Sabtu, 24 Oktober 2026

Harga Beberapa Komoditi Naik, TPID Sumut Akan Gelar OP

Rabu, 05 Oktober 2016 22:38 WIB
Harga Beberapa Komoditi Naik, TPID Sumut Akan Gelar OP
BERITASUMUT.COM/IST
Harga cabe beberapa hari belakangan mengalami kenaikan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Guna mengantisipasi inflasi di Sumatera Utara yang pada bulan September 2016 mencapai 1,22 persen atau berada di atas inflasi nasional sebesar 0,22 persen, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumut akan segera melakukan operasi pasar untuk beberapa komoditi seperti cabe, gula, ikan basah dan beras.
 
Langkah itu menjadi kesepakatan dalam Rapat TPID Sumut yang dipimpin oleh Ketua TPID SU, Sekda Provsu Hasban Ritonga, di Kantor Gubsu, Rabu (05/10/2016). Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala BI Difi A Johansyah, Kepala Dinas Peternakan Parmohonan Lubis, Kadis Perindag Alwin, Plt Karo Ekonomi Elidawati Kadivre Bulog Imran, plt Kadis Pertanian Sumut Azhar, mewakili BPS Sumut.  
 
Pelaksanaan Operasi pasar akan melibatkan SKPD Pemerintah Provinsi terkait diantaranya Dinas Pertanian, Dinas Perindustriandan Perdagangan, Dinas Perikanan dan Kelautan  serta Bulog Sumut. Operasi pasar ini menurut Hasban Ritonga diharapkan dapat memberikan pengaruh menurunkan harga komoditi di pasar.
 
Salah satu komoditi yang menjadi pembahasan adalah cabai merah yang memberi andil inflasi 1,031 %  di Kota Medan. TPID Sumut akan melakukan operasi pasar dengan membeli langsung cabai merah dari petani dan menjualnya di pasar Kota Medan. "Disamping cabai, TPID Sumut juga melakukan operasi pasar komoditi lainnya seperti gula pasir, ikan laut dan beras," ujar Hasban.
 
Sebagaimana data BPS Sumut, pada bulan September 2016, empat kota IHK di Sumut mengalami inflasi, yaitu Sibolga sebesar 1,85%, Pematang Siantar 0,29%, Medan 1,32% dan Padang Sidempuan sebesar 0,83%. Dengan demikian Sumatera Utara pada BUlan September 2016 mengalami inflasi sebesar 1,22 persen, sedangkan inflasi nasional  bulan September 0,22%. 
 
Dengan demikian inflasi Sumut komulatif sebesar 4,24% dan nasional sebesar 1,97%. Pada buan September 2016 inflasi Sumut berada di atas inflasi nasional sebesar 2,27%.
 
Menurut Hasban, pihaknya akan berupaya sebisanya mengendalikan inflasi Sumut yang cenderung tinggi pada tahun 2016 ini. Secara kumulatif sampai September, inflasi tahun ini sudah 4,24% tentu perlu diwaspadai. “Masih ada waktu tiga bulan ke depan untuk mengatasi tingginya inflasi,” katanya.  
 
Faktor penyumbang inflasi  di Kota Medan pada bulan September 2016 yaitu harga cabe merah naik 54,85%, harga ikan dencis  naik 10,11%, harga rokok kretek filter naik 2,93 %, harga kentang naik 11,87%, ikan gembung naik 8,16%,  harga rokok putih naik 3,66% dan harga rokok kretek naik 5,18%.(BS03)
 

beritaTerkait
Dugaan Keracunan 53 Santri, Begini Respons LPA Deli Serdang
Duo Maling Handphone Driver Ojol di Patumbak Ditangkap
Dugaan Kekerasan Terhadap Balita di Karawang, Komnas PA Desak Pemulihan Korban
Kemnaker Siapkan Pelatihan Vokasi Terintegrasi dengan Industri di KEK
Polda Sumut Ungkap Situs Judol Depobos, Lima Pelaku Pernah Kerja di Kamboja
Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung, Polrestabes Medan Tangkap Enam Orang
komentar
beritaTerbaru
hit tracker