Ekonomi

Dubes RI Dar esSalaam Menjadi Tamu Kehormatan Ekshibisi Pertanian Terbesar di Tanzania


Dubes RI Dar esSalaam Menjadi Tamu Kehormatan Ekshibisi Pertanian Terbesar di Tanzania
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Duta Besar (Dubes) RI Dar es Salaam, Prof Dr Ratlan Pardede telah mengunjungi Region Simiyu, Tanzania, guna menghadiri Nane-Nane Agriculural Exhibition, Pameran Pertanian terbesar di Tanzania selama tanggal 4-6 Agustus 2019. Kehadiran Dubes RI disambut oleh Regional Commissioner (RC) Region Simiyu, Hon Anthony Mtaka, beserta para wartawan. Selanjutnya, Dubes RI juga bertemu secara langsung dengan Menteri Pariwisata Tanzania, Dr Hamisi Kigwanggala, yang juga turut mengunjungi NNAE, dan membahas penguatan kerja sama Indonesia-Tanzania di bidang Pertanian.
 
Di hari kedua, Dubes RI melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian Tanzania, Hon Japhet Hasunga, guna membahas mengenai sejumlah potensi kerja sama Indonesia dan Tanzania di bidang pertanian, khususnya terkait kerja sama pengembangan kapasitas dan promosi teknologi pertanian Indonesia. Selanjutnya, Dubes RI bersama dengan Menteri Pertanian Tanzania menjadi tamu kehormatan untuk mengunjungi eksibisi NNAE.
 
Dalam kunjungan eksibisi NNAE tersebut, Kementerian Pertanian Tanzania telah menunjukkan model pertanian padi dan irigasi yang mereka adopsi dari Indonesia. Menurut informasi Kementerian pertanian Tanzania, model pertanian yang telah diterapkan di Region Morogoro melalui Farmers Agricultural Rural Training Center (FARTC) yang dibangun sebagai sumbangan oleh masyarakat tani Indonesia pada tahun 1996 tersebut telah berhasil meningkatkan produktivitas padi lokal dari 6 ton/Ha/tahun menjadi 10 ton / ha / tahun.
 
Para pejabat tinggi Tanzania turut menyampaikan pengakuannya pada Indonesia sebagai negara anggota G-20 yang telah berhasil melakukan modernisasi serta industrialisasi hasil pertanian. Mereka berharap agar kerja sama yang lebih erat dengan Indonesia dapat dicapai ke depannya.
 
"Tanzania dan Indonesia memiliki potensi kerja sama di bidang pertanian yang cukup besar. Terdapat pasar besar bagi para pengusaha Indonesia untuk memasarkan teknologi pertanian, pupuk organik, serta bibit unggul di Tanzania yang tengah gencar melakukan upaya peningkatan produktivitas pertanian. KBRI Dar es Salaam siap untuk terus meningkatkan kerja sama tersebut serta memfasilitasi pengusaha Indonesia yang ingin masuk ke pasar Tanzania," kata RI Dar es Salaam, Prof Dr Ratlan Pardede. (Rel)

Tag:DaresSalaam TanzaniaDubes RIRatlan PardedeSimiyu Tanzania