Kamis, 12 Desember 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • HIPMI Minta Pemerintah Ciptakan Regulasi untuk Kemudahan Bisnis E-Commerce

HIPMI Minta Pemerintah Ciptakan Regulasi untuk Kemudahan Bisnis E-Commerce

Kamis, 10 November 2016 20:45:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Forum Dialog HIPMI bertajuk 'Roadmap e-comerce Peluang dan Tantangan'.
Beritasumut.com-Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Bahlil Lahadalia  menyampaikan, e-commerce merupakan salah satu trend bisnis yang tengah berkembang di Indonesia. E-commerce bahkan sudah menembus sendi-sendi infrastruktur fisik. Meski demikian, Bahlil melihat masih ada beberapa kendala dalam menjalankan bisnis digital ini. Salah satunya adalah masalah pembiayaan atau pinjaman dari perbanka.n 
 
“E-commerce merupakan salah satu trend bisnis yang mampu menembus sendi-sendi infrastruktur yang fisik. Bahkan perlahan bisa menggeser swalayan, atau toko-toko offline. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat masalah yang dirasakan oleh pelaku bisnis e-commerce. Yaitu masalah pembiayaan atau permodalan dari perbankan,” ujar Bahlil saat membuka Forum Dialog HIPMI bertajuk 'Roadmap e-comerce  Peluang dan Tantangan'.
 
Sebagai organisasi kewirausahaan tertua di Indonesia, Bahlil menegaskan bahwa HIPMI konsisten untuk mendorong kebijakan-kebijakan pemerintah dalam mengembangkan bisnis pengusaha pemula. “HIPMI sebagai satu-satunya organisasi kewirausahaaan tertua di Indonesia berjuang mendorong kebijakan-kebijakan pemerintah untuk mengembangkan bisnis pengusaha pemula di dalam negeri,” ujar Bahlil
 
Merespons pernyataan Bahlil, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan saat ini pemerintah tengah mengkaji road map e-commerce atau peta jalan e-commere untuk mengatasi problematika pengusaha startup dan digital saat ini. 
 
Rudiantara menyebutkan pokok masalah yang menghambat perkembangan e-commerce di Indonesia antara lain, pendidikan dan Sumber Daya Manusia, pendanaan, perpajakan, cyber security, infrastruktur, logistik, dan pedoman strategis.“Dari masalah-masalah tersebut maka Kemenkominfo membuat sebuah peta solusi.  Setidaknya terdapat 30 kebijakan pemerintah untuk menunjang e-commerce. Pemerintah menargetkan e-commerce bisa memperoleh 310 miliar dollar sampai pertengahan 2018,” ujar Rudiantara. 
 
Konsep road map e-commerce ini, dikatakan Rudiantara, mengadopsi dari cara negara Cina (Tiongkok) yang sudah lebih dulu membuat konsep ini pada tahun 2014. Dan cara ini terbukti ampuh mendongkrak daya saing ekonomi Tiongkok dalam bisnis digital.“Tiongkok sudah berhasil mengaplikasikan roadmap e-commerce ini. Terbukti, pada tahun 2014 bisnis e-commerce Tiongkok mencapai 453 milliar dollar Amerika,” pungkas Rudi.(Rel)
 
T#g:BisnisE-CommerceE CommerceHIPMIPemerintah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Presiden Jokowi Berharap Staf Khusus Beri Kontribusi Inovasi Pada Kebijakan Pemerintah

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Staf Khusus Presiden (SKP) yang baru diangkatnya pekan lalu bisa memberikan masukan-masukan

  • 3 minggu lalu

    Bupati Langkat Sampaikan 4 Poin Penting Pada Rakor Pemerintahan

    Beritasumut.com-Bupati Langkat Terbit Rencana PA  membuka Rapat Kordinasi  Pemerintahan (Rakorpem) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lan

  • 4 minggu lalu

    Ladara Indonesia Platform E-Commerce dari Dharma Pertiwi Diluncurkan

    Beritasumut.com-Dharma Pertiwi meluncurkan Laut Darat Udara (Ladara) Indonesia yang merupakan Platform E-Commerce untuk mewadahi hasil karya keraji

  • satu bulan lalu

    Samakan Persepsi Terkait Program Prioritas Nasional, Mendagri Akan Undang Kepala Daerah

    Beritasumut.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof HM Tito Karnavian PhD meminta seluruh jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) memahami Visi-Misi Pre

  • 2 bulan lalu

    Banyak Resiko, Ini Strategi Bisnis M Riady, Founder Lippo Group

    Beritasumut.com-Ketika memutuskan menggeluti dunia bisnis, akan banyak resiko yang timbul, namun resiko tersebut bisa diatasi dengan menemukan solu

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.