Selasa, 21 Januari 2020
  • Home
  • Ekonomi
  • Disperindag Binjai Minta Pengujian Makanan yang Beredar di Pasar

Disperindag Binjai Minta Pengujian Makanan yang Beredar di Pasar

Rabu, 09 November 2016 11:59:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ilustrasi

Beritasumut.com-Sehubungan dengan pelaksanaan pengawasan terhadap prodak biscuit, dan makanan ringan serta bahan baku olahan yang beredar di pasar, Disperindag Kota Binjai meminta kepada Balai Pengujian dan Sertifikasi Barang di Medan untuk dapat melakukan uji zat pewarna dan uji zat pengawet, sesuai dengan persyaratan mutu atau standart teknis terhadap produk dengan daftar yang dikirim.

Sebelumnya, Hasil uji produk ini menjadi salah satu bahan dalam rangka rekomendasi tindak lanjut hasil pengawasan.

Setelah melakukan pengujian, Dinas koperasi, UKM dan perdagangan perindustrian (Disperindag) Kota Binjai, mengeluarkan laporan hasil analisa, dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang pernah dilakukan sebelumnya di beberapa pelaku usaha di Kota Binjai.

Laporan hasil analisa tersebut, sebelumnya telah di uji oleh UPt Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang di Medan, melalui beberapa sampel barang yang sudah diambil dari beberapa tempat pelaku usaha.

Dari 8 komoditi yang diperiksa, dengan karakteristik pemeriksaan yang terdiri dari formalin dan boraks, semuanya negatif. Sedangkan untuk rasa, zat warna dan bau, normal dan alami.

Kepala Seksi dan Pengawasan Disperindag Kota Binjai M Ikhsan Siregar SH, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (09/11/2016), mengatakan, untuk menghigienieskan makanan tersebut, bukan wewenang dari instansinya.

"Disperindag tidak punya kewenangan untuk mengeluarkan atau menghigienieskan makanan tersebut, disebabkan bukan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kami. Bahkan, Tahun depan kewenangan ini akan di cabut dan akan diambil alih oleh Pemprov Sumut sesuai UU 23 Tahun 2014," tambahnya.

Lanjut M Ikhsan Siregar, Kewenangan provinsi Sumut, pada tahun depan juga akan diserahkan ke kabupaten dan kota, sehingga nantinya Tupoksi yang akan di berikan kepada Disperindag kota Binjai, akan berubah juga.

"Dalam hal ini kita selalu menjaga konsumen, karena Kandungan zat berbahaya dalam bahan pangan, sangat berbahaya untuk di konsumsi. Kita pasti berikan Sanksi tegas bila menyalahi aturan, salah satunya pelarangan operasi," tambahnya.(BS08)

T#g:BPOMizin edarpengawasan makananproduk ilegal
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    BBPOM Musnahkan 632 Jenis Produk Ilegal Senilai Rp 1,1 Miliar Lebih

    Beritasumut.com-Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan melakukan pemusnahan terhadap 632 jenis produk ilegal senilai Rp1,1 miliar

  • 3 bulan lalu

    Kemenag Tarik Peredaran Buku Aqidah Akhlak Terbitan Gema Nusa

    Beritasumut.com-Buku Kerja Siswa (BKS) “An-Najah” untuk siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah, Mata Pelajaran Aqidah Akhlak, terbitan CV.

  • 3 bulan lalu

    Ranitidin Tablet Tercemar NDMA, BPOM Pastikan Tarik Produk dari Pasar

    Beritasumut.com-Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) memastikan turut melakukan penarikan terhadap produk tablet ranitidi

  • 4 bulan lalu

    BPOM Tarik Peredaran Obat Lambung Merk Ranitidin

    Beritasumut.com-Izin edar Obat maag dengan merk Ranitidin ditarik oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI. Instruksi untuk melakukan penar

  • 10 bulan lalu

    Wali Kota Medan Terima Penghargaan dari Badan POM RI

    Beritasumut.com-Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH menerima penghargaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.