Kamis, 21 November 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Gunakan B20, Darmin: Impor Solar Sudah Turun Rata-Rata 45 Persen Per Bulan

Gunakan B20, Darmin: Impor Solar Sudah Turun Rata-Rata 45 Persen Per Bulan

Selasa, 13 Agustus 2019 15:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Pelaksanaan mandatory Biodiesel 20 (B20) sejak setahun terakhir telah nyata memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. Sejauh ini realisasi B20 itu mencapai 97,5% dari rencana yang pernah dgariskan setahun yang lalu.
 
Menko Perekonomian Darmin Nasution mengemukakan, implikasinya tentu saja impor solar itu sudah turun. “Rata-rata-rata impor solar bulanan tahun 2019 itu turun 45% dibanding rata-rata impor solar bulanan 2018,” kata Darmin kepada wartawan usai menghadiri Rapat Terbatas Evaluasi Pelaksanaan Mandatori Biodiesel, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (12/08/2019) sore.
 
Mengenai B30, Menko Perekonomian Darmin Nasution mengemukakan, pengujian yang dilakukan oleh Kementerian ESDM untuk pemakaian B30 akan tuntas pada akhir bukan akhir bulan Agustus atau pertengahan September. Sejauh ini, dari pengujian sampai sekarang tidak ada masalah yang serius, sehingga diharapkan nanti per awal Januari itu B30 akan berjalan.
 
Minat Investasi
 
Menko Perekonomian juga menyampaikan, bahwa sejumlah perusahaan besar kelapa sawit dan Pertamina itu sudah berkomitmen akan investasi secara besar-besaran dalam green diesel. Ia menyebutkan, ada yang mengatakan D100, ada yang mengatakan B100.
 
“Investasi pelaksanaannya pada awal tahun depan juga ya sehingga direncanakan investasinya itu dalam 3 tahun akan mencapai produksi 5 Juta kiloliter, D100 atau green diesel atau B100 atau D100 kalau D itu Diesel,” ungkap Darmin seraya menambahkan, pada tahun ke-7 akan produksinya sekurang-kurangnya 10 Juta kiloliter.
 
Sehingga ke depan, lanjut Menko Perekonomian,  kita bisa mengolah inputnya menjadi avtur, avturnya pesawat, dari Palm Kernel Oil.
 
Disebutkan Darmin, Pertamina telah melaporkan sebenarnya kita tidak ada impor avtur lagi. Sejak bulan Mei yang lalu itu sudah dibuat oleh Pertamina, yang dari processing mulai dari crude oil sampai dengan menghasilkan beberapa BBM sampai dengan avtur.
 
“Jadi secara perlahan dan bertahap, kita sebenarnya jelas bisa melepaskan diri dari berbagai tekanan atau tantangan di dunia ini ya,” pungkas Darmin.(rel)
T#g:B20BBMImpor Solar
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 8 jam lalu

    Diduga Muat BBM Ilegal, Kapal SPOB Diamankan Karena Tak Bisa Tunjukkan Dokumen yang Sah

    Beritasumut.com-Kapal patroli Bakamla RI/IDNCG bernama KN Belut Laut - 406 menangkap sebuah kapal SPOB (self propeller oil  barge) yang diduga

  • 3 bulan lalu

    Bakamla RI Serahkan Proses Hukum 5 Kapal ke Polda Babel

    Beritasumut.com-Sestama Bakamla RI lndonesian Coast Guard (IDNCG) Laksda Bakamla S Irawan MM, mengatakan penangkapan terhadap 5 kapal yang dilakuka

  • 3 bulan lalu

    Presiden Jokowi Kurangi Impor Minyak, Biodiesel B20 Akan Diganti B30 Mulai Januari 2020

    Beritasumut.com-Presiden RI Ir H Joko Widodo (Jokowi) berharap pada Januari 2020 nanti pelaksanaan mandatori biodiesel sudah bisa berpindah dari B2

  • 4 bulan lalu

    Polres Langkat Launching Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

    Beritasumut.com-Bupati Langkat Terbit Rencana PA melalui Asisten I Pemerintahan Abdul Karim menghadiri Launching Zona Integritas Polres Langkat men

  • 4 bulan lalu

    Lifting Migas Sudah Capai 90% dari Target Nasional

    Beritasumut.com-Hingga semester I tahun 2019, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melaporkan realisas

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.