Jumat, 20 September 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Dapat Tambahan Rp7 Triliun, KESDM: Subsidi Listrik Tahun 2017 Jadi Rp51 Triliun

Dapat Tambahan Rp7 Triliun, KESDM: Subsidi Listrik Tahun 2017 Jadi Rp51 Triliun

Jumat, 21 Juli 2017 16:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) melaksanakan Forum Tematik melalui Badan Koordinasi Hubungan Kemasyarakatan (Bakohumas) Kementerian Komunikasi dan Informatika, di Hotel Margo, Depok, Jawa Barat, 20-22 Juli 2017 dengan tema, “Kebijakan Subsidi Listrik Tepat Sasaran untuk Energi Berkeadilan”.
 
Saat sesi diskusi, David Fernando Silalahi, Kepala Seksi TTL dan Subsidi, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan KESDM, menyampaikan bahwa, pada pembahasan RAPBNP 2017 antara KESDM dan DPR, ditemukan 2,44 juta pelanggan 900VA yang layak subsidi sehingga angka 4,1 juta data awal terkoreksi menjadi 6,54 juta rumah tangga sehingga bertambah 7 triliun di tahun 2017. 
 
“Terkait subsidi listrik ada tambahan dana 7 triliun sehingga total subsidi tahun 2017 sebesar 51 triliun. Subsidi juga diberikan kepada UMKM, warteg, rumah ibadah, panti asuhan, listrik untuk KRL, dan kegiatan kependidikan masih diberikan subsidi,” tutur David.
 
Untuk menangani pengaduan subsidi listrik tepat sasaran, menurut David, masyarakat dapat menyampaikan pengaduan terkait penerapan subsidi listrik tepat sasaran melalui kantor desa dan kelurahan untuk kemudian diteruskan ke kantor kecamatan dan/atau kabupaten kemudian pengaduan tersebut diteruskan ke posko pusat.
 
“Apabila rumah tangga pengadu terdapat dalam data terpadu, maka segera ditindaklanjuti oleh PLN dan diberikan tarif bersubsidi. Apabila rumah tangga pengadu tidak terdapat dalam Data Terpadu, Pokja Pengelola Data Terpadu akan memverifikasi pengaduan tersebut, apakah termasuk kategori miskin dan tidak mampu,” ujar David, seperti dilansir setkab.go.id.
 
Hingga 19 Juli 2017, menurut David, total pengaduan subsidi listrik tepat sasaran sebanyak 72.217 dan sudah selesai 39.768 sedangkan dalam proses verifikasi 32.449.
“Lima provinsi dengan pengaduan tertinggi yakni Jawa Timur 17.259, Sulsel 11.304, Jateng 8.812, Sumbar 7.578, dan Aceh 7.057,” ujar David akhiri presentasinya.
 
Dalam sesi kedua, Senior Communication Strategy Specialist TNP2K, Rajeshanagara Sutedja menyampaikan bahwa saat ini kelompok kaya menerima subsidi listrik lebih besar.
“Data penerima subsidi pelanggan 450VA 22,8 juta pada tahun 2016 sedangkan tahun 2017 23,1 juta sedangkan pelanggan 900VA 22,3 juta pada tahun 2016 dan tahun 2017 sebanyak 4,1 juta pelanggan. Dengan demikian 18,25 juta rumah tangga tidak lagi disubsidi sejak 1 Januari 2017,” ujar Rajesh.
 
Dampak kebijakan subsidi tepat sasaran, menurut Rajesh, dari segi inflasi menurut perhitungan dari BPS pada bulan Juni 2017 setelah penerapan pada kategori 900VA sebesar 0,06%. “Cita-cita ke depan adalah adanya integrasi penyaluran non tunai bantuan sosial dan subsidi,” pungkas Rajesh seraya menyampaikan bahwa ini sesuai arahan Presiden.
 
Sosialisasi melalui Kementerian/Lembaga
Sementara itu dalam sambutannya, Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Publik, Rosarita Niken Widiastuti menyampaikan bahwa salah satu strategi komunikasi adalah melakukan persiapan sebelum ditandatanganinya sebuah kebijakan.
“Pertama memberikan konteks kepada masyarakat. Merumuskan komunikasi ini penting dalam rangka pengkondisian masyarakat,” tutur Niken.
 
Terkait masalah sosialisasi ke masyarakat, menurut Niken, itu adalah kerja dari semua kementerian/lembaga sehingga topiknya bisa menjadi populer dalam kurun waktu tertentu.
“Berbagai hal kebijakan yang ada dapat disebarluaskan oleh semua kementerian/lembaga,” tutup Niken dalam sambutannya.(BS01)
T#g:krisis listrikListriksubsidisubsidi listrik
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Industri Baterai Kendaraan Listrik Bakal Prospektif, Pemerintah Incar Investasi

    Beritasumut.com-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memproyeksikan peluang bisnis industri baterai kendaraan listrik di dalam negeri akan semaki

  • 4 minggu lalu

    Sikapi Tuntutan Warga Terkait Pemasangan Listrik, Pemkab Asahan Gelar Pertemuan dengan PT Lonsum dan PLN

    Beritasumut.com-Menyikapi tuntutan warga Dusun III Bukit Kijang, Desa Gunung Melayu, Kecamatan Rahuning terkait pemasangan jaringan listrik, Plt Bu

  • 4 minggu lalu

    Siapkan Insentif, Menhub: Hadirnya Mobil Listrik Jadi Keniscayaan

    Beritasumut.com-Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengemukakan, kehadiran mobil listrik menjadi keniscayaan bagi Indonesia, terutama j

  • satu bulan lalu

    Mau Tagihan Listrik Lebih Hemat, Pasang Alat Ini di Atap Rumah

    Beritasumut.com-Mau tagihan listrik di rumah lebih hemat, Anda bisa melakukannya dengan memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap.Menter

  • 2 bulan lalu

    PLN: Hari Ini Masih Ada Pemadaman Listrik

    Beritasumut.com-Setelah pemadaman yang panjang Minggu (04/08/2019) kemarin, Perusahaan Listrik Negara (PLN) menginformasikan bahwa hari Senin (05/0

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.