai Amankan 4,1 Gram Sabu dari 2 Nelayan di Datuk Bandar Timur

    Beritasumut.com–Miliki narkotika jenis Sabu-sabu, dua orang nelayan asal Kota Tanjungbalai yakni Budi Harianto alias Anto (44) warga Jalan Ra

  • 2 bulan lalu

    Sejak 4 Tahun Terakhir, Ekspor Perikanan Indonesia Alami Kenaikan

    Beritasumut.com-Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengemukakan, sejak 4 tahun ini produk perikanan Indonesia yang tadinya hanya diter

  • 2 bulan lalu

    Pemerintah Siapkan Rp 975 Miliar, Presiden Jokowi Minta Nelayan Manfaatkan Bank Mikro

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para nelayan agar memanfaatkan bank mikro nelayan untuk modal kerja, untuk modal investasi. P

  • 3 bulan lalu

    Para Nelayan Terima Bantuan 87,792 Ton Beras dari Pemko Sibolga

    Beritasumut.com–Cuaca buruk yang melanda perairan pantai barat sumut memaksa para nelayan, terutama nelayan kecil menghentikan sementara kegi

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.